BREAKING:
Israel is dropping white phosphorus shells on villages in South Lebanon, directly targeting civilian areas.
Again.
This is a flagrant violation of international law — a war crime.
And the complicit international community watches in silence.
KENYATAAN MEDIA
Meta sekali lagi bertindak biadab dan telah menghina perjuangan rakyat Palestin apabila menurunkan hantaran video serta ucapan takziah dan kritikan terhadap pembunuhan Almarhum Ismail Haniyeh.
Tidak masuk akal apabila hantaran menghormati seorang pejuang yang berusaha memerdekakan tanah airnya daripada kezaliman dan penderitaan dianggap berbahaya.
Peringatan tegas saya terhadap Meta - usah jadi bacul dan perkakas rejim zalim Zionis Israel!
==========
PRESS STATEMENT
Let this serve as a clear and unequivocal message to Meta: Cease this display of cowardice and stop acting as instruments of the oppressive Zionist Israeli regime!
Parlemen Israel sedang mendiskusikan boleh-tidaknya menyiksa tawanan dengan menusuk anusnya. Sementara rakyatnya berdemo menuntut hak untuk memperkosa orang Palestina. Jangan ragu lagi, sudah jelas bahwa zionis dan semua pendukungnya adalah para penyembah setan.
"Kami hanya berlutut kepada Tuhan. Kami adalah orang-orang yang mencintai kematian sama seperti musuh kami mencintai kehidupan." ( Ismail Haniyeh )
Komandan Syahid Ismail Haniyeh, semoga Tuhan menerima Anda, syekh kami.🤲🙏
#TaufanAl-Aqsho
#Hamas#Al-qassam 🇵🇸
Kita rakyat Malaysia sebulat suara bersatu hati bersama-sama pemimpin negara kita untuk mengutuk sekeras-kerasnya pembunuhan Ismail Haniyeh.
Sokongan kita ke atas Palestin tidak berbelah bahagi dan kita menyeru masyarakat dunia untuk turut sama mengutuk pembunuhan ini.
Obor perjuanganmu akan terus menyala dan membakar semangat kami untuk terus menyanggah kezaliman dan kebobrokan.
Jalur perjuangan ini tidak mudah kerana penindasan dan penderitaan selama berdekad lamanya ini hanya akan membenih kekuatan baharu dan semangat buat para pejuang.
Setelah ramai anggota keluarganya syahid di jalan perjuangan, kini giliran Ismail dibedil rejim pengecut.
Saya amat berharap semangat kita tidak mudah luntur dan goyah dan mesti kekal kuat mencipta kemenangan.
Semoga syurga buatmu, sahabat.
Jurnalis Aljazeera, Ismail Al Ghoul, kemarin gugur dibom Zionis, dalam keadaan kepalanya terpenggal dari badan.
Ia pernah menulis pesan kepada temannya:
“Biar kuberitahu padamu, sahabatku, bahwa aku tak lagi tahu rasanya tidur. Jenazah anak-anak dan jeritan orang-orang yang terluka serta gambaran mereka yang berlumuran darah tak pernah lepas dari pandanganku. Tangisan ibu-ibu dan ratapan para lelaki yang merindukan orang-orang yang mereka kasihi tidak pernah hilang dari pendengaranku.
Saya tidak sanggup lagi mendengar suara anak-anak dari bawah reruntuhan, dan saya juga tidak dapat melupakan energi dan kekuatan yang bergema setiap saat, berubah menjadi mimpi buruk. Tidak lagi mudah bagi saya untuk berdiri di depan deretan peti mati, yang dikunci dan direntangkan, atau lebih sering melihat orang mati daripada orang hidup yang berjuang melawan kematian di bawah rumah mereka, tidak menemukan jalan keluar menuju keselamatan dan kelangsungan hidup.
Aku lelah, temanku..."
@gazanotice
#IsraelTerroristState
#GazaGenocide
⚪ Rakyat Palestina Meletakkan Sajadah antara Runtuhan bangunan untuk Menunaikan Sholat Ied idul Adha
.......
🤍Hari Raya ini Untuk Seluruh Umat Islam
🔻"Tidak ada hewan yang Kami korbankan,
kini kami mengorbankan diri kami‼️"
🔥kata salah seorang penduduk di Khan Yunis🤍
Bisan Awda. Jurnalis perempuan pemberani ini selama 240 hari lebih tegar memberitakan penderitaan Gaza pada dunia.
Di video ini ia memberitakan ttg kapal tanker minyak AS di perairan Gaza.
Kutipan singkat dari Khutbah Idul Adha di Gaza:
"Selalu berprasangka baiklah kepada Allah, karena takdir itu di tangan Allah bukan di tangan israhell ataupun amerika!!"
Di negara2 Barat, membela Palestina beresiko besar: ditangkap polisi, dipukuli polisi saat demo, dipecat dari pekerjaan, dll. Tapi, mereka terus bersuara. Mengapa kita di Indonesia sedemikian lemah hati, hanya untuk share di medsos & memboikot produk Zionis?
Video: Salah Said, seorang laki-laki berkewarganegaraan Jerman keturunan Arab ditahan oleh otoritas bandara Berlin dikarenakan postingan sosmednya yang pro-Palestina.
Hari Raya Qurban - Dr Hamad yang menghabiskan hari-harinya menolong anak-anak Gaza yang dibantai penjajah laknatullah, di hari Idul Adha kehilangan dua anaknya sendiri. #GazaGenocide @abierkhatib
🇷🇺 Pemandangan indah yang tidak akan Anda lihat di negara non-Muslim mana pun kecuali di Rusia.
Itulah mengapa Barat merasa terganggu dengan hubungan harmonis antara Rusia dan Muslim.
Sholat Idul Adha di Rusia