Udah coba rekap semaleman. Dari 57 Wamen yang ada di Kabinet, 37 diantaranya merangkap jabatan sebagai Komisaris BUMN.
Persentase nya nyentuh angka 64.9%. Ini bukan lagi pencilan atau anomali, ini angka yang besar, bahkan bisa dikatakan MAYORITAS. Dan ini baru Wamen, belum petinggi dan pejabat lembaga atau badan setingkat menteri.
Awalnya mau bedah nama satu-satu, tapi dari angka itu seharusnya sudah menjelaskan, tidak perlu dibedah, kalian coba cari contoh 10 Wamen, seharusnya 6-7 diantaranya merangkap Komisaris BUMN.
Maaf ya teman-teman, jujur panik bahas hal ini, apalagi ada riwayat akun kena suspend, followers belum besar, tiba-tiba dapet impresi tinggi, jadi masih belum berani. Mungkin pertimbangannya bakal tulis artikel aja nanti untuk detail lengkapnya.
Btw ada nama "lucu" lagi di jajaran Komisaris BUMN, bukan akademisi, bahkan riwayat pendidikannya pun saya tidak nemu, mungkin bakal spill tipis kayak sebelumnya.
LDII dan Diskominfo Jember Cetak Jurnalis Muda dari Kalangan Generasi Digital
DPD LDII Kabupaten Jember bersama Biro Komunikasi, Informasi, dan Media (KIM) DPW Jawa Timur dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Jember menggelar Pelatihan Jurnalistik. Kegiatan yang bertempat di Aula DPD LDII Jember tersebut diikuti sekitar 85 pemuda perwakilan dari PC LDII se-Kabupaten Jember, Sabtu (20/6)
“Kemampuan literasi digital menjadi salah satu kebutuhan penting di tengah cepatnya penyebaran informasi di ruang digital,” ujar Kabid Media Diskominfo Jember, Sandi Cahyono.
Ia menilai, keterampilan mengolah informasi secara akurat dan bertanggung jawab diperlukan, agar masyarakat tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga produsen informasi yang kredibel. “Di tengah arus informasi yang sangat cepat, kemampuan menghasilkan konten yang informatif dan dapat dipertanggungjawabkan menjadi semakin penting,” ungkapnya.
Selengkapnya berita di website:
https://t.co/9Wqgvrx7Q9
kebijakan yang disarankan Anies untuk prabowo:
- Pendidikan harus jadi prioritas utama, bukan alat politik
- Pos jabatan harus diisi orang kompeten
- Kebijakan harus berbasis data dan ahli, bukan ide mendadak
- jangan sampe ada orang dari antah berantah tiba tiba jadi komisaris atau dirut
- Kalau tidak dibenahi, orang terbaik Indonesia lebih memilih kerja di Singapura
- kalau mereka kerja di luar negeri jangan di cap kacang lupa akan kulit
Anda miskin, kami beri makan bahagia? Bahagia.
Masalah kemiskinan selesai? Tidak.
itu pendekatan politik, bukan teknokratik
@bnfi_id Ana Nunggu Demonya GEDE BANGGET Sehhh Kayak 1998 Jadi Ana Bisa Beneran BAKU HANTAM Kayak Dulu Hahaha! Sekarang Emosi Dilampiasin Di NGATA NGATAIN REZIM DI INTERNET Ajah...ANA GAK BAKAL LAMA LAGI...TAPI ANA BERTAHAN AGAK LAMA...SOALNYO ANA MAU KAWIN SAMA IDOL IMUT DI TOKYO HAHAHA!
ALERTA
Represi dan Kriminalisasi terhadap teman-teman massa aksi meluas di beberapa kota.
- Aparat di Surabaya menahan sekitar 20 orang setelah massa menyampaikan aspirasi di Grahadi.
- Aparat menahan 29 orang di Bandung pada aksi sebelumnya.
- Polda Metro Jaya menangkap satu kader PMII Bekasi di rumahnya lalu menetapkannya sebagai tersangka di Cikarang.
Kami menuntut pembebasan seluruh kawan kami!!
@tanyarlfes berita apapun plis jangan pakai AI.
kalo udah tahu AI, PLIS FOTONYA GAUSAH DI POSTING.
better posting beritanya aja, kalo gaada fotonya, pakai foto asli keadaan asli aceh sekarang gimana.
AI itu cuma jadi penebar fitnah
Sejumlah massa yang tergabung dalam Forum Suara Masyarakat Lampung (FSML) menggelar aksi unjuk rasa menolak kedatangan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang sedang menjalani safari politik di Lampung, Sabtu (27/6). Aksi yang didominasi emak-emak itu berlangsung di kawasan Tugu Adipura, Bandar Lampung.
Dalam orasinya, Koordinator Lapangan Gunawan Parikesit menyampaikan kritik terhadap kepemimpinan Jokowi. Salah seorang peserta aksi, Merry, juga menyinggung kepemimpinan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang dinilainya belum memiliki kemampuan memadai untuk memimpin negara.
Massa juga menyoroti polemik dugaan ijazah palsu yang dikaitkan dengan Jokowi. Mereka membawa spanduk bertuliskan, "Pak Jokowi jika Anda negarawan, tunjukkan ijazahmu agar tidak ada kegaduhan," serta mendesak agar ijazah asli Jokowi diperlihatkan kepada publik.
Jokowi diketahui tengah menjalani safari politik di Lampung pada 26-28 Juni 2026. Selama kunjungan, ia menghadiri sejumlah agenda, termasuk Rakorda PSI, menerima gelar adat kehormatan Baginda Pemuka Bangsa dari lima kerajaan adat Lampung, bertemu relawan dan tokoh masyarakat, menyapa pelaku UMKM, hingga mengunjungi sejumlah pondok pesantren.
📸: Dok. kumparan.
Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.
📝: newsupdate | update | news | vidol | R176 | E070
#bicarafaktalewatberita #kumparan
Fatimah : MBG itu sebenernya program pemenuhan gizi atau pemenuhan janji, jangan mentang2 ini janji kampanye jadi seolah-olah rakyat lah yang menuntut dan mau.