Di masa yang tak selalu mudah, kebersamaan dan solidaritas jadi hal yang paling berarti.
Selamat Idulfitri 1447 Hijriah. Mohon maaf lahir dan batin. Semoga kita terus saling menguatkan. 🌙✨
Di dalam negara demokrasi yang menitikberatkan adanya kritik publik yang bebas dan dilindungi, militerisme tidak akan pernah kompatibel. Militer diberikan kekuasaan dan kewenangan untuk memegang senjata, dan senjata bukanlah alat untuk berdebat.
“Kalau militer sudah masuk ke urusan-urusan demokrasi, maka demokrasi akan runtuh,” ucap Andrie Yunus, KontraS.
“Demokrasi akan berganti menjadi otoritarianisme, tidak ada lagi kebebasan, tidak ada perlindungan terhadap hak asas manusia,” jelas Zainal Arifin, YLBHI.
Saksikan selengkapnya melalui kanal Youtube YLBHI https://t.co/O92Qb4MA99
Ikatan Alumni Jentera (KANI) melakukan penggalangan dana untuk Andrie Yunus sesama kawan yang menjadi korban penyiraman air keras.
Silakan untuk yang ingin memberikan dukungan untuk Andrie Yunus. Buat teman-teman alumni @jentera, terima kasih untuk bertumbuh melawan.
.@PSHKIndonesia dan @jentera mengecam keras tindakan yang terjadi terhadap Andrie Yunus, Wakil Koordinator @KontraS. Serangan terhadap Andrie adalah ancaman terhadap prinsip negara hukum dan ruang sipil.
#Indonesia: Deeply concerned by horrific acid attack on Andrie Yunus, the Deputy External Affairs Coordinator of the Commission for Missing Persons and Victims of Violence (@KontraS). Those responsible for this cowardly act of violence must be held to account. HRDs must be protected in their vital work & able to raise without fear issues of public concern. - @volker_turk
FORUM-ASIA condemns the acid attack against Indonesian human rights defender Andrie Yunus of @KontraS. Authorities must conduct a prompt and impartial investigation, ensure accountability, and guarantee protection for human rights defenders in #Indonesia.
Media lines ➡️ https://t.co/rOohs9qrDO
I’m hearing extremely concerning news that Andrie Yunus, the Deputy Coordinator of the Commission for the Disappeared & Victims of Violence (@KontraS) suffered an acid attack carried out by unidentified individuals, resulting in serious injuries across his body. I call on the Indonesian authorities to carry out thorough investigations into this horrific attack. Impunity for violence against HRDs is unacceptable. @IndonesiaGeneva@Kemlu_RI
Kadang suka mikir dosa apa ngeliat narasi model Abu Janda ini masih dapat panggung di ruang publik.
Bikin pinter enggak, nambah rejeki boro2 apalagi kewarasan.
1 Januari 2026 bisa jadi hari terakhir kebebasan berpendapat kita. Tak ada lagi yang berani mengkritik presiden karena tidak menetapkan status bencana nasional. Masyarakat yang muak dengan anggota DPR RI yang joget-joget tak lagi berani menyerukan bahwa DPR adalah Dewan
Menutup tahun dengan melihat kembali ugal-ugalannya negara ini mengurus legislasi setahun terakhir. Silakan gabung di diskusi catatan akhir tahun @PSHKIndonesia besok siang!
Sepanjang 2025, praktik legislasi diwarnai persoalan lama soal rendahnya capaian hingga minimnya transparansi.
Ikuti diskusinya dalam "Catatan Akhir Tahun PSHK tentang Kinerja Legislasi 2025".
📅 Senin, 22 Desember 2025
⏰ 14.00-16.00 WIB
💻 Registrasi: https://t.co/YsNk7K9AnE
“Ini tiga provinsi dari 38 provinsi” is such a vile argument to address by a president in this situation.
If a PROVINCE is not even important for him, imagine how unimportant he sees one person.
Di kelas Ilmu Negara, ada mahasiswa tanya soal pergolakan di Aceh masa Orba. Saya jelaskan, kebijakan ekonomi pusat-daerah yang timpang dan eksploitasi SDA bikin Aceh terdiskriminasi.
Sekarang dia bisa lihat sendiri: setelah hampir tiga dekade, diskriminasinya belum hilang.
Grateful to host Prof Michelle Foster (Dean of @MelbLawSchool) at @jentera yesterday, joined by Prof Tim Lindsey & Prof @na_dirs, for a lecture on refugees & statelessness in Asia. The second visit by @MelbLawSchool Dean, after Prof Matthew Harding in 2023.
Mulai dari capaian RUU yang tidak mencapai target, Prolegnas 2025 terlambat disahkan, pembahasan RUU penting yang ditunda, hingga proses pembahasan RUU yang dilakukan secara tertutup dan kilat.
Apakah kinerja anggota DPR sudah sebanding dengan pendapatannya? #ResetIndonesia
[SIARAN PERS] Instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk menindak tegas demonstran yang bertindak “anarkis” merupakan respons yang tidak sensitif dengan situasi yang terjadi saat ini. Presiden seharusnya melakukan evaluasi atas tindakan aparat keamanan.
https://t.co/kOu6vY8bR0
[SIARAN PERS @PSHKIndonesia & LBH @jentera] Tindakan represif dan brutalisme aparat kepolisian selama aksi demonstrasi pada 25 hingga 28 Agustus 2025 merupakan bentuk penghalang-halangan terhadap ruang berpendapat masyarakat di muka umum.
https://t.co/LbKcoEwfJ7