Adakalanya kau harus belajar menyelesaikan patah hatimu sendiri. Harus belajar menerima kenyataan sendiri. Harus belajar mengurai sedihmu sendiri. Saat kau sedang di puncak asmara, menggapai langit bahagia, orang lain seringkali juga tidak kau libatkan. Belajar menerima diri yang luka, jika di waktu lalu kau menikmati perayaan rasa.
Bapak ibu anggota dpr, segera temui rakyat yang ingin bicara dengan kalian. Dengar apa yang mereka keluhkan. Jangan biarkan kekecewaan makin melebar dan memakan lebih banyak korban. Kalian datang dengan ramah dan manis pas pemilu, sekarang waktunya kalian juga harus mendengar. Mereka rakyat, bukan angka doang. Mereka manusia.
Usia 20-an itu berat.
Kita kehilangan kawan, membuat kesalahan, mengalami kegagalan, menghadapi banyak permasalahan, menemukan kenyataan ngga sesuai dengan yang kita pikirkan, kesepian, dikecewakan, patah hati, kehilangan diri sendiri, depresi, dan masih banyak lagi.
Kuat-kuat.
Capek banget, membanding-bandingkan diri sendiri dengan pencapaian orang lain. Capek banget, merasa kalah. Padahal, hidup bukan pertandingan. Titik awal dan tujuan akhir kita beda-beda