Gaji pensiun presiden bulanan naik dari 5jt tahun 78, jadi 30jt tahun 24, sama dengan naik 5% per tahun sesuai inflasi rata2.
Segagal2nya bekas presiden, dipaksa digaji 5jt per bulan di tahun 2024 apa ngga kebangetan?
Tapi jaman sekarang, dengan besarnya jumlah kapital global, perputaran kapital yang lebih cepat dan lebih global, juga makin mudahnya kesedian dan penyebaran informasi, gerakan market keseluruhan jadi lebih sering terjadi. Karena itu, old investment ideas need new adjustments.
Dulu, sektor industri sering dipakai untuk diversifikasi portfolio. Jadi saham di industri yang terpengaruh negatif oleh ekonomi, akan di-hedging dengan saham industri yang bisa bertahan atau justru menguat waktu ekonomi turun. Hanya kadang2 market turun secara keseluruhan.
Inflasi rendah tidak artinya harus dinaikkan.
Rupiah lemah juga bisa memperlemah daya beli.
Economic policy effect seperti kotak. Kalau cuma dilihat dari satu sisi saja, jadi bujursangkar.
[BREAKING] Inflasi Indonesia per Oktober 2023: 2,56% (YoY).
Inflasi rendah = daya beli lemah.
Inflasi rendah biasanya direspons dengan suku bunga rendah.
Tapi, BI malah menaikkan suku bunga acuan ke 6% bulan lalu demi menstabilkan Rupiah.
Gerakan harga terbentuk karena aksi pelaku pasar.
Pelaku pasar lakukan aksi didasari pandangan masing2 soal kondisi pasar.
Berita yang bisa pengaruhi pasar, adalah karena pelaku pasar menganggap berita itu penting.
Jadi yang penting bukan beritanya, tapi reaksi pelaku pasarnya.
Tentunya kalau pada akhirnya signal2 tadi menghasilkan trend turun di ASII, belum tentu nantinya akan menghasilkan yang sama.
Tapi dengan konfirmasi signal2 tadi di kejadian2 sebelum, bisa dibuat asumsi nantinya kalau signal2 itu keluar lagi, kemungkinan gerakan trending ada.
Trend turun ASII sudah berjalan 1.5 bulan. Teknikal seperti ini bisa dipakai sebagai historical reference untuk nantinya.
Harga tersendat di level resistance jadi 1 signal.
VWAP ditembus 2x juga jadi 1 signal.
VWAP menjadi resistance dan support yang tembus, jadi 1 signal.
Mereka yang hanya belajar, condong berpikir yang dipelajarinya itu yang paling benar. Hanya mereka yang mengerti, yang tahu bahwa yang dipelajarinya tadi hanyalah salah satu dari ilmu yang bisa digunakan di luar sana.
BBCA bounce di garis uptrend yang terbentuk di awal tahun. Kebetulan saja?
Ya, memang kebetulan. Kebetulan market masih melihat garis tadi sebagai level untuk mulai buying lagi
Menabung artinya uangnya akan terus bertambah. Menabung di saham uangnya tidak selalu akan bertambah, karena hasilnya akan selalu tergantung kinerja sahamnya.
Kenapa beda? Karena menabung di saham itu adalah aksi #averaging, bukan aksi menabung.
Analisa fundamental melihat apa yang seharusnya terjadi.
Analisa teknikal melihat apa yang sedang terjadi.
Jadi tidak heran kenapa dua kubu ini selalu saling beradu. Padahal sebenarnya keduanya bisa dipakai sendiri-sendiri, atau bisa, lebih bagus lagi, dipakai bersamaan.
Secara fundamental, nilai perusahaan memang bisa dihitung dan dikonversi ke harga saham seharusnya. Dengan anggapan market itu efisien, secara fundamental, harga akan bergerak ke arah harga nilai seharusnya tadi. Masalahnya, market selalu overshoot. Tidak pernah betul efisien.
Trading menggunakan fundamental mengutamakan beli waktu harga tidak sesuai dengan nilai saham seharusnya, alias undervalue.
Dari sini saja kita sudah bisa pastikan bahwa fundamental tidak punya korelasi dengan pergerakan harga. Fundamental bagus tidak berarti harga naik.
Cukup dengan melihat vwap nya, posisi INDF terkonfirmasi sedang bearish. Juga terlihat bahwa vwap bisa dijadikan patokan kapan entry/exit.
Kira-kira kapan kesempatan entry berikutnya muncul?
Cara pakainya adalah entry/exit waktu ada arrow. Kenapa? Karena ada gejala. Setelah itu siap untuk putar balik kalau ternyata market tidak teruskan. Jadi aksi exit sudah harus disiapkan dari awal.
Kalau market teruskan bagaimana? Tinggal ditunggu sampai ada gejala lagi.
Indikator pakai arrow dan ribbon. Arrow menandakan ada gejala mau naik/turun. Tinggal tunggu apa market akan follow-through atau tidak. 2 arrow turun ternyata diteruskan market. Ribbon mengikuti. Arrow naik terakhir juga ternyata diteruskan market.
Nah, cara pakainya...