Coffee shop jadi semacam save place tempat sembunyi. Satu tahun yang sangat menyiksa. Satu tahun, yang terasa berat setiap harinya. Satu tahun, yang bikin mental babak belur.
Liat liat foto anak pas playgroup.
Sekolahnya seru, temennya baik baik, missnya baik baik, mama mamanya baik baik.
Tapi mentalku yang gak baik. Awut awutan karna faktor eksternal. Tiap mau berangkat sekolah, ngumpulin energi & keberanian persis kaya mau berangkat ke medan perang.
Pernah satu momen, dia gak mau pake seragam. Emosi gak karuan. Bentak, maksa kasar dia pake seragam. Semarah itu. Karna tiap berangkat mood selalu gak karuan dan takut. Jadi pelampian emosinya ke dia.
Hari ini kembali ke bioskop setelah LIMA TAHUN! Gila sih sampe degdegan, perut mules, dan nangis. Gila. Bukan soal nontonnya, tapi terharunya tuh karna "Ya Allah apakah artinya kehidupanku mulai kembali?" Karna selama lima tahun ini hidup dan identitasku sebagai individu, hilang.
AFFIRMATION 🫶🏻💸✨
segala uang yang keluar dari dompet atau rekening ku akan kembali kepadaku membawa teman temannya, rezeki ku mengalir deras dari segala arah tanpa batas 😍
Tidak mau memaafkan, tidak mau berhubungan, tidak mau tau apa pun tentang orang itu lagi is normal, people.
Like, you don’t forgive, you don’t forget, and they never existed in your life.
Ini kayak “Yes man syndrome”. Always say yes to everything walau sebenarnya nggak suka. Tapi nggak bisa menolak karena merasa nggak enak. Ujung-ujungnya merepotkan diri sendiri.
Normalize making a clear boundaries, and normalize saying NO without feeling guilty.
Sedih ya, bahkan untuk tidur aja tuh harus mohon mohon dulu. Yang gak guna juga sebenarnya. Kaya, "Ya Allah.. aku cuma pengen tidur". Seringnya ya bilang gitu sambil nangis. Atau sambil emosi gak terkendali.
Ya Allah Ya Rab..
Hari ketiga.
Kepala udah berat banget.
Emosi berantakan gak karuan.
Rasanya pengen teriak sambil banting barang.
Tapi ya gimana? Nyerahpun gak bisa. Mau siapa lagi kan?
Lagi bales WA direcokin mulu. Kesel.
"Sebentar dong bales ini dulu. Temen ngobrol ibu cuma tinggal satu ini doang. Ibu gak punya temen lagi."
Abis ngomong gitu dada sesek. Sedih amat ya.
Ngapain ditangisin?
Fungsi ekologi kucing ya gak ada, udah fully domesticated. Selama gak ada pemilik yg bertanggung jawab bakalan jd hama:
• Hama yg bs ganggu kehidupan manusia
• Hama yg bs jd predator bagi satwa liar di lingkungan shg bs mempengaruhi keseimbangan ekosistem
Nakes yang suka ngebecandain, ngegosipin dan ngerendahin kondisi pasien di medsos (meski jaga kerahasiaan si pasien) ini sadar gak, kalo orang2 awam jadi males dan takut ngebayangin dirinya sebagai pasien diperlakukan kek gitu di medsos?