tolong @LAPOR1708 atasin pembakaran sampah yang terjadi di belakang komplek puri cinere hijau depok. pembakaran sampah dari pagi siang malam ga kenal hari, ga kenal ujan badai. Di dalam rumah saya sampe berkabut kalo mereka bakar sampah. Saya punya balita 2 tahun yg batuk terus.
โ ๏ธ Rantastia & UIMP fakta scam dunia pendidikan tinggi Indonesia level kronis โ ๏ธ
Dari dua video ini, pendiri UIPM untuk menyusun kalimat runut yg bisa dimengerti orang lain pun sangat kesulitan.
Fakta menyedihkan bagi kita adalah ratusan orang sudah mendapat gelar dari dia ๐ญ
Kemampuan komunikasi Rantastia dalam berbahasa Indonesia (video kiri) masih mending pelajar SMP & SMA menurut gue.
Makin darah naik kita saat Rantas si tentara PBB ini berbahasa inggris dalam videonya
Mungkin TNI @Puspen_TNI atau Polri @DivHumas_Polri mau bergerak usut sebab unsur pidana pasal 378 KUHP dan pasal 492 KUHP
PBB selalu dia comot supaya bisa jual sertifikat & award bodong yg berkaitan dengan militer dan bidang pendidikan internasional
(OPEN ADOPT KUCING) Open adopt kucying abu ini karna aku sudah punya dua kucing dan tiba-tiba kucing ku lahiran 4 anak kucing lucu-lucu. Siapa yang berminat, monggo DM aja -Ciputat, tangsel
Mba gue juga suka ngasal gitu makein baju sraddha, kadang gue langsung ganti aja soalnya bikin sakit mata. Sekarang lumayan sih, dia suka nanya โpake baju ini sama ini gapapa ka?โ Wkwkwk kasian tau anak kecil belom bisa ngomong
Please laaaah walaupun anak kecil belom tau baju apa yang di pakein emaknya tapi jangan asal-asal gitu loh :โโโ) masa warna merah di tabrakin orange ditabrakin pink ๐ฅฒ๐ฅฒ
I am beyond disgusted. Using genocide of the people in Palestine for your campaign? I will never, ever, buy anything from Zara, ever again. This is absolutely cruel, heartless and evil. Mocking more than 20 thousand deaths of Palestinian people for a freaking campaign?? Udah gila marah aku banget liat ini. #BOYCOTTZARA
Ada yang membenarkan kejadian penjarahan ini karena ada keterangan dari pihak Nestle yang menyatakan, โHingga (karena itu) kami membiarkan warga mengambilnya."
Harap dimengerti kalimat dari pihak Nestle tersebut. Di sini ucapan pihak Nestle adalah: membiarkan! Bukan "membagikan". Pernyataan itu jelas bahwa kegiatan menjarah sudah terjadi, lalu pihak Nestle membiarkan.
Yang bagi saya sangat bermasalah adalah: mental menjarah. Dan itulah yang terjadi.
Pihak Nestle itu sedang mengalami musibah, yaitu kecelakaan. Seharusnya warga itu menolong. Meminggirkan barang-barangnya. Menyelamatkan segala aset korban sebisa mungkin.
Hal ini sama dengan sebuah mobil pengangkut bawang merah yang dijarah. Akhirnya pemilik yang dirugikan juga "mengikhlaskan" bahkan tak mau diberi ganti rugi. Lalu apakah itu lalu membenarkan penjarah? Tentu tidak.
Kecelakaan truk Nestle bagaimanapun adalah musibah. Pasti ada yang dirugikan dari kejadian itu. Perkiraan saya, pihak yang paling berat menanggung kerugian adalah sopir selaku pihak yang lengah dan ceroboh.
Kira-kira, berapa banyak denda yang harus ditanggung oleh sang sopir?
Kira-kira, jika memang susu yang dijarah itu bisa "diuangkan", apa tidak lebih baik untuk membantu sang sopir?
Mental menjarah itu yang harus diperbaiki. Harus kita lawan. Minimal kita mengingatkan. Jangan malah mencari pembenaran.
Jelas penjarah itu mengambil sesuatu yang bukan haknya. Jelas!