لأن التعافي لا يغير ما حدث
بل يغير الزاوية التي ننظر منها إلى ما حدث
Karena Sembuh itu tidak mengubah apa yang telah terjadi; melainkan mengubah sudut pandang kita terhadap apa yang telah terjadi.”
Menindaklanjuti permintaan dari masyarakat Indonesia untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada rakyat Iran, Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Indonesia telah membuka rekening resmi donasi.
Langkah ini bertujuan untuk memfasilitasi individu, institusi, maupun organisasi yang ingin menunjukkan solidaritas dan dukungan nyata kepada masyarakat Iran.
Seluruh donasi yang diterima akan digunakan untuk mendukung upaya rekonstruksi dan rehabilitasi wilayah-wilayah yang terdampak.
Kedutaan Besar Republik Islam Iran menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kepedulian, empati, dan solidaritas yang tulus dari masyarakat Indonesia.
Setiap kontribusi adalah simbol persaudaraan dan nilai kemanusiaan yang luhur.
📍 Informasi rekening resmi:
Bank: BRI
Nama Rekening: Embassy of the Islamic Republic of Iran
Nomor Rekening: 020601002438302
#Donasi #KedubesIran #Iran #IndonesiaIran
Turut berduka cita untuk bapak sopir becak di Solo🥀
REPEAT AFTER US⬇️
The police took repressive action by shooting unarmed demonstrators. The police also deployed armored vehicles and even snipers to intimidate the demonstrators.
@amnesty@UNHumanRights@Reuters
Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M. Si., menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya driver ojek online, Affan Kurniawan, usai tertabrak kendaraan taktis Brimob Polri di Jakarta, Jumat (29/8). Kapolri menegaskan telah mengarahkan Kadiv Propam Polri untuk mengusut tuntas peristiwa tersebut. Polri juga memastikan akan melakukan evaluasi agar pengamanan demonstrasi ke depan berjalan lebih baik.
"Mudah-mudahan semuanya bisa tetap terjaga dan ke depan semuanya bisa kelola dengan lebih baik. Sekali lagi mohon maaf atas peristiwa yang terjadi, kami mewakili keluarga besar institusi Polri menyampaikan duka cita yang mendalam dan permohonan maaf yang sebesar-besarnya," ujar Kapolri.
Hikmah-Hikmah Rumi, Matsnawi [22]
Kadang kita mengeluh, “Kenapa begini?” “Kenapa seberat ini?” Tetapi ada juga di antara mereka yang justru tersenyum di tengah kesulitan. Bukan karena ia tidak peduli, tapi karena hatinya melihat makna di balik peristiwa. Seperti kisah sang zahid dalam syair Rumi, ia melihat taman surga di tengah tanah yang kering.
Dan kita juga belajar, ketika semua tampak hampa, kita sadar, mungkin bukan dunia yang tandus, melainkan pandangan kita yang haus akan kehadiran-Nya, tetapi kita tak menyadarinya.
Tentu ada masa di dalam hidup, semuanya terasa suram, orang-orang di sekitar kita mengeluh, harapan terasa kering, dan boleh jadi kita pun larut di dalamnya.
Tetapi kadang ada satu momen hening, entah kenapa, di tengah semua itu, hati kita justru terasa ringan. Kita merasakan adanya cahaya kecil dalam hati, seperti embun di pagi yang gersang.
Maka, boleh jadi yang gersang bukan hidup kita, tapi cara pandang kita. Mungkin "hujan rahmat" itu tidak selalu datang dari luar, tapi dari dalam batin kita sendiri. Dalam dunia yang mudah membuat kita cemas dan kehilangan arah, bisa jadi kunci selamat adalah menjaga mata hati tetap terbuka.
Memang sebaiknya, kita lebih sering menengok ke dalam. Siapa tahu, di balik kekeringan, justru ada benih yang sedang tumbuh diam-diam di dalam batin kita sendiri.
Muh Nur Jabir
Sejak awal season tak ada yang bakal mengira Liverpool juara, apalagi dengan pelatih baru.
Ya Liverpool selalu diremehkan, tetapi selalu bisa keluar sebagai juara.
I love this club.
This is Liverpool this means more.
Masih ada kadang middle class yang suka ngomel2 (baik dalam hati atau explicit) kalau ada demonstrasi. Bikin macet lah, kurang kerjaan lah, itu pengangguran lah, berisik lah, mending pada kerja lah, dll.
Pada ga sadar kalau yang stay di rumah kaya gw gini, itu udah dpt privilege banyak dari orang2 yang protes di jalan.
Hak-hak basic pekerja kita kaya kerja 5 hari seminggu, 8 jam sehari, cuti sakit, cuti hamil, dll itu semua ya didapetin dari orang2 yang berkeringat "kurang kerjaan" demo di jalan.
Bahkan di Indonesia, kita bisa lihat banyak kebijakan cek ombak kaya Tepera atau kenaikan PPn yang berubah karena orang2 yang "berisik".
So kalau ga bisa ke jalan, at least ga usa nyinyir dan kita bisa dukung mereka. Bisa berisik di socmed. Clickactivism (ikut aktif melalui online) itu secara riset bisa efektif juga koq. Bahkan Arab Spring dulu ada yang riset kalau itu awalnya dari social media activism.
Ini beberapa rights yang kita dapetin karena ada orang2 yg mau turun ke jalan:
- Eight-Hour Workday – The labor movement, including the Haymarket Affair in 1886, fought for and won the standard eight-hour workday in many countries.
- Minimum Wage Laws – Protests and strikes, such as those led by garment workers in the early 20th century, helped establish minimum wage protections.
- Right to Unionize – Worker protests pushed governments to recognize trade unions, leading to legal protections for collective bargaining.
- Paid Overtime – Worker strikes, particularly from industrial and factory workers, led to laws requiring employers to pay extra for overtime work.
- Anti-Discrimination Laws – Civil rights protests, including labor movements, led to laws prohibiting workplace discrimination based on race, gender, and other factors.
- Paid Sick Leave & Medical Benefits – Strikes and protests have pressured governments and companies to offer sick leave and healthcare benefits.
- Maternity and Paternity Leave – Protests and labor advocacy have led to laws granting paid leave for new parents in many countries.
#IndonesiaGelap
لا تكن عذابا على أهل بلدك وإن كنت في شر فلا تجمع شرا إلى شر واوصاه كثيرا بالمساكين.
Jangan menjadi petaka bagi warga negaramu. Demoralisasi yg terlanjur kalian lakukan jangan ditambah dengan kezaliman lainnya. Berbuatlah baik kepada kaum miskin.
(Al-Imam Abdullah Al-Ahaddad)