@BhrePajang77547 Daerah ramai berarti punya populasi banyak, dan punya populasi banyak punya hasil tani banyak (termasuk jawawut) karena semakin banyak populasi semakin banyak lahan yang bisa digarap. Daerah-daerah yang ramai ini yang kemudian disebut orang asing sebagai "Jawa".
@BhrePajang77547 Majapahit yang pernah punya hegemoni di banyak daerah di Nusantara (termasuk daerah-daerah yang mayoritas orang Melayu yang jumpa langsung sama orang pedalaman di Sumatera).
@BhrePajang77547 cuma suspect saya di daerah Jawa bagian Timur karena selain jadi daerah paling padat, zaman dulu juga mereka jadi punya daerah-daerah penting (kayaknya pusat Majapahit juga berasal dari daerah ini). Dugaan saya ya, istilah Jawa pada zaman Majapahit meluas jadi daerah kekuasaan
@BhrePajang77547 Istilah Sumatera awalnya hanya digunakan untuk daerah di sekitar pesisir timur Sumatera (kemungkinan ada hubungannya dengan wilayah Samudra Pasai) sebelum akhirnya digunakan secara meluas untuk seluruh Pulau Sumatera saat ini. Jadi ya ga sejak awal, cuma belum diketahui sejak kpn
@BhrePajang77547 Pokoknya kalau daerah tersebut padat (dan biasanya jadi pusat perdagangan) tapi tidak berada di Pulau Jawa, akan disebut Jawa. Sebaliknya, daerah tersebut pada zaman Hindu-Buddha tidak akan disebut Jawa ketika bukan menjadi pusat perdagangan dan bukan daerah padat juga.