RAJA AMPAT BUKAN TEMPAT BERBURU!
Nama Wei Shang, seorang instructor trainer berkewarganegaraan China, menjadi sorotan setelah beredar informasi mengenai dugaan aktivitas menembak penyu di perairan Raja Ampat.
Yang membuat publik semakin prihatin, penyu yang diduga ditembak tersebut disebut kemudian diolah untuk dijadikan bahan makanan.
Kalau informasi ini benar, ini bukan persoalan sepele.
Raja Ampat adalah salah satu kawasan dengan kekayaan laut yang luar biasa.
Penyu bukan target buruan.
Satwa liar bukan bahan konsumsi sembarangan.
Dan kawasan konservasi bukan tempat untuk melakukan apa saja sesuka hati.
Karena itu aparat dan instansi terkait harus turun tangan.
Bukan hanya melihat potongan informasi di media sosial.
PERIKSA!
Siapa sebenarnya orang tersebut?
Di mana kejadian berlangsung?
Kapan terjadi?
Apa yang sebenarnya dilakukan?
Satwa apa yang menjadi korban?
Dan yang paling penting:
APAKAH ADA PELANGGARAN HUKUM?
Kalau terbukti ada tindakan melanggar hukum, jangan karena pelakunya warga negara asing kemudian kasusnya dianggap kecil.
Hukum harus berlaku sama.
Sebaliknya, kalau informasi yang beredar ternyata tidak benar atau konteksnya berbeda, sampaikan juga kepada publik secara terang.
Jangan biarkan ruang informasi dipenuhi spekulasi.
Raja Ampat bukan sekadar tempat wisata untuk menikmati laut yang indah.
Di sana ada ekosistem, ada satwa liar, ada masyarakat lokal dan ada kekayaan alam yang harus diwariskan kepada generasi berikutnya.
JANGAN SAMPAI KITA HANYA MARAH SETELAH SATWANYA MATI.
Jaga Raja Ampat.
Lindungi satwanya.
Dan kalau ada yang benar-benar melakukan pelanggaran, PROSES SESUAI HUKUM.
Ketika tidak ada lagi pengharapan kepada manusia - hanya kepada Tuhan sang pencipta kita memohon..
Setelah berjibaku selama 16 hari melawan api, para relawan melakukan sujud syukur karna hujan akhirnya turun pas tanggal 2-3 September kemarin.
Turunnya hujan sekaligus meredakan dan mendinginkan titik panas yg terjadi akibat karhutla di Kalimantan Selatan
Karhutla meluas hingga mendekati permukiman warga. Sejumlah rumah dilaporkan hangus terbakar, sementara kepanikan warga pecah saat api semakin mendekati tempat tinggal.
Semoga ini semua segera berlalu..
😔
📸 Tim CAN Borneo menemukan seekor trenggiling dalam kondisi yang sangat memprihatinkan saat melaksanakan pemadaman kebakaran di Kampung Merasa.
Satwa tersebut kemudian segera dievakuasi ke pusat rehabilitasi satwa u/ mendapat pemeriksaan & penanganan intensif dokter hewan.
Pemandangan menyayat hati terekam di kawasan Hutan Kota Sampit.
Sang induk bertarung dengan waktu demi melindungi buah hatinya dari bara api. Tanpa ruang untuk melarikan diri, ia memilih bertahan di titik tertinggi pohon sambil mengepit erat anaknya.
😔
Kementerian Kehutanan (Kemenhut) mengonfirmasi kematian satu orang utan kalimantan (Pongo pygmaeus) bernama Sempurna yang sempat mengalami gangguan pernapasan diduga karena paparan asap karhutla di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.
Sumber: Antara
` #Orangutan#Karhutla #Peristiwa