Konsep rezeki sudah diatur.
Ini tukang bubur tambun langganan saya, kalo saya liat dari story wa nya dia berangkat dari tambun habis subuh.
Uniknya, dia punya tempat mangkal langganan jualan dan di tempat itu sebelum tukang buburnya sampe jam setengah 7 pagi, para pembeli sudah antri menunggu. Tanpa nomor antrian dan membeli sesuai urut kehadiran actual.
Rezeki itu semisterius itu, tukangnya lagi otw, pembelinya udah nungguin di tempat dan ludes dalam kurun waktu 2 jam.
Intinya adalah , jangan khawatir soal rezeki. Kejar terus, usaha terus, kelak kalian akan menjumpai pintu - pintu rezeki yang sudah disiapkan oleh Allah SWT.
Semangat pagi. Saya beli bubur dulu, ada yg mau nitip warga?
Pernah di awal2 waktu masih one man show ada user transfer 20jutaan kalo ndak salah dan tau2 menghilang. Coba dihubungi centang satu, ditelp gak bisa selama seminggu. Setelahnya baru beliau confirm kalo handphone nya kecemplung air dan baru bisa lagi. Saya tanyakan ini uang apa, dia bilang deposit semisal nanti laptop yg dia mau sudah ada langsung aja dikabari dan takut dana nya kepake.
Yang bikin kepikiran cuma satu, kalo saya gak ada umur aja dan gak sempet bilang sama orang rumah kalo ada dana beliau yg masih ada di saya. Megang uang orang itu bukan cuma soal transaksi, tapi juga soal amanah.
Tidak semua orang harus kamu kalahkan dalam perdebatan.
Jaga ketenanganmu, pilih lingkungan yang sehat, dan biarkan waktu menunjukkan siapa yang benar.
Karena kedewasaan bukan tentang selalu menang bicara, tetapi tahu kapan harus berhenti.
Demen sih sama pemikiran nya dr. Tirta
"Menurunkan standar level kita ketika lawan bicara nya rendah, menaikkan standar level kita ketika lawan bicara nya tinggi."
• Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa‘fu ‘anni (×100)🤲🏾
• Ashhadu an la ilaha illa Allah, wa ashhadu anna Muhammadan rasulullah (×100)🤲🏾
• La ilaha illa Allah, wahdahu la sharika lah, lahul-mulku wa lahul-hamdu wa huwa ‘ala kulli shay’in qadir (×100)🤲🏾
• Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa‘fu ‘anni (×100)🤲🏾
• Ashhadu an la ilaha illa Allah, wa ashhadu anna Muhammadan rasulullah (×100)🤲🏾
• La ilaha illa Allah, wahdahu la sharika lah, lahul-mulku wa lahul-hamdu wa huwa ‘ala kulli shay’in qadir (×100)🤲🏾
“Inna Fatahna Laka Fatham Mubina”
Ulang 9 kali, tutup dgn “Ya Allah Ya Rahman Ya Rahim, kurniakanlah kpd kami Rezeki yg tidak disangka-sangka, yg melimpah ruah, yg tak henti-henti seperti air zamzam yg tidak pernah berhenti mengalir. Aamiin Ya Rabbal Alaminn”
Amalkan SETIAP PAGI LEPAS SUBUH.