Sosok Pria yang mengaku Tentara & cekcok dengan pejalan kaki di atas trotoar Kecamatan Pancoran Mas akhirnya terungkap.
Perwira Staf Intelijen Kodim 0508 Kota Depok, Mayor Inf. mengatakan pria tersebut bernama Syaiful Anwar merupakan karyawan swasta
Jaksa Penuntut Umum (JPU) menyebut polemik dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo bermula dari unggahan fotokopi ijazah S1 di media sosial X oleh kader PSI, Dian Sandi Utama, pada 1 April 2025. Dalam unggahan tersebut, ijazah itu disebut sebagai ijazah asli.
Hal itu disampaikan jaksa saat membacakan surat dakwaan terhadap Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis, 2 Juli 2026. Menurut jaksa, unggahan tersebut kemudian memicu perdebatan luas di ruang publik.
Jaksa juga mendakwa Dokter Tifa menyebarkan informasi yang dimanipulasi terkait keaslian ijazah Jokowi, termasuk melalui sejumlah acara talk show dan media sosial, tanpa melakukan verifikasi, konfirmasi, maupun meminta izin kepada Jokowi sebagai pemilik dokumen.
Dalam dakwaan, jaksa turut menyebut hasil pemeriksaan Laboratorium Kriminalistik Polri menyatakan ijazah Jokowi identik dengan 14 ijazah pembanding milik alumni UGM. Atas perkara tersebut, Dokter Tifa didakwa atas dugaan pencemaran nama baik dan fitnah.
https://t.co/PLN9TDjgLQ
Pemotor di Trotoar Tanpa Pelat Nomor Mengaku Tentara saat Ditegur Pejalan Kaki di Depok .Bukan Ngasih Contoh Malah Main Tentara Tentaraan Aksi.
Kalo benar TNI harusnya malu dan ngasih contoh!
Dokter Tifa kembali menegaskan bahwa Presiden ke-7 RI Joko Widodo wajib menunjukkan ijazah asli di persidangan terkait polemik yang tengah bergulir. Hal itu disampaikannya usai menjalani sidang kasus dugaan pencemaran nama baik dan fitnah.
Menurutnya, perkara yang menjerat dirinya merupakan delik aduan sehingga pihak terkait, dalam hal ini Jokowi, seharusnya hadir untuk membuktikan dokumen yang dipersoalkan. Ia menilai hal tersebut penting untuk memperjelas duduk perkara di persidangan.
Dokter Tifa juga menegaskan akan menjelaskan secara rinci analisis yang dilakukannya terhadap dokumen ijazah yang beredar. Ia menyebut tidak melakukan manipulasi apa pun dan siap memaparkan seluruh analisisnya di hadapan majelis hakim.
Baca selengkapnya: https://t.co/Fjv7CMcMfY
SIL/AS
#iNews #DokterTifa #IjazahJokowi #Persidangan
Penyidik KPK asalkan jujur, tolol sekalipun pasti akan bisa membedakan antara Koruptor atau bukan.
Si Juling bilang 17 hari sebelum Bupati di OTT amplop sdh dikembalikan (OTT tgl 29 Juni 2026, dikembalikan 12 Juli 2026), jujur kah….??
Tidaaak..!!.
Si Juling tidak cerita kalau amplop itu sempat ngendon dulu selama 10 hari, sebab amplop yg katanya “ditinggalkan” itu terjadi saat audiensi tanggal 02 Juni 2026.
Kenapa ngendon sampai 10 hari ?
Logikanya gimana ?
Ya karena info A1 intel Kuningan langganan pejabat itu sudah bocorin tentang adanya rencana OOT si Bupati.
Dasar maling ya tetap maling aja lah, mau berlakon gimana juga tetap kecium, cuma dari kemarin si Juling ini emang mujur aja, karena masih ada aja intel jahanam yg jualan info bocoran OTT ke pejabat korup demi imbalan 100-200jt.
Grojogan Sewu - Tawangmangu
Tempat wisata hancur karena preman dan pungutan liar dari awal masuk sampai ke atas. Biarkan ini menjadi contoh bagi yg lain bhw lumpuhnya Pemda yg lemah thdp premanisme dan akibatnya matinya ekonomi wisata.
Bener banget ini kita sekolah sampe kuliah biaya sendiri ,nyari kerja biaya sendiri ,apa apa sendiri ,giliran mau terima gaji sdh di potong duluan ,sial banget emang
Dosen dan sekaligus Alumni UGM :
DR. Edi Hardum, SH., MH, menyatakan, bahwa: IJAZAH Jokowi PALSU
Kalau Asli Sudah Pasti Pamer Dari Dulu,
Palsu Makanya Gak Berani Datang Sidang
PENGECUT!!!
#JokowiPengecutHina#JokowiPengecutHina
Air mata setelah tertangkap itu namanya konsekuensi, bukan penyesalan.
Kalau memang peduli pada kehormatan, seharusnya rasa takut itu muncul saat menerima suap, bukan saat memakai rompi oranye. 🍊💸
#KorupsiBukanKhilaf#HukumHarusTegas