isi yapping prabowo hari ini di pondok darussalam gontor:
- saya menyapa pejabat
- saudara saudara sekalian
- saya merasa terhormat di undang ke acara ini
- teriak free palestine 3x
- saya ingin bangsa kita berdiri di kaki kita sendiri
- kok nilai nilai di pondok ini sama dengan nilai di akademi militer kita
- jangan pura pura berbudi tinggi
- jangan pura pura jujur
- jangan pura pura ikhlas
- begitu di beri jabatan langsung nyolong
- saya bertekad anak anak indonesia bisa makan bergizi
- makanya saya buat mbg
- tidak boleh ada anak anak yang kurang gizi
- tidak boleh berangkat sekolah kelaparan
- itu mandat yang terima
- tidak ada orang lapar lagi di indonesia
- kita begitu banyak kekayaan nya dan subur
- saya ingin berjuang