A scene from movie Citizen Vigilante that was released twelce days ago, and it's banned from screening in all of Europe.
Hammer plays an expat who turns vigilante against migrant rapists and corrupt officials after a girl's brutal attack, inspired by a real 2016 Hamburg case.
Yustina Yuniarti harus berjalan kaki sejauh 6 kilometer untuk mengajar di SD Katolik 069 Wukur, Sikka, Nusa Tenggara Timur.
Yustina sudah mengajar di sekolah ini selama 11 tahun. Saat ini, dia digaji Rp150.000 per bulan.
Sebuah mobil Toyota Calya ber plat D 1640 AHB diamuk warga setelah nekat melawan arah di Jalan Gunung Sahari Raya, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu (25/2/2026) sore. Peristiwa ini memicu kejar-kejaran antara pengemudi dengan warga, sekaligus menimbulkan kerusakan pada beberapa kendaraan.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold Hutagalung menjelaskan, pengemudi melawan arah karena ingin menghindari kemacetan. "Pengemudi melaju dari arah Ancol menuju Senen sekitar pukul 17.15 WIB. Karena macet, yang bersangkutan mengambil jalur berlawanan arah sehingga memicu kemarahan pengendara lain," ujar Reynold.
Saat ini, pengemudi beserta kendaraan telah diamankan Unit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Pusat untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga melakukan tes urine guna memastikan kondisi pengemudi saat kejadian serta masih mendalami penyebab pasti insiden tersebut.
video: amq_mnl
Seorang perempuan penyintas kekerasan seksual menjadi sorotan publik usai mengunggah video pernyataan melalui akun Instagram pribadinya, @cintaruhamaamelz, pada Minggu (15/2/2026). Dalam video tersebut, ia secara terbuka mengungkap identitas pria yang diduga telah memperkosanya.
Langkah itu disebut sebagai bentuk perlawanan karena ia merasa mengalami tekanan, pembungkaman, serta ketidakjelasan dalam proses hukum yang sedang berjalan.
@LaLigaLocaID Paragraf ketiga, kalimat terakhirnya bikin bingung:...kendati ia lahir di Roma saat Diego membela Lazio, klub favorit Francesco Totti -> sejak kapan Totti suka/memfavoritkan Lazio ? Totti adalah kapten legendaris rival sekota Lazio yaitu AS Roma.
Pendidikan, Tujuan Dibentuknya Provinsi NTT
Anak kecil di Kampung Ngada, Flores, Nusa Tenggara Timur bunuh diri. Anak yang cerdas dan ramah di sekolah itu meninggalkan surat untuk mamanya yang berisi permintaan: "Mama, saya minta buku dan pena." Pemimpin daerah mesti bertanggung jawab atas kejadian memilukan itu.
Bila melihat sejarah, tujuan tokoh-tokoh dari Flores ingin membentuk Provinsi NTT adalah pendidikan. Untuk mewujudkannya, pada 1957 delegasi Partai Katolik Timor yang dipimpin Frans Sales Lega menemui Menteri Dalam Negeri Sanusi Hardjadinata.
“Berapa sarjana kamu punya untuk bikin provinsi?” tanya Mendagri Sanusi kepada Lega.
“Justru supaya kami bikin sarjana, kami mau bentuk provinsi,” jawab Lega.
Mendagri Sanusi kemudian datang ke Kupang untuk menyaksikan sendiri semangat kehidupan Timor, Flores, dan Sumba, untuk membentuk provinsi sendiri. Akhirnya, pada 1958 Provinsi Nusa Tenggara dipecah menjadi tiga provinsi: Bali, NTB, dan NTT.
Twitter, do ur magic.
SEMUA ORANG HARUS BACA
Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus.
Roh kudus berkenanlah bekerja melalui utas ini.
Tuhan Yesus, terjadilah menurut kehendakMu.
Darah Yesus, lindungi keluarga semua pihak yang berusaha bersuara.
#intinyadeh viral video penangkapan jurnalis Royman M. Hamid oleh Polresta Morowali bersenjata lengkap.
Terlihat Royman minta dokumentasiin surat penangkapannya, Kasatreskrim gak kasih, lalu Royman dipiting, diseret.
Royman biasa lakukan jurnalisme advokasi ttg konflik agraria.
Saya heran membaca pernyataan @Kemlu_RI re Venezuela yg sangat standar dan sama sekali tidak menyebut Amerika Serikat. Sejak kapan kita sungkan/takut mengkritik kawan yg lakukan pelanggaran hukum internasional ? Kenapa Menlu @Menlu_RI Sugiono sampai sekarang tidak bersuara, padahal dunia menunggu pandangan 🇮🇩 sbg pemain Global South yg penting. Ini momen 🇮🇩 perlu percaya diri menunjukkan sikap, sama ketika kita dulu menentang invasi AS thdp Iraq. Bebas aktif itu artinya BERANI berpendirian. Bermitra dgn AS, dan dgn negara manapun, tidak boleh menjadikan 🇮🇩 negara penurut yg mengorbankan hal2 yg prinsipil.
Diujung thn 2025, sy sampaikan 4 kritik (dan saran) utk @Menlu_RI Sugiono. Semoga beliau tidak defensif menerimanya karena yg saya sampaikan ini mewakili pandangan sebagian besar masyarakat pecinta politik luar negeri kita. Semoga pula dapat menjadi bahan renungan yang bermanfaat u/ para eksekutor diplomasi🇮🇩. Silahkan disimak & dikomentari & dikutip. Salam diplomasi, Dr. Dino Patti Djalal