ᅠ ᅠ
Selimut kabut melingkupi kami, bentengi 𝗌͟𝗎͟𝗋͟𝗀͟𝖺 yang menjejak di 𝖻͟𝗎͟𝗆͟𝗂. Baskara menegur hingga senja merengkuh; antarkan langkah kembali ke persemayaman abadi. Nusa ‘kan lestari dari jamahan jiwa nang keji, sebab ini rumah milik kita 𝙨𝙚𝙣𝙙𝙞𝙧𝙞.
ᅠ ᅠ
ᅠ
Di sinilah kamu dilahirkan; dari tanah tandus berlimpah bibit menjadi bunga-bunga bermekaran. Semesta berikan dua (2) hadiah kelahiran kepada yang dianugrahkan.
Ikuti syarat-syarat tertera.
Tutup pada tanggal 16 Februari 2024. Pukul 17.00 WIB.
ᅠ
ֶ₊˚⊹ ᰔ
Home is where the heart is–and our hearts are in college festivals! Whisper lovers’ spells, so lured, they crossed the pulpy border. Fearful that they would be caught, the young lovers cast a spell and the kissing booth appeared. 𝘝𝘢𝘭𝘦𝘯𝘵𝘪𝘯𝘦’𝘴 magic or curse?
Falling for you is a privilege, an honor I don’t take lightly, shall we seal it with a kiss? A kiss is about to start, but the regulations? It’s written down here. And heed this warning: the gate will be shut promptly on Feb 7 at 8 PM (UTC+7) sharp! 💋💌
Setelah arungi rintangan selama satu minggu. Jatuh dan bangun ajarkan saya berusaha terus melangkah ke depan. Saya, Dilan, gagal lambungkan nama menjadi Sang Jawara, namun pulang dengan bekal 'tuk raih pengalaman selanjutnya.
Setelah arungi rintangan selama satu minggu. Jatuh dan bangun ajarkan saya berusaha terus melangkah ke depan. Saya, Stevan Paris Kuncoro, gagal lambungkan nama menjadi Sang Jawara, namun pulang dengan bekal 'tuk raih pengalaman selanjutnya.
Gertakan pemuda pijarkan semangat membara dan cahaya gemintang mereka. Saya, Asgar, berdiri sebagai Jawara bertahan tuntaskan misi 'tuk kokohkan generasi meraih masa depan yang lebih berapi-api.
Gertakan pemuda pijarkan semangat membara dan cahaya gemintang mereka. Saya, Apang, berdiri sebagai Jawara bertahan tuntaskan misi 'tuk kokohkan generasi meraih masa depan yang lebih berapi-api.
Setelah arungi rintangan selama satu minggu. Jatuh dan bangun ajarkan saya berusaha terus melangkah ke depan. Saya, Raden Rauf von Cipuy, gagal lambungkan nama menjadi Sang Jawara, namun pulang dengan bekal 'tuk raih pengalaman selanjutnya.
Setelah arungi rintangan selama satu minggu. Jatuh dan bangun ajarkan saya berusaha terus melangkah ke depan. Saya, Arshani Gemintang Wardani, gagal lambungkan nama menjadi Sang Jawara, namun pulang dengan bekal 'tuk raih pengalaman selanjutnya.