"Enak atau tidak, benar atau salah, sengsara atau tidak hidup Anda, tidak tergantung di mana Anda hidup, tapi bagaimana Anda memperlakukan keadaan Anda."
#NasehatMbahNun
@katacaknun
Kadang, kita pengin banget sesuatu, ngidam banget, dan ketika kita udah dapat, ternyata biasa aja. Seru di fase mengejar, hambar di fase memiliki. Manusia memang ahlinya berubah pikiran, ya
Dan kita masih saja melihat berbagai kejadian di beranda lewat jemari yang pernah begitu mesra membalas pesan, yang kini membekas di layar jadi usapan..
Di bawah pohon, menatap ranting berayun, dedaunan pun melambai disapa angin. Seakan mengabari beberapa hal memang melewati kita saja, menjadi sejuk dalam cerita, tanpa harus merajuk di sela singgahnya..
Sedang di masa pencarian tempat setelah merelakan yang kukira tepat ternyata sekadar sempat. Tentang rumah, lingkungan ramah, untuk rebah saat tak terjamah..
Merasa rendah hati pun adalah bagian dari kesombongan.
Begitu pula merasa sudah berbuat baik pun bisa jadi adalah bagian dari kejahatan.
Berlebihan berambisi berbuat baik, terjerat ekspektasi karena merasa telah berbuat baik, juga bisa berpotensi menyebabkan penderitaan.
Semakin berusaha nyenengin semua orang, resikonya adalah kehilangan diri sendiri. Jadi asing dengan diri sendiri
Semakin berusaha nyaman dengan diri sendiri, kita juga perlu menelan resikonya yaitu semakin berkurangnya teman. Rawan kesepian
Perjalanan ke dalam, perjalanan sepi
Kalau sibuk iri dengan rezeki orang lain. Bisa jadi malah bikin rezekimu lebih jauh lagi. Fokus aja sama jalan kerjamu sendiri. Fokus saja memperbaiki kualitas diri. Sudah ada jalur masing-masing, kok.