@opunx99 @pupanaya@GoodRecom "Jika yang di dukung hal yang benar, kenapa tidak?", skrg dgn logika yang sama, "Jika influencer itu mengkritisi hal yang salah, kenapa tidak?". Bro tll memaksakan supaya orang sekolam dgn dirimu. Demokrasi justru tumbuh seimbang dengan kritik, masukan dan pembenahan
@bengkeldodo Dalam foto setidaknya ada 8 orang perwakilan Ojol, dan yang Anda hadirkan hanya tentang Cang Rahman, yang lainnya driver aktif sejak kapan?
@Mdy_Asmara1701 Bung @ekopatrio , biasakan sebelum bertingkah tuh jangan setelah ketakutan baru minta maaf, minimal jangan bertingkah deh. Anda pejabat, bukan lagi pelawak. Coba kalo gak rusuh gini, emg iya mau minta maaf?
@patillele4364@RahayuSaraswati Jeng @RahayuSaraswati yg gini", kamu nonton gak? Kalo nonton, coba dipikirin, diresapi & coba turun dong. Buka mata dong, masih banyak nih para UMKM yg sulit berkembang karena masalah birokrasi, belum lg baru meritis udh dipajakin, mana kdg pajaknya lebih tinggi drpd yg didapat
@cfc_star@ARoss89777394@Jateng_Twit Jabatannya politik, kebijakan yg dikeluarkan politik, warga menggunakan hak suaranya dan krn alasan politik jg gak salah kyknya bang, apanya yg mau ditunggangi? Krn mmg semuanya alasan politik, sudah tau alasannya politik, kemudian kenapa harus arogan?
@fellowhumanbeen@CryptoStainz@ZagrosianKay@AMuirhen@DaveBest07@UtdXclusive Oh God, I'm sure everyone knows Milan. The problem here is that someone mentioned the UCL as the standard of assessment. Therefore, someone asked, if the UCL is the benchmark, does that mean Nottingham Forest is also better than the big clubs that don't have the UCL trophy?