Bila engkau mencari kekasih dari keluasan akal, maka takkan kau temui. Akal dicipta untuk menafsir-nafsir dan bertentang-tentang. Carilah ia di kedalaman hati, sebab ia tersembunyi dibalik segala rahasia.
Segala penghormatan untukmu kekasih. Tenggelamkan aku.
Imajinasi bung Hatta tentang Negara federal sudah saatnya diwujudkan.
81 tahun kita merdeka, kekuasaan hanya berpusat di Jakarta. Biarkan daerah mengelola SDAnya sendiri, membangun peradaban masyarakatnya sendiri.
Dari seabrek pemikir negeri ini mesti diakui dialah salah satu yang terbaik: Media Askar Wahyudi.
Dia layak disebut sebagai role model paling tepat untuk saat ini dalam cara berpikir dan berbuat.
Saat bicara, ia selalu memegang data. Saat beropini, ia menumpahkan pikiran yang mampu membuka mata. Saat bekerja, dia pun mau berkeringat.
Ia doktor yang jadi dosen tak hanya mendidik mahasiswa di kampusnya. Ia mendidik bangsanya.
Sejak kematian Munir, keberanian dan kepedulian itu hidup dalam dirinya.
NEGARA FEDERAL
Di mana siri’ ta?
UU Otoda diketuk 1999.
Otonomi dijanjikan.
Hari ini semangatnya dipadamkan pelan-pelan.
Pusat tidak perlu berteriak.
Cukup mematikan daerah
sampai daerah malu mengaku mandiri
padahal kasnya dikosongkan.
Fiskal daerah merintih hampir merata.
Bukan karena Sulawesi miskin.
Karena hasil ditarik ke Jakarta
lalu dikembalikan sepotong.
Tanah kaya.
APBD kurus.
Itu bukan nasib.
Itu penghinaan yang dibiasakan.
Kalau Sulawesi diam,
siri’ sudah dijual murah.
Enam provinsi harus satu suara.
Satu kawasan.
Satu kepentingan.
Jangan biarkan kita diatur terpisah-pisah
agar mudah dipatahkan.
Sulut. Gorontalo. Sulteng.
Sulbar. Sulsel. Sultra.
Sulteng: tambang dan industri.
Sulsel: dagang, jasa, pendidikan, konektivitas timur.
Sultra: tambang dan laut.
Sulut: muka ke Pasifik.
Gorontalo: pertanian dan perikanan.
Sulbar: kebun, pertanian, SDA.
Ini modal besar.
Bukan daftar pajangan.
Kalau tercerai, kita lemah.
Kalau satu koordinasi, Sulawesi pantas jadi pusat pertumbuhan.
Bukan gudang setoran.
Federal?
UU hari ini menutup pintu.
Pintu ditutup supaya keran tetap di pusat.
Itu fakta.
Bukan alasan untuk menunduk.
Lebih waras:
pendapatan Sulawesi dikelola Sulawesi.
Sulsel, Sulteng, Sultra duduk di atas tambang.
Tapi apa gunanya kaya di perut bumi
kalau miskin di meja pemerintahan sendiri?
Siri’ bukan slogan pesta.
Siri’ adalah menolak diinjak
di tanah sendiri.
Siri’ adalah menolak terus mengemis
dari hasil yang kita hasilkan.
Sulawesi harus bersuara.
Tunjukkan siri’ ta.
Satu kawasan. Satu kepentingan.
Atau terus menyetor,
lalu dipaksa berterima kasih.
Penerimaan Pajak Nasional sekitar Rp2000 Triliun/ thn
Rp140 T (7% of Rp.2000 T) pajak dari produk nikel
60% (Rp. 84 T) dari Sulteng
Plus pajak lain2, total Rp.90 T / thn dari Sulteng ke Pusat
Transfer pusat ke Sulteng hny Rp222 M =0.247%
Gilaaak !
Jakarta kalahkan Belanda
Sulawesi minggu ini, BBM habis.
Antrean merayap berkilo-kilometer.
Rakyat berdiri, kepanasan, kehabisan waktu hanya untuk BBM.
Di Jawa, Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang:
masuk SPBU, antre lima meter.
Isi. Pulang. Hidup biasa.
