Suamiku gak pernah post tentang aku, tapi dia selalu post apapun tentang Messi. Sampe aku janji ke diri sendiri gak akan lagi posting foto atau muji suami di story.
@KediriFess Kalaupun kamu kerja gak jaminan kamu dianggap juga. Karena aku udah rasain. Keluarga dan temen-temen suami anggapnya pure uang suami untuk bikin rumah. Padahal rumah kami dibangun di atas tanah orangtuaku, 80% biaya bangun rumah juga dari gajiku.
@txtdarigenz97 Waktu masih umur 20an aku pasti bakal setuju. Bitter banget aku dulu soal pernikahan karena belum ketemu yang pas. Sekarang umur 30an aku bilang ke kalian nikah kalau udah ketemu orang yang bikin kalian yakin untuk berjuang sama-sama.
Cerita "Sangkuriang" ini adalah karya sastra Sunda. Jadi, gak bisa ditafsirkan secara langsung ya.
Ada dua pendekatan yang digunakan untuk memahami isi suatu karya sastra dalam budaya Sunda , yaitu Panca Curiga dan Panca Niti.
Dear Kak Ika, coba balik lagi ke konteks awal. Akun bleednectar itu kan awalnya menyumpahi Arifin C. Noer (alm) sebagai sutradara film propaganda, bukan sebagai papanya Nazira. Terus Mbak Nazira tiba-tiba muncul jbjb dan seakan-akan mau mengonfirmasi bahwa film itu adalah bentuk dari "kelalaian" papanya, yang mana sangat bisa diperdebatkan dengan banyaknya bukti teks yang menyangkal pengakuan tsb.
Lalu masalah muncul karena ada ajakan ngopi dari Mbak Nazira kepada bleednectar (memang pantas ditolak), yang kemudian disamber Kak Ika dengan twit di bawah.
Pertanyaannya, kenapa kita tidak boleh kerasโatau bahkan mengutukโpelaku propaganda yang melegitimasi pembantaian jutaan nyawa, sekali pun pelakunya sudah menyusul ke alam kubur? Lalu visi apa yang sebetulnya ingin dituju dengan ajakan ngopi ini?
Kata-kata umpatan yang kemudian terlontar dari akun bleednectar kepada Mbak Nazira dan juga Kak Ika itu kan justru respons kekecewaan, sebab ada upaya pembungkaman kritik dengan dalih ajakan ngopi. Padahal, kalau memang ada yang perlu diluruskan, ya sila disampaikan di depan publik (lewat medsos). Toh, publik juga berhak tahu karena sejarah kelam pembantaian PKI selamanya akan menjadi sejarah milik kita bersama.
Sekali lagi, coba fokus ke konteks. Jangan sampai isu serius begini dibawa jadi urusan personal.
@lovecobalts Pertama kali keluargaku punya hp nokia 3315 bekas di saat udh marak hp mp3. Suatu hari dgn polosnya adikku minta anterin ibu ke konter buat isi mp3. Aku nyaksiin mereka jalan kaki sambil gandeng tangan. Pulang dgn rasa jengkel ke abg konter yg dikira gak mau ngelayani. ๐
lagi doom scrolling, suddenly i stumbled upon a post menjelaskan lafadz ุงููุฑุงุบ (al-faraagh), yang berarti โkekosonganโ atau โwaktu luangโ, berasa ditampar bacanya.
katanya, al-faraagh ini adalah salah satu ujian terbesar buat kita. ketika kekosongan ini dibiarin tanpa ada arah, bisa jadi pintu masuk bagi waswas, kecemasan, depresi, overthinking dan perasaan tersesat. hati yang kosong lebih gampang membesarkan kejadian-kejadian kecil, mengulang-ngulang luka lama, tenggelam dalam kesedihan, merasa sesak tapi gak tau sumbernya, sibuk memikirkan kekurangan diri, ingin mengakhiri hidup, merasa rendah diri, dan dihantui pikiran-pikiran yang gak ada habisnya.
seringnya kan kita ngira yang harus kita lawan tuh perasaan gak nyaman, anxiety, depresi, etc. tapi jarang dibahas kalau semua itu bisa diperparah dengan hati yang kosong. kosong dari amal, kosong dari dzikir, kosong dari tujuan.
para ulama juga sering banget ngingetin kalau banyak maksiat bermula dari waktu yang luang. soalnya hati yang kosong tuh sebenernya akan selalu terisi oleh sesuatu, kalau bukan dengan hal yang mendekatkan kita kepada Allah, maka sesuatu yang lain akan mengambil tempat itu.
maybe that is why healing is not only about removing pain, but also filling the emptiness with what brings your heart closer to Allah.
Jadi inget kisah Abdullah bin Amr bin Ash yang penasaran dan menyelidiki seorang sahabat dari kaum Ansar yang disebut Rasulullah sebagai calon penghuni surga. Ternyata bukan karena shalat malamnya lebih panjang atau puasanya lebih banyak.
Amalannya sederhana, tapi sulit dilakukan.
Setiap malam sebelum tidur, ia memaafkan semua orang yang menyakitinya hari itu. Tanpa menyimpan dendam sedikit pun dan tidak menyimpan perasaan dendam atau niat jahat (hasad) kepada seorang pun atas kebaikan yang Allah berikan kepadanya.