Masuk ke tempat makan yg sepi, cuma aku sendiri pengunjungnya. Lama2 pengunjungnya bertambah bahkan ada yg rombongan kantoran. Seketika jd hampir penuh oleh pengunjung.
Bukan perintis ataupun pewaris, bisa jadi aku ini diciptakan utk jd penglaris…
Kita yang ngegaji melalui pajak, lah kita juga yang kerja self-funded pakai kuota sendiri 🫠💀
✨️Just a reminder✨️: this is not normal.
Yang normal jadi WNI berakal sehat, punya nurani (dan akun media sosial) merasa burn out.
Melihat Fadli Zon yg menjelaskan sambil jalan sementara lawan bicaranya naik mobil buggy, dia terlihat seperti tidak ada harga dirinya. Padahal, latar belakang keilmuan Fadli Zon cemerlang.
Fadli lulus S1 di Fakultas Sastra UI dan S2 di London School of Economics. Dia juga mahasiswa berprestasi. Fadli adalah Mawapres UI dan mewakili kampusnya tampil di ASEAN Varsities Debate IV (1994) di Malaysia.
Belum lagi ngomongin keterlibatan Fadli di organisasi kebudayaan. Fadli ini punya perpustakaan di Cimanggis, Depok, di Sumatera dan jd dewan pembina rumah puisi Taufiq Ismail.
Pak Fadli, anda tidak seharusnya bertindak seperti itu. Anda memang pembantu Prabowo di kabinet, membantu menjaga dan mengembangkan kebudayaan. Bukan seperti "jongos" yg melayani majikan.
Lulusan S3 Australia.
Belasan tahun jadi dosen. Bersaksi di MK.
Gaji pokok: Rp 2,6 juta/bulan.
Kampusnya buru-buru klarifikasi:
"tapi kalau ditambah honor ngajar, insentif penelitian, honor KKN, honor penguji... total Rp 9–16 juta!"
Nah itu dia masalahnya.
Dosen pendidik bangsa ini hidupnya bergantung pada honor yang tidak tetap, bukan gaji pokok yang layak.
Sakit satu bulan, nggak bisa ngajar ,honornya hangus.
Kita bicara orang yang mendidik dokter, hakim, insinyur masa depan bangsa.
Kelayakan hidup mereka harusnya dijamin negara , bukan diserahkan ke mekanisme honor yang fluktuatif.
🙄
Masalahnya Bapak Ibu, kalau Anda merasa panggilan itu tidak sopan atau tidak profesional, mengapa Anda melakukan hal yang sama? Mengapa Anda boleh bilang kamu, beliau tidak boleh? Ketidakseimbangan itu yang jadi masalah, Kakanda. Kalau mau yang semua panggil Pak/Bu/Mas/Mbak/Kak.
Lo ngerasa bosen mulu? itu karena jarang ngerjain side quest. Hidup itu nggak cuma kerja pulang kerja pulang plus rotting di tempat tidur doang.
Nih, 20 side quests yang bisa lo kerjain dikala bosen melanda.
😭😭😭
Aku setuju twit ini.
Dan,
Pak Gubernur mempersilahkan menuntut agar ia bisa memberikan ganti rugi yang besar ke keluarga korban.. tidak bisa mengganti nyawa si anak. Tapi akan setidaknya membantu. Dan membuat proyek makin hati2..