@NenkMonica Sorry to say, sedikit setuju sih sama KBIHU nya, memang karena umat muslim di Indonesia paling banyak sedunia, pasti akan begitu..
Solusi yang paling adil ya penambahan kuota oleh arab saudi yg dimana itu bagaimana hubungan kita dgn arab saudi. Kalau jangka pendek, war tiket.
@LambeSahamjja Pemerintah gini terus ya ngomongnya "Baru 2 tahun, kita lihat kinerjanya dulu".. Eh.. Ko***l elu pada pimpinan tertinggi, bangke banget milih pejabat asal2an..
pendapat pandji soal vonis nadiem makari:
- Semua argumen Nadiem seharusnya membuatnya bebas
- tidak masuk akal dinyatakan bersalah
- Pola menakutkan Tom Lembong, Ira, Nadiem, Rifa, Niko = semua profesional, semua non-partai
- Orang partai terganggu karena pos kementerian dipegang profesional
- mereka enggak bisa meroyek
- Presiden sendiri akui partai meroyek lewat kementerian, di pidato paripurna DPR
- Khawatir Prabowo tidak selamatkan Nadiem
- karena banyak yang tidak suka Nadiem
- Banding itu nothing to lose
- 15 tahun vs 20 tahun bedanya cuma 5 tahun
- Nadiem bilang tidak tahu minta tolong ke siapa, sangat menyentuh
- Tidak minta turunkan presiden sekarang
- takut ekonomi hancur, rakyat kecil kena duluan
- Kalau pola ini terus sampai 2029, presiden harus diganti
- lewat pemilu konstitusional
- Rakyat harus lebih pintar memilih
- jangan pilih karena joget atau gimmick
- Frustrasi total sistem rusak, profesional dikriminalisasi,
- tapi solusinya tetap pemilu bukan revolusi
Sentilan lainnya, dan siapakah Martin Terpilowski.๐
Martyn Terpilowski adalah seorang investor, praktisi teknologi, dan pendiri [Bhumi Varta Technology (BVT)], sebuah perusahaan penyedia platform Location Intelligence (intelijen lokasi/geospasial) berbasis B2B di Indonesia. Terpilowski memiliki latar belakang panjang di bidang keuangan (finance) dan telah beroperasi di Asia selama 25 tahun, termasuk di Tokyo dan Hong Kong, sebelum fokus membangun bisnis teknologi di Indonesia.
Ia dikenal di ekosistem digital Indonesia karena sikapnya yang sangat vokal dan blak-blakan (direct) dalam mengkritik realitas serta budaya modal ventura (venture capital) di dalam negeri.
Kritik Utama Terpilowski terhadap Ekosistem Startup Indonesia
Melalui berbagai wawancara, podcast, dan unggahan di media sosial, Terpilowski sering membagikan "kebenaran pahit" (hard truths) mengenai dunia startup nasional.
* Dominasi Model Bisnis Distributor (Bukan Inovator): Ia menilai sebagian besar startup besar di Indonesia sebenarnya hanya bertindak sebagai distributor atau perantara dagang, bukan pencipta produk teknologi mendasar.
* Ketiadaan Produk Teknologi Asli: Terpilowski menyoroti ironi Indonesia yang kaya akan sumber daya alam (seperti nikel untuk kendaraan listrik/EV), namun tidak memiliki produk teknologi buatan sendiri karena ekosistemnya tidak mendukung inovasi yang serius.
* Kritik terhadap Lulusan MBA vs Pembuat Teknologi: Ia berpendapat bahwa mayoritas pendiri startup di Indonesia berlatar belakang bisnis (MBA) dan mengejar pertumbuhan cepat (fast dollars), bukan anak-anak teknik (seperti lulusan ITB) yang benar-benar berfokus pada riset, mendalami sains, dan membangun teknologi mendalam (deep tech).
* Masalah Modal Ventura (VC): Sebagai pendiri perusahaan teknologi berskala besar yang dikembangkan secara mandiri (bootstrapped tanpa dana VC luar), ia mengkritik banyak investor modal ventura lokal yang dianggapnya kurang memahami perputaran uang riil dan hanya mementingkan metrik bakar uang (burning cash) serta valuasi semu.
Wawancara terhadap seorang investor: ia jelaskan alasan investor luar enggan berinvestasi ke Indonesia. Dia bercerita pengalamannya 5 tahun lalu saat di Indonesia. ๐ฏ
Bayangkan gmn dunia internasional mau percaya? ๐
Klo aturan (UU ini) bisa dirubah demi kepentingan (.....)
Sejak konstitusi diacak2, kejadian spt ini terus terulang.
Pd akhirnya ini salah 1 yg membuat mahasiswa bergerak.
@KapudS640 Maaf nih, tapi di luar negeri ketemu dokter (bahkan dokter umum saja) bisa nunggu hitungan minggu sampai bulan..
Jadi kalau kata2 awalnya "dokter di Indonesia", jadi kesel ya bacanya..
@ardisatriawan Tim kalo kaki kanan capek, gantian kaki kiri...
Pernah sih nyoba 2 kaki, dan kaki kiri juga sudah terbiasa ngeremnya, tapi capek gak sih njegegeng kakinya..
@KapudS640 Sudah lah, emang inti permasalahannya itu sudah kebanyakan orang di Jakarta dan sekitarnya.. Lah, kmrn ada yg nawarin kota lain biar jadi setara Jakarta malah disia-siakan..
Ini sih sudah di level keterlaluan. "Densu" tidak bisa dihadapi dengan cara biasa-biasa saja.
2027 harus lebih fokus dan nggak boleh gagal lagi, strateginya musti lebih rapi, lebih terukur.
ada tips ga? Biasanya Netizen x ada aja akalnya
@HabisNontonFilm S2 lebih bisa dinikmatin sih ya, dibanding S1..
- Scene Vivi kecil, ok
- Scene sedih Hilruk & Chopper, ok
- Scene assassination Nico Robin, ini best
Bbrp yg fatal:
- Gk ada Luffy vs Zoro di whisky peak
- Zoro & Sanji gk berburu dino msg2
- Tashigi gak perlu jelasin Yubashiri
Ini laporan keuangan BAZNAS, yg menarik dari laporan ini adalah pos penyaluran zakat untuk Amil ( pengurus ) lebih besar dari pos untuk Fakir dan Ghorimin, salah satu pos yg sangat besar di bagian Fisabilillah, kira2 yang masuk kategori Fisabilillah itu apa saja?
๐
@ismailfahmi@PawsSyndromes Ini AI KHGT belum bisa ngerangkum penjabarannya Prof Tono ya, sudah ada dijelasin di youtube.. tentang berapa triliun dollar hutang umat islam karena belum ada kalender global...