Merapikan kertas yang sudah diambil, Asa tersenyum jenaka. "Ternyata pegel Pak/Bu pegang mic, saya ngomong biasa aja ya. Semoga terdengar ya sampai belakang."
"Baik, kalau begitu kita langsung saja buka kertas pertama ya."
[QRT untuk menanggapi].
Hari ini, perdana pertemuan warga Candra Samaya dengan sebuah tema yang Asa pilih karena kegalauannya perihal kehidupan.
Lelaki itu sedikit berdehem, menatap para warga satu persatu. "Bapak/Ibu, sudah presensi kehadiran 'kan?"
[QRT dengan reaksi kalian sebagai bukti kehadian.]