โ
โ โ โ All those dreams were just
part of my unfulfilled hopes.
Hopes and Promises turned
into dusts. All those
kisses and hugs evaporated
into vague images. โ
โโโโโโโโโโโโโโโโโโโ
โ โฌ #MKNRRP
โ โ โฌ MVRP
โ โ โ โฌ โ + โก ?
โ
@0fVermilion "........." teringat tentang diet dengan makanan yang ia akan makan sekarang, "....sedang libur."
membuka kantong plastik dan mengeluarkan box itu, membukanya dan membuka cup bulat kecil berisi saus khusus.
"eh.. cuma ada satu sumpit- mm- wajar sih, apa kau masih mau?"
@0fVermilion "tentu tidak akan marah selama dia tidak mengecek kamarku."
jawabnya dilanjut dengan tawaan kecil, "kemari, Kou-chan, kita cari tempat." ajaknya yang membawa ke sebuah bangku taman dengan meja bundar di tengahnya.
Masamune duduk duluan lalu menepuk bagian bangku di sebelahnya.
@0fVermilion pandangan pria itu beralih ke langit yang tidak lama kembali turun ke wanita yang tengah berbicara dengannya.
"Gyoza." menunjukan wadah bungkus dari pangsit itu, "aku hanya sedikit lapar jadi membeli gyoza, apa kau mau menikmatinya bersamaku?"
@0fVermilion terkekeh saat melihat reaksi wanita itu, apakah keduanya bertemu secara tidak sengaja?
"Kou-chan, apa yang kau lakukan malam-malam seperti ini diluar?"
ใ ก
Jelasnya yang lalu menunjukkan buket bunga yang ia beli, "kau sangat sibuk, jangan lupa kalau aku itu ada, bodoh."
Memberinya buket bunga lalu mencubit kedia pipinya sebagai hukuman.
@0fVermilion
Menempelkan sebungkus coklat panjang ke punggung @0fVermilion,
"ini adalah pisau, kau akan menjadi sandera oleh kriminal kelas atas sepertiku. Sekarang angkat tangan dan lakukan apa yang aku bilang."
Ucap pria bersurai gelap itu sambil memegang sebuket bunga di belakangnya.
@0fVermilion "Yo... Kou-chan, kejuta-- eee kau hampir membunuhku?"
Menghembuskan nafas, "kalau aku mati bagaimana.." menaruh coklatnya di tangan sang gadis lalu mencubit pipi Kouko dengan kencang sebelum mengambil satu langkah dan mengecup bibirnya.
"Aku merindukan orang bodoh ini."
ใ ก
ใ ก
bangku yang hanya muat untuk satu orang, "Kou-chan Kou-chan.." menepuk pangkuannya agar Kouko juga duduk.
Hampir 15 menit berlalu, Museum dengan bangunan tua yang perkiraan dibangun sekitar tahun 1600-an pun terlihat jelas.
"Sepertinya kita disini, Kou-chan- aku butuh
ใ ก