Ini keadilan?
JANGAN BOHONG.
Ini bukan GANGGUAN PASOKAN.
Ini pilih kasih yang sistematis.
Ini penjajahan yang dibungkus kata NKRI HARGA MATI.
Ini Jawa-sentris yang telanjang.
Yang nyaman: Jawa dulu.
Yang langka: luar Jawa dulu.
Yang dikuras: luar Jawa terus.
Kami bukan saudara.
Kami ladang perahan.
SDA kami diangkut.
Antrian kami dibiarkan.
Keadilan hanya pidato.
Tidak adil.
Tidak adil.
Tidak. Adil.
Sistem busuk Kesatuan Jawa-sentris ini harus dilawan.
Tidak ada toleransi untuk penjajah berkulit sendiri.
Cukup sudah jadi daerah semata.
Lawan.
Lawan.
Dan lawan.
pak @prabowo pak mentri @bahlillahadalia pemandangan seperti ini beberapa minggu terakhir marak di wilayah sulawesi selatan dan tenggara.
tolong dong di evaluasi, jangan biarkan waktu rakyat habis untuk antrian dan sampai nantinya ada insiden kematian lagi.
🚨 KRISIS ENERGI MAKASSAR: BBM DAN GAS LANGKA‼️
Antrean BBM mengular 7 km di Jl. Perintis Kemerdekaan. 11/9
Warga juga mengantre gas LPG 3 kg hingga larut malam di Campagayya.
UMKM dan ibu rumah tangga terdampak. DPRD Sulsel menduga penyelundupan pasokan subsidi ke luar provinsi.
Pertamina berdalih panic buying.
📹makassar_iinfo muchtamir_
Bung Hatta pernah nemu iklan sepatu di koran. dia gunting. dia simpen di dompet, sepatu itu nggak pernah kebeli sampe beliau wafat
Sepatunya namanya Bally. Merek Swiss, mahal, terkenal di era 1950an, waktu itu beliau menjabat Wakil Presiden RI
Sebenernya kalau mau, Bung Hatta tinggal minta, satu telpon, beres, tapi beliau pilih nabung dan nabungnya nggak pernah cukup karena selalu kepake buat bantu orang lain
Setelah beliau wafat tahun 1980, keluarganya nemu secarik kertas terlipat rapi didompetnya, itu iklan sepatu Bally yang sama, masih disimpan selama puluhan tahun
Bung Hatta pengen sepatu itu. tapi beliau nggak mau pake jabatan buat kepentingan pribadi
Islam nyebut ini wara' menjaga diri dari sesuatu yang sebenernya boleh, tapi takut merusak hati
Guntingan iklan itu bukan simbol kemiskinan, itu simbol bahwa beliau tau mana yang milik negara dan mana yang milik dirinya
Karena itu yang sekarang udah banyak orang yang lupa
@ekualisasi@ikanatassa@DitjenPajakRI bukannya PPH 21 based on total gaji yg di dapat yah, artinya sudah dipotong pajak bulanan berdasarkan perhitungan yang ada, jika dikenakan pajak lagi dri JHT jatuhnya double pajak.
Lagi-Lagi komunikasi yang buruk dari pemerintah @prabowo, mestinya tampil menenangkan rakyat, menyampaikan dengan penuh rasa empati dan meminta maaf.
Tapi hal seperti itu tidak dilakukan.
Shame on you @prabowo
Harga BBM Pertamax resmi naik jadi
Rp 16.250/liter nya
Menteri: 48 orang
Wakil menteri: 56 orang
Pejabat setingkat menteri: 5 orang
Total 109 orang, kabinet paling gemuk sepanjang sejarah Indonesia, tapi sejak 21 Oktober 2024 sampai Juni 2026 belum ada yang bisa dibanggakan selain swasembada beras.
Sudah swasembada pun harga beras masih mahal.
sekarang BBM naik
Pada ngapain aja tuh 109 orang?
Begitulah kisanak cara Tuhan membolak-balik keadaan. Baru kemarin ditinggikan derajat, malam ini sudah dihempaskan.
Dia memberi kekuasaan kepada yang dikehendaki dan mencabut kepada yg dikehendaki.
Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi melakukan penahanan terhadap mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, pada Rabu sore (3/6/2026). Dadan terlihat keluar dari Gedung Bundar Jampidsus dengan mengenakan rompi tahanan berwarna merah muda (pink) setelah menjalani pemeriksaan intensif.
Penahanan ini merupakan langkah cepat tim penyidik Kejagung menyusul penggeledahan di Kantor BGN terkait kasus dugaan praktik jual beli titik dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).
#DadanHindayana #BadanGiziNasional #KejaksaanAgung #MakanBergiziGratis
Ingat baik-baik namanya, Nalince Wamang
Pelajar asli Papua, 17 tahun, tewas ditembak oleh tentara saat sedang mendulang emas di wilayah bekas aliran limbah tambang PT. Freeport demi mencari uang untuk kuliah
Dimiskinkan sistem, dibunuh aparat negara
Never forget, never forgive
NIH GUYS INFO LENGKAPNYA !!!
Kamu pedagang, ojol, freelancer, petani, nelayan, atau punya usaha sendiri?
Ada program pemerintah yang sering diabaikan tapi manfaatnya luar biasa. Namanya BPJS Ketenagakerjaan BPU.
APA ITU BPJS KETENAGAKERJAAN BPU?
BPU singkatan dari Bukan Penerima Upah.
Ini adalah program BPJS Ketenagakerjaan khusus untuk pekerja mandiri yang tidak terikat hubungan kerja dengan perusahaan.
Siapa pun yang bekerja dan menghasilkan uang tapi bukan sebagai karyawan resmi,
bisa dan sangat disarankan untuk daftar BPU.
SYARAT DAFTAR
Syaratnya sangat mudah, hanya dua hal:
- Punya NIK atau KTP Elektronik
- Usia minimal 15 tahun, maksimal belum genap 65 tahun
Tidak perlu surat keterangan kerja, tidak perlu slip gaji,
tidak perlu dokumen dari perusahaan. Siapapun warga negara Indonesia yang bekerja secara mandiri bisa langsung daftar.
Ada tiga program yang bisa diikuti peserta BPU:
1. Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK): Wajib diikuti. Iuran 1% dari penghasilan yang dilaporkan, minimal Rp 10.000 per bulan.
2. Jaminan Kematian (JKM): Wajib diikuti bersama JKK. Iuran tetap Rp 6.800 per bulan.
Jadi paket minimal JKK plus JKM hanya sekitar Rp 16.800 per bulan.
Lebih murah dari segelas kopi kekinian.
3. Jaminan Hari Tua (JHT): Bersifat opsional tapi sangat dianjurkan. Iuran 2% dari penghasilan yang dilaporkan, minimal Rp 20.000 per bulan. Ini adalah tabungan masa depan yang bisa dicairkan.
Info terbaru 2026: Ada keringanan iuran 50% untuk program JKK dan JKM. Untuk sektor transportasi berlaku Januari 2026 sampai Maret 2027. Untuk sektor lainnya berlaku April sampai Desember 2026.
Artinya sekarang adalah waktu terbaik untuk daftar karena iuran sedang disubsidi.
MANFAAT YANG DIDAPAT
Manfaat JKK (Jaminan Kecelakaan Kerja):
Pengobatan dan perawatan medis tanpa batas plafon biaya sesuai indikasi medis. Santunan tidak mampu bekerja: 100% upah selama 12 bulan pertama, lalu 50% mulai bulan ke-13 hingga sembuh. Jika cacat permanen, mendapat santunan sesuai tingkat kecacatan. Jika meninggal akibat kecelakaan kerja, ahli waris mendapat santunan dan beasiswa pendidikan anak.
Manfaat JKM (Jaminan Kematian): Santunan kematian bukan akibat kecelakaan kerja sebesar Rp 42 juta. Biaya pemakaman sebesar Rp 10 juta. Beasiswa pendidikan untuk 2 orang anak, dari SD hingga perguruan tinggi. Total manfaat JKM bisa mencapai Rp 174 juta apabila anak masih sekolah. Syarat untuk mendapat manfaat penuh JKM adalah sudah membayar iuran minimal 3 bulan berturut-turut.
Manfaat JHT (Jaminan Hari Tua): Tabungan yang bisa dicairkan saat berhenti bekerja, pensiun, atau kondisi tertentu. Setelah 10 tahun kepesertaan, bisa diambil sebagian maksimal 30% untuk kepemilikan rumah atau 10% untuk persiapan pensiun.
CARA DAFTAR ONLINE (Paling Mudah)
Langkah 1: Buka browser, kunjungi situs https://t.co/6FhWlDSUfz
Langkah 2: Klik tombol daftar atau mulai pendaftaran BPU
Langkah 3: Masukkan NIK KTP dan data diri lengkap, nama sesuai KTP, tanggal lahir, nomor HP aktif, dan alamat email
Langkah 4: Isi data pekerjaan, yaitu jenis pekerjaan, lokasi kerja, jam kerja per hari, dan estimasi penghasilan per bulan
Langkah 5: Pilih program yang ingin diikuti, minimal JKK dan JKM
Langkah 6: Pilih kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan terdekat
Langkah 7: Setelah data lengkap, klik lanjutkan. Sistem akan menghitung jumlah iuran yang harus dibayar
Langkah 8: Akan muncul kode pembayaran yang dikirim ke email
Langkah 9: Bayar iuran pertama melalui transfer bank, marketplace, minimarket, atau metode pembayaran lain yang tersedia
Langkah 10: Setelah pembayaran berhasil, kartu digital dikirim ke email. Kepesertaan langsung aktif.
Daftar sekarang jangan tunggu kecelakaan terjadi dulu.
Perlindungan aktif terhitung sejak pembayaran iuran pertama,
bukan sejak pendaftaran.
BPJS BPU bukan kemewahan.
Ini adalah jaring pengaman minimum yang seharusnya dimiliki setiap pekerja mandiri Indonesia. Iurannya lebih murah dari parkir motor sehari
We just saw the exact moment a star exploded for the first time ever.
Astronomers have achieved a rare feat: imaging the exact moment a massive star detonated—and the explosion was anything but spherical.
SN 2024ggi, a supernova located 22 million light-years away in the spiral galaxy NGC 3621, was detected a mere 26 hours after ignition. This extraordinarily early discovery allowed researchers to train the European Southern Observatory’s Very Large Telescope in Chile on the event while it was still in its infancy.
Using the technique of spectropolarimetry—which analyzes the polarization of light to reveal geometric structure—the team uncovered a surprising truth: the expanding shockwave was distinctly aspherical, elongated into an “olive” or prolate shape along one primary axis.
This asymmetry means the catastrophic rebound following the star’s core collapse did not propagate uniformly in all directions, directly contradicting the long-standing assumption that the deepest layers of a core-collapse supernova explode spherically.
The progenitor was a red supergiant 12–15 times more massive than the Sun that had exhausted its nuclear fuel, triggering gravitational collapse of its iron core. In most supernovae, the initial shape of this breakout is quickly obscured as the blast wave slams into the star’s outer envelope. Here, however, astronomers captured polarized light signatures of the still-unobscured ejecta, freezing the explosion’s geometry in time.
The discovery carries far-reaching consequences. It strongly suggests that asymmetry is common, if not universal, in the earliest phases of massive-star deaths. Current theoretical models, which often assume spherical symmetry at the core, will need significant revision. Moreover, these distorted explosions could help explain observed peculiarities in supernova remnants, the production of gamma-ray bursts, and the kicking of neutron stars and black holes to high speeds at birth.
By catching a star in the act of dying asymmetrically, SN 2024ggi has given us a vivid glimpse into the violent, chaotic physics that govern the final heartbeat of the universe’s most massive stars.
[🎞️ Artist’s animation of a supernova explosion]
[Unique shape of star’s explosion revealed just a day after detection. ESO, 2025]
Pak Presiden @prabow hal2 seperti ini yg membuat masyarakat marah. Bapak harus tegur & perintahkan menteri untuk dibuat arahan max harga mobil dinas yg boleh. 8 thn terakhir kecenderungan penghamburan anggaran sangat besar, anggaran terus dinaikan setiap tahun tapi output program sama. Akhirnya membuat anggaran2 yg mengada ada 🙏🙏🙏🙏