Aku pernah mengira bahwa istiqomah yang paling sulit adalah
menjaga diri untuk tetap rajin beribadah, tetap datang ke majelis
ilmu, atau tetap melakukan kebaikan meski keadaan sedang tidak
mudah. Namun semakin aku belajar, semakin aku sadar bahwa ada
satu hal yang jauh lebih sulit untuk dijaga, yaitu hati yang tetap
rendah di hadapan Allah.
Terkadang, ketika seseorang mulai merasa dirinya lebih baik, lebih
paham, atau lebih dekat kepada agama daripada orang lain, saat
itulah ia sedang menghadapi ujian yang tidak kalah berat. Aku pun
sering bertanya pada diri sendiri, apakah kebaikan yang kulakukan
membuatku semakin dekat kepada Allah, atau justru diam-diam
membuatku merasa lebih tinggi dari sesama?
Padahal setiap orang sedang berjalan di jalannya masing-masing.
Ada yang sedang berjuang meninggalkan maksiat, ada yang sedang
berusaha memperbaiki shalatnya, ada yang sedang bertahan dari
ujian yang tidak pernah kita ketahui. Bukankah hidayah adalah
pemberian Allah, bukan sesuatu yang bisa kita banggakan seolah-
olah itu hasil dari kehebatan diri sendiri? Karena itu, aku ingin
belajar melihat diriku dengan lebih jujur: bahwa sebanyak apa pun
amal yang sudah kulakukan, aku tetap seorang hamba yang penuh
kekurangan dan masih sangat membutuhkan rahmat-Nya.
Mungkin istiqomah yang hakiki bukan hanya tentang bertahan
dalam kebaikan, tetapi juga tentang menjaga hati agar tetap
lembut, tetap rendah, dan tetap merasa kecil di hadapan Allah.
Sebab semakin seseorang mengenal Tuhannya, semakin ia sadar
bahwa tidak ada yang pantas dibanggakan dari dirinya selain
karunia yang Allah titipkan. Semoga Allah menjaga hati kita dari
kesombongan yang datang secara halus, dan menjadikan setiap amal
yang kita lakukan sebagai jalan untuk semakin rendah hati, bukan
merasa lebih suci dari orang lain.
tanda ALLAH masih peduli sama kamu:
1.Masih pengen tobat? Fix, itu privilege dari ALLAH. Enggak semua orang dikasih vibes pengen balik ke jalan yang bener.
2.Masih tergerak buat doa? Padahal udah relapse (jatuh) ke dosa berkali-kali. Itu tanda ALLAH lagi nungguin kamu story telling ke Dia.
3.Maksiat bikin sesek? Jiwa kamu langsung anxiety karena overthinking jauh dari ALLAH. Berarti aslinya kamu gak nyaman di sana.
4.Ngerasa bersalah abis ngedosa? Green flag banget! Berarti hati kamu belum mati dan masih berfungsi normal.
5.Selalu ditarik balik? Tiap kali kamu mulai lost contact dan menjauh, ALLAH selalu punya cara buat pull you back (menarikmu kembali).
kalau hari ini kamu masih pengen balik ke ALLAH, itu karena ALLAH belum flexing lepas tangan dari kamu.
ALLAH masih sayang!
🍃🤍
" Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum, kecuali kaum itu sendiri yang mengubah apa yang ada pada diri mereka."
[ Qs. Ar-Ra'd 13 : 11 ]
Tiba-tiba mau baca Qur'an, tiba-tiba kangen sholat, tiba-tiba nangis pas baca Qur'an itu adalah sebuah hidayah. Jangan didiemin tapi direspon. Allah lagi sayang-sayangnya itu dan gak semua orang bisa🥹🤍
GoPay inget ulang tahunku 😭🎂 Ulang tahunmu juga bisa dirayain kalau kamu udah verifikasi akun. Klik di sini buat dapet kue spesial pas ulang tahunmu 👉 https://t.co/YEUDXLfbcY
10 malam terakhir lailatul qadr ini selain perbanyak baca Al-Qur'an, sholat malem, dzikir, jagnan lupa sedekah juga yaa. karena sedekah kita bakal di kalkulasi seolah² sedekah 1000 bulan full nonstop.
dgn nominal dikit pun gpp entah itu 5k / 2k / 1k per hari, inget kata Nabi ﷺ:
DON’T JOKE WITH THIS DUA: Ya Allah, Please remove the spirit of laziness when it comes to my ibadah, 5 time daily prayer, hustling for my family and chasing the path of the lifestyle you want us to live and always push me to my fullest potential
Sahur membuktikan kita bisa bangun di sepertiga malam bahkan untuk solat subuh,
Tarawih membuktikan bahwa
kita mampu berdiri lebih lama dalam ibadah,
Puasa membuktikan bahwa kita bisa punya kendali atas diri sendiri,
Membaca Al-Qur'an membuktikan
bahwa waktu selalu ada, hanya saja kita terlalu sibuk prioritaskan dunia,
ternyata Ramadhan bukan sekedar bulan peningkatan iman yang sementara, Bulan ini adalah bukti bahwa kita sebenernya mampu melakukannya setiap hari, kalau kita mau.
👨: Kenapa Allah nurunin kita ke dunia?
👳♂️: Ga ada yg nyuruh kita ke dunia, itu atas kemauan kita sendiri, maka Allah bilang "yasudah nanti Kita uji siapa yg paling bagus dlm melaksanakan itu"
keep this in mind when life gets tough🥹🥹
https://t.co/JUqBlOsAkT
#kajianbersamajars
Ternyata tidak hanya cuma durasi tidur yang penting, tapi jam berapa kalian mulai tidur juga bisa tentukan risiko penyakit jantung!
Penelitian skala besar di Inggris dengan 103.712 partisipan menemukan fakta menarik antara lain:
-Orang yang mulai tidur antara jam 10–11 malam punya risiko paling rendah terkena penyakit jantung & pembuluh darah -Sebaliknya, kalau mulai tidur di atas jam 12 malam, risikonya meningkat hingga 35–38% lebih tinggi
Kenapa bisa begitu? Tidur terlalu larut bisa mengacaukan ritme sirkadian tubuh, antara lain hormon, metabolisme, hingga fungsi kardiovaskular jadi terganggu. Akibatnya, risiko hipertensi, aterosklerosis, bahkan serangan jantung bisa meningkat.
Kesimpulannya: Mulai tidur antara jam 10–11 malam adalah waktu paling optimal untuk menjaga kesehatan jantung & pembuluh darah. Jadi, jangan biasakan begadang kalau ingin jantung tetap sehat.