SMA Negeri 1 Pontianak menegaskan pihaknya menolak untuk ikut ulang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026 yang diusulkan oleh MPR. Pernyataan sikap tersebut disampaikan Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Pontianak, Indang Maryati, melalui unggahan di akun Instagram @smansaptk.informasi pada Kamis, 14 Mei 2026.
"SMAN 1 Pontianak menyatakan tidak akan terlibat dalam pelaksanaan lomba LCC yang diulang, sebagaimana informasi yang disampaikan oleh MPR RI," tulis keterangan di unggahan tersebut.
Pihak SMAN 1 Pontianak menghormati hasil lomba yang telah ditetapkan dan menyatakan dukungan penuh kepada tim SMAN 1 Sambas untuk mewakili Kalimantan Barat di tingkat nasional nantinya. Langkah yang diambil merupakan bagian dari ikhtiar untuk memperoleh klarifikasi demi terwujudnya pelaksanaan lomba yang transparan, objektif, dan akuntabel, tanpa adanya maksud untuk menyerang pihak mana pun.
"Kami menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan berbagai pihak, serta menegaskan penghormatan terhadap hasil yang telah ditetapkan. Dukungan penuh juga kami berikan kepada perwakilan Kalimantan Barat di tingkat nasional," ungkap mereka.
Sejak awal, SMAN 1 Pontianak menegaskan pihaknya tidak memiliki maksud untuk menganulir hasil lomba, melainkan menuntut kejelasan terkait hasil poin-poin yang dipersoalkan kepada pihak penyelenggara. Langkah yang dilakukan tidak juga bermaksud untuk menyerang ataupun menjatuhkan kredibilitas lembaga, penyelenggara lomba, maupun individu tertentu.
๐ธ: Dok. Youtube MPRGOID.
Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.โ
๐: newsupdate | update | news | oneliner | R176 | E018
#bicarafaktalewatberita #kumparan
Siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra ucapkan terima kasih kepada netizen atau masyarakat Indonesia atas bantuan untuk memviralkan ajang cerdas cermat MPR, Rabu (13/5/2026).
~RS
Pemerintah Kabupaten Wonosobo terus memperkuat komitmen menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan inklusif melalui Safari Sekolah Ramah Anak di SD Negeri 1 Jogoyitnan, Senin (11/5/2026).
Seserepan Busana & Latihan Prajurit Rambah V Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat.
Setelah resmi diterima, angkatan prajurit keraton terbaru ini mendapatkan pelatihan baris berbaris dan berbusana untuk bertugas di Keraton Yogyakarta
#KratonJogja
Lomba cerdas cermatnya gagal total, tapi pelajarannya sukses besar, bahwa di negeri ini, kadang yang menentukan bukan kebenaran, tapi siapa yang sedang berkuasa di meja juri.
๐ฅ: @LIPUTAN6
Lomba cerdas cermatnya gagal total, tapi pelajarannya sukses besar, bahwa di negeri ini, kadang yang menentukan bukan kebenaran, tapi siapa yang sedang berkuasa di meja juri.
๐ฅ: @LIPUTAN6
Nyesek banget liatnya.. ๐ฅบ
Awalnya akun TikTok @/selfmadediamond lagi rekam video biasa di Jembatan Cangar, Batu. Gak sengaja terekam sosok pemuda lagi melamun sendirian di atas jembatan.
Gak lama setelah video itu diambil, dilaporkan ada pria berinisial MMA (24) yang melompat dari titik yang sama. Korban ditemukan meninggal di dasar sungai. Motornya ditinggal di tepi jalan.
Stay safe everyone, please be kind to each other. ๐๏ธ
๐ฅ socialfeed_id
Polisi Indonesia di Sorotan: Prioritas yang Dipertanyakan
Dimana negara lain berusaha keras meningkatkan kualitas keamanan negaranya, beda dengan indonesia kekuatan polisinya setara dengan ibu rumah tangga:
Hujan angin kencang saat UMKM di Trenggalek akan berjualan takjil buka puasa. Alhamdulillah selamat, meskipun dagangan masih penuh, yang penting tubuh tetap utuh.
tt : produk umkm tranggalek
Gerak cepat Tim @subdit3jatanras@poldajateng_ Bekuk kelompok DC pelaku perampasan di Tol Kaligawe Semarang.
Sebelumnya virah unggahan video aksi perampasan mobil menimpa rombongan wisata dari Jepara, di Instagram Pada Selasa, 24 Februari 2026, sejumlah pria memaksa merampas kunci mobil yang berisi beberapa orang perempuan, di Jalan Tol Kaligawe Semarang.
Aksi ini diketahui terjadi pada Sabtu, 7 Februari 2026 lalu, dan baru diunggah pada Selasa, 24 Februari 2026. Dalam video tersebut, komplotan pelaku yang diduga orang yang sama dalam beberapa aksi yang terjadi di Kota Semarang, membuat masyarakat geram dan mendesak pihak kepolisian segera bertindak tegas.
Termakasih @subdit3jatanras untuk gerak cepatnya ๐