Saat itu dimasa ngantor di Setiabudi Rumah di cibubur:)
Lrt Harjamukti - Lrt Setiabudi 40K x 22 = 880K
Parkir di St Harjamukti 8K x 22 = 176K
Pertalite 100K sebulan krna pake Beat *Jarak rmh ke st lrt ga terlalu jauh
1.156K se bulan😬
Iseng ngitung biaya commute buat berangkat kerja...
LRT PP:
Rp18.000 × 2 × 22 hari kerja = Rp792.000
Parkir motor stasiun:
Rp8.000 × 22 = Rp176.000
Ojol PP (stasiun ↔ kantor):
Rp12.000 × 2 × 22 = Rp528.000
Jadi total: Rp1.496.000/bulan. 🥲
Ini masih kombinasi motor + LRT + gojek. Yang full naik ojol tiap hari kayaknya bisa jauh lebih mahal.
Kalo biaya commute kalian sebulan habis berapa? 👀
cc : rinaldihilmi
calon manajer kopdes ada yg meninggal saat ikut pelatihan KDMP ala militer
korbannya wanita diduga kelelahan, pingsan dan berujung meninggal dunia. almh udah dipulangkan & langsung dimakamkan
belom banyak media yg up
BREAKING: Seorang siswa SMK di Kudus bernama Muhammad Rafif Arsya Maulidi menulis surat terbuka kepada Presiden Prabowo, menolak jatah Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk dirinya dan meminta anggaran tersebut (sekitar Rp6,75 juta untuk 1,5 tahun) dialihkan sebagai tambahan tunjangan bagi guru-guru yang kesejahteraannya masih memprihatinkan.
Ia berargumen bahwa guru jauh lebih berperan membentuk generasi muda daripada program makan gratis, dan suratnya yang diunggah di Instagram menjadi viral.
Pelajar SMK mengirim surat kepada Presiden, ia menolak menerima MBG dan meminta jatah makan MBG miliknya diberikan untuk kesejahteraan guru. Para pelajar kita, ada yang pikirannya tajam dan halus perasaannya. Rafif Arsya, anda membuat sejarah.
🔥🔥🔥🔥🔥
Pemilu 2029, pemilihnya:
1) Anak-anak yang baru pertama punya hak pilih, dikasih makan MBG selama tahunan.
2) Ortunya anak-anak kelas menengah ke bawah yang dapat MBG setiap hari, gak perlu repot nyiapin makanan dan budget buat anaknya.
3) Masyarakat grassroot yang dapet kontrak kerjaan dari SPPG, buat masak MBG, nyopirin mobil nganterin makan ke sekolah, dapet kerjaan tetap dari situ.
4) Para pedagang dan petani yang hasil bumi dan jualannya diborong oleh ribuan SPPG setiap hari.
5) Sarjana baru yang keterima jadi ribuan PPPK di bawah BGN, jadi ahli gizi dan pelaksana lapangan.
6) Para pejabat dan aparat yang buka yayasan jadi SPPG meski dengan segala konflik kepentingan.
7) Para elit yang dukung kekuasaan supaya mereka tetap bisa dapat konsesi HGU atau IUP buat buka hutan, nanam sawit, dan tambang.
8) Anggota ormas yang nurut buta sama pemimpin dan elitnya, sementara elitnya dikasih konsesi tambang.
9) Para grassroot yang menerima bantuan sosial bertuliskan "istana" setiap ada pejabat blusukan.
10) Para pejabat yang tunjangannya 10-20 kali lipat gaji rata-rata rakyat di kotanya sendiri ditambah segala fasilitas yang ada.
***
Mereka akan memilih siapa lagi kalau bukan petahana atau penerusnya?
Kalian masih percaya politik elektoral?
Ada calon yang cukup kuat yang bisa melawan itu semua?
Faktanya, menurut Policy Research Center (PRC) 88,5% manfaat dari Program MBG dinilai mengalir ke elite dan pejabat politik (44,5%) serta mitra dan pengelola SPPG (44,0%).
Bukan kepada anak-anak yang menjadi penerima utama (hanya 6,5%) apalah lagi para guru yg 'hanya' kecipratan repotnya saja.
Obrolan yg saya curi dengar dari para mitra/pengelola SPPG di acaranya Badan Gizi Nasional di Bekasi kemarin juga topik fokusnya ke mereka. Mereka yg denial juga adalah bagian dari 88,5% 'penerima manfaat'.
Kabar buruk
Prabowo blusukan ke pemukiman pinggir rel Senen dan menyerap aspirasi warga, ia berjanji segera membangun hunian layak bagi masyarakat dikawasan tersebut.
Kabar buruknya pemerintahan Prabowo sampai saat ini tidak mampu memberikan hunian yang layak bagi para korban bencana disumatera. Ya wajar saja mereka rakyat sumatera susah terbiasa di anak tirikan di republik ini beda kelas sama yang di jawa
2 Penyiram air keras pada Novel Baswedan (2017) adalah anggota Brimob Polri
4 Penyiram air keras pada Andrie Yunus (2026) adalah anggota Badan Intelijen Strategis TNI
Polri dan TNI.
Jika aparat telah jadi penjahat, apakah negara masih bisa menjamin keamanan warganya?