❗TOLONG SIAPAPUN UNTUK BANTU UP KASUS KORBAN SEXUAL HARRASMENT DR. KANDUNGAN DI GARUT❗
(disclaimer : korban g mau show up,jd mohon untuk memaklumi nya)
Kronologi :
Pada tanggal 24 juli 2024 korban melakukan usg pertama di Klinik Karya Harsa. Saat melakukan usg kedua,korban mulai merasakan Sexual Harrasment yang dilakukan salah satu dokter disana. Dr yang memeriksa korban adalah Dr.Iril (sudah meminta izin korban untuk tidak di sensor nama pelaku). Korban berusaha untuk positif thinking saat pelaku memasukan setengah jari nya masuk ke BRA korban dan menanyakan bagian atas perut basa basi. Tiba2 pelaku bertanya pada korban menawarkan solusi untuk lahiran di bantu oleh dr tersebut (pelaku pelecehan).
Saat usg ke 3/usg terakhir tanggal 24 september 2024 usia kandungan 37 minggu tiba2 dr. Pelaku menyarankan korban untuk cek pembukaan,suster yang mendampingi membuka sebelah celana korban untuk mengecek. Saat lanjut usg, dr. Pelaku meraba payudara korban sampe ke puting nya,pelaku juga mengelus paha korban pada saat celana korban belum terpasang. Korban sempat menepis tangan dr. Pelaku.
Korban sempat bertanya kpd bidan lain,dan katanya itu tidak termasuk prosedur medis kecuali ada indikasi yang harus dilakukan usg penuh. Korban berharap dr pelaku pelecehan ini mendapatkan efek jera.
Dilampirkan bukti video saat korban usg,dan beberapa komentar yg trnyata korban dari dr. Iril (dokter yang melakukan pelecehan)
- Silva Lee
@neVerAl0nely Karena merasa terancam, mereka memutuskan untuk minta pendampingan polisi namun ditolak. Ada momen unt memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kpd masyarakat, tapi ditolak dan berakibat jatuhnya korban jiwa. Apa penjelasan @DivHumas_Polri ttg ini???
@neVerAl0nely “POLISI GAK MAU” kalo ga viral atau duit dulu gak mau kerja.
sumpah beneran makin kesini jadi musuh masyarakat anjir. udah digaji aja ga niat kerja 🙂
@niki_tipaah Cuma mau mengingatkan, dalam Islam anak itu punya hak, hak hidup dan berkembang, hak mendapatkan perlindungan dan penjagaan, hak mendapatkan nafkah dan kesejahteraan, hak mendapatkan pendidikan. Kalau dirasa ga mampu memenuhi itu, stop berkembang biak. Dah gitu aja.
Dear @Gerindra
Seharusnya yg lu suruh minta maaf itu pihak catering yg menyediakan makanan,
Kenapa ini jadi siswa yg merekam yg minta maaf?
Parah ini....
Kalau partai sampai mengintimidasi anak sekolah 🤦
#intinyadeh anak boss toko roti nganiaya karyawan sampe berdarah2.
Pelaku dateng ke toko, langsung ke belakang, pesen Grabfood. Pas Grabfood dtg, pelaku nyuruh korban anterin ke kamar pelaku. Korban gak mau, krn bukan jobdesc dia sbg kasir dan korban lg ngerjain yg lain.
(1/2)