W bukan pengusaha.
Bukan juga org punya.
But, di percaya buat mimpin instalasi kecil.
Dan menurut w sangat pantas apresiasi kecil untuk temen temen di lapangan yg selalu bantu w
Walau gak seberapa, tp semoga selalu menjadi mereka merasa di hargai atas segala yg mereka lakukan
Tanda udah dewasa?
- Kamu lagi burnout
- Pikiran numpuk jadi anxiety
- Lagi di posisi capek mental
Tapi terlepas itu semua, kerjaan kamu tetap beres. Demure secara professional, berantakan secara personal.
Pikirkan dulu, sebelum memutuskan utang pada orang lain:
Bisa jadi, dia juga sedang menabung membeli sesuatu. Entah itu rumah, atau kendaraan, atau benda-benda, atau jalan-jalan yang dia impikan. Uang yang sedang ia pegang, uang yang dia punya itu, ditujukan untuk mewujudkan impiannya. Tapi, mungkin belum cukup. Ia bekerja untuk mengumpulkan sedikit demi sedikit. Saat ini ia tabung agar segera cukup dan bisa beli lunas benda yang ia mau.
Maka, saat kamu ingin berutang padanya. Ia sebetulnya bimbang. Ia ingin mewujudkan impiannya. Namun, karena tidak tega melihatmu, maka, dia pinjamkanlah uangnya itu. Uang yang tadinya untuk mewujudkan impiannya. Yang ia kumpulkan perlahan dengan kerja kerasnya. Ia merelakan impiannya ditunda sejenak dengan harapan kamu bisa membayar tepat janji. Sesuai yang kamu ucapkan sebelum ia memberikan miliknya.
Maka jika kamu tidak membayar utangmu padanya. Sungguh kamu telah menjahati orang yang dengan rela menunda impiannya demi menolongmu. Lebih jahat lagi, jika kamu malah menunda bahkan menghindar untuk membayar, padahal kamu sudah memiliki uang. Apalagi jika kamu merasa tidak bersalah sama sekali melakukan hal-hal lain yang sebetulnya bisa kamu lakukan setelah membayar utangmu itu.