kadang suka mikir, mungkin aku harus balik jadi orang yang tertutup lagi. karna pas aku mulai open up to everyone, its like... ya gitu, malah ngerasa makin jauh. sometimes, it feels easier to just keep things to myself, daripada harus kecewa lagi.
Ust Hanan Attaki said :
“luka itu butuh waktu buat sembuh, meskipun kita sudah ikhlas dan memaafkan, ngga ada salahnya jaga jarak sampai kita bisa netralisir lagi. jangan gampang melukai orang lalu minta maaf, ngga segampang itu bolak-balikkan hati.”
Masih banyak makanan enak yg harus dicoba, serial yg harus ditamatkan, dan tempat indah yg harus dikunjungi. Mungkin bagi kita, hidup menyakitkan. Tapi bagi orang-orang di sekeliling kita, akan lebih menyakitkan kalau kita enggak hidup. Seberat apa pun keadaan, jangan menyerah ya
ga menjalin hubungan asmara dg siapapun itu pilihan, terlihat sendiri bukan berarti ga jatuh cinta, hanya saja masih belajar, perlu merapihkan segala hal yg berantakan & ga ingin nyusahin orang lain atas luka diri sendiri, harus bisa nerima diri sendiri sebelum nerima orang lain.
jika sudah ngga lagi rasain sakit padahal dirinya terluka parah, itu disebut mati rasa.
jika sadar bahwa dirinya terluka tapi bisa nikmatin tanpa harus nyalahin siapapun, itu disebut ikhlas.
jika sudah terbiasa nertawain luka sendiri, itu disebut berdamai dengan takdir.
Pernah dengerin curhatan temen perempuan yang punya asam lambung:
"Kalau perempuan di bawah 20 tahun kena asam lambung obatnya masih sama obat-obat dari resep dokter, tapi kalau perempuan di atas 20 tahun obatnya tuh sepasang telinga yang siap mendengarkan, sepasang mata yang memandang sejuk, sepasang tangan yang mendekap dengan tulus dan bahu yang kuat untuk bersandar."
Karena salah satu gejala asam lambung adalah stres, mendem semuanya sendiri, ga punya tempat buat nuangin emosi, penyakitnya bisa kambuh parah banget.
Makanya kalau ada yang cerita sesepele apapun tolong didengerin, karena setiap mental orang itu beda-beda dan ga semua orang kuat untuk menyimpannya semua sendiri, kita juga ga tau seberapa berat beban seberapa banyak pikiran yang dia tanggung.
Apalagi tabiat perempuan itu suka bercerita, tentunya dia membutuhkan pendengar yang baik. Tapi kalau misalnya udah terlanjur sakit, ya harus tetep berobat juga dan rajin konseling kepada yang ahlinya.