Katanya tuntutan UGM dan UI "ngelantur."
Tapi Trisakti "make sense" karena minta "kembalikan supremasi sipil."
Padahal UGM minta hal yang sama persis: tarik militer dari ruang sipil, cabut UU TNI dan UU Polri.
Kata per kata. Isu yang sama.
UI? Minta harga beras turun, APBN tidak diboroskan, dan hentikan program makan bergizi yang Kepala Badan Gizinya sudah dijemput Kejaksaan Agung, sebelum nasinya sempat sampai ke piring anak SD.
Jadi "ngelantur" versi lo itu yang mana persis ?
tuntutan yang terlalu struktural, atau yang terlalu membela perut rakyat?
Karena yang ngelantur dari sini cuma satu: logikamu.
Menghina kampus kampus top karena mahasiswanya demo adalah bentuk betapa masih banyak masyarakat yang tidak peduli pendidikan, apalagi pendidikan tinggi. Mereka tidak termotivasi dalam kesempatan berkuliah di kampus-kampus top.
Jika itu organik dari masyarakat, jika itu buzzer berarti emang ada yang sedang ketakutan.
Fakta menyedihkan di negeri ini:
Bangunan Kopdes dan dapur-dapur MBG dibangun lebih cepat, sementara banyak bangunan sekolah dan akses menuju sekolah yang rusak lama sekali perbaikannya.
Yang belum tau, dia ini dosen Fisipol UGM sekaligus direktur di lembaga riset Celios. Namanya Mas Media. S2 dan S3 dari The University of Manchester. Omongannya tajem, kritis, dan selalu based on data. Tentu tidak disukai kaum-kaum boikot UI dan UGM.
kalo udah ngeliat mahasiswa ui, ugm, itb dan univ-univ lain yang udah demo tuh harusnya mikir kaya โwah univ-univ ternama indo turun kejalan, wah mahasiswa-mahasiswa yang berpendidikan demo, udah pasti ada yang salah nihโ harusnya mikir gitu. bukannya malah ngeboikot univnya ๐คฆโโ๏ธ