Kiambang / Kayu Apu (Pistia stratiotes) dalam Ilmu Titen & Sains.
Dalam ilmu titen, kiambang sejak dulu tidak pernah dianggap tanaman pangan. Orang-orang desa membaca kehadirannya sebagai tanda air yang terlalu subur, kotor, atau capek. Jika kiambang tumbuh rapat menutup permukaan air, biasanya diikuti air berbau lumpur, ikan sulit bernapas, dan kualitas air menurun. Karena itu, kiambang lebih dipahami sebagai penanda kondisi air, bukan sayuran.
Dalam kajian ilmiah, hal ini sejalan. Kiambang dikenal sebagai tanaman fitoremediator kuat, sangat efektif menyerap :
Logam berat (seperti timbal, kadmium)
Nitrat dan fosfat
Limbah organik terlarut
Kemampuan ini membuat kiambang sering dimanfaatkan sebagai pembersih air alami pada kolam limbah dan perairan tercemar. Artinya, kiambang justru tumbuh subur di air yang bermasalah, bukan di air yang sehat.
Karena daya serapnya tinggi dan konsisten, kiambang tidak dianjurkan untuk konsumsi manusia. Namun tanaman ini bukan tanaman “jahat”, melainkan pekerja ekosistem : membersihkan air, menstabilkan nutrien, lalu dimanfaatkan kembali sebagai kompos atau pupuk hijau.
Kiambang/kayu apu adalah indikator dan pembersih perairan, bukan bahan pangan.
Ilmu titen membacanya lewat tanda-tanda alam, sains menjelaskannya lewat mekanisme biologis, keduanya saling menguatkan.
Semoga Bermanfaat....🙏
malang kayutangan sejak dahulu jalan 2 arah… kenapa kau jadikan 1 arah wahai sutiaji… kaum pendatang dafuq ngorat ngaret malang seng wes asri anan sentosa dadi ruwet bonus banjir n parkir… fak!
Halo Wota!
Aku lagi bikin project bareng JKT48 nih, bikin video musik kreatif. Mau ikutan? Gampang kok, bisa dari rumah, tinggal mewarnai kayak contoh. Nanti hasilnya bakal dijadiin video stop motion. Aku tunjukkin caranya gimanaa:
Pernah penasaran kota atau daerah tempat kamu tinggal dulu keliatannya seperti apa ratusan tahun lalu?
Ada website yang ngumpulin lebih dari 1 juta peta historis dari seluruh dunia dalam satu platform.
Gratis, bisa dicari berdasarkan lokasi, dan resolusinya tinggi.
Namanya OldMapsOnline.
FUN FACT :
Ternyata Indonesia punya 104 jenis nasi goreng yg udah didata secara lengkap oleh Prof. Dr. Ir. Murdijati Gardjito, Guru Besar Ilmu dan Teknologi Pangan dari Universitas Gadjah Mada (UGM).
Semua varian itu diabadikan dlm bukunya yg berjudul “Nasi Goreng Indonesia: Cita Rasa Mendunia”.
Yang bikin makin wow, wilayah Jawa mendominasi dgn 20 varian nasi goreng berbeda yg tersebar di berbagai kota dan daerahnya.
Artinya, sebagian besar nasi goreng yg kita kenal hari ini bukan berasal dari tradisi daerah, tapi dari kreativitas orang-orang di balik wajan. Setiap menu punya ciri khas baik dari bumbu, teknik, sampai bahan campuran. Keren banget kan kekayaan kuliner kita! 🇮🇩
Kalian sendiri, udah pernah coba nasi goreng yg mana aja?
✨Dean as tutor✨
✅ black outfit
✅ new hair
✅ fitted shirt
✅ tutor mode
satu kata : WOW 🔥
makasih kak RG, surga untukmu 🫠🙏
ayo gaes, yang lagi persiapan UTBK bisa lgs cek ig ruangguru
#dean