Terimakasih prof @dennyindrayana dkk
Kami sebagai rakyat, sangat terimakasih pejuang prof dkk
Sampai titik ini
Rakyat sudah tau wakil presiden Indonesia hanya tamatan SMP
Dan
Kami sudah tau pejabat pejabat tinggi seperti apa!
Panjang umur para pejuang untuk INDONESIA.
...Jadi putusan MK malam ini:
1. Gibran tetap menjadi wapres
2. Gibran gak tamat SMA
Mulai malam ini netizen manapun sah mengatakan bahwa Gibran gak lulus SMA... (``,)
Ijajah gibran dinyatakan tidak setara SMA
Tapi posisi gibran sebagai wapres tetap aman.
Indonesia adalah satu satunya punya wapres tidak tamat sekolah SMA sederajat.😂
Kita pakai logika akal sehat.
Jika benar ijazah itu ada dan asli,mungkinkah perdamaian dan RJ akan ditawarkan seorang hakim?
Alhamdulillah
Dokter Tifa dengan tegas mengatakan tidak akan meminta perdamaian dan RJ dengan Jokowi.
Sangat jarang ditemukan wanita setangguh ini.
Semangat @DokterTifa
Sejumlah massa yang tergabung dalam Forum Suara Masyarakat Lampung (FSML) menggelar aksi unjuk rasa menolak kedatangan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang sedang menjalani safari politik di Lampung, Sabtu (27/6). Aksi yang didominasi emak-emak itu berlangsung di kawasan Tugu Adipura, Bandar Lampung.
Dalam orasinya, Koordinator Lapangan Gunawan Parikesit menyampaikan kritik terhadap kepemimpinan Jokowi. Salah seorang peserta aksi, Merry, juga menyinggung kepemimpinan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang dinilainya belum memiliki kemampuan memadai untuk memimpin negara.
Massa juga menyoroti polemik dugaan ijazah palsu yang dikaitkan dengan Jokowi. Mereka membawa spanduk bertuliskan, "Pak Jokowi jika Anda negarawan, tunjukkan ijazahmu agar tidak ada kegaduhan," serta mendesak agar ijazah asli Jokowi diperlihatkan kepada publik.
Jokowi diketahui tengah menjalani safari politik di Lampung pada 26-28 Juni 2026. Selama kunjungan, ia menghadiri sejumlah agenda, termasuk Rakorda PSI, menerima gelar adat kehormatan Baginda Pemuka Bangsa dari lima kerajaan adat Lampung, bertemu relawan dan tokoh masyarakat, menyapa pelaku UMKM, hingga mengunjungi sejumlah pondok pesantren.
📸: Dok. kumparan.
Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.
📝: newsupdate | update | news | vidol | R176 | E070
#bicarafaktalewatberita #kumparan
Aku sudah pernah berbaju orange
Aku tidak pernah membayangkan akan sampai di titik ini.
Memakai baju orange, berdiri di tengah kerumunan, dilihat banyak mata, seolah hidupku diringkas menjadi satu warna. Tapi kalau mereka mau tahu, ini bukan awal dari ceritaku. Ini hanya satu potongan kecil dari jalan panjang yang sudah kupilih, sadar atau tidak.
Baju orange ini,
Yang sering diteriakkan buzzer dan termul untuk menghinaku
Ketika dia ku sandang di tubuhku, justru
Seperti baju zirah yang membungkus perjuanganku.
Baju orange ini, di tubuhku adalah tanda perlawanan terhadap kebohongan, kepalsuan, kezaliman.
Tanda bahwa aku terus berdiri tegak dan senyuman karena aku tahu nilai apa yang terkepal di tanganku.
Aku hanya berjalan dengan apa yang kupercaya. Kadang langkahku pelan, kadang aku ragu, tapi aku tidak pernah benar-benar berhenti.
Aku tahu, apa yang kusuarakan tidak selalu nyaman untuk didengar. Bahkan mungkin membuat sebagian orang terusik. Tapi bagaimana aku bisa diam, kalau hatiku sendiri tidak bisa diajak kompromi?
Di balik senyum ini, ada banyak hal yang tidak terlihat. Ada lelah, ada takut, ada pertanyaan yang tidak selalu punya jawaban. Tapi ada satu hal yang selalu kutahan kuat-kuat: aku tidak mau kehilangan diriku dan menggadaikannya demi kenyamananku.
Hari iitu, melihat aku berbaju orange, mungkin banyak orang iba padaku, menangisiku.
Tapi di dalam diriku, muncul bara api membara seterang baju ini.
Yang membuatku tetap utuh dalam langkahku dan berkata:
Kalau ini memang harus aku jalani, ya sudah… aku jalani.
Bukan untuk membuktikan apa-apa ke dunia. Tapi supaya nanti, saat aku melihat ke belakang, aku tahu,
aku tidak pernah mengkhianati kebenaran yang kuyakini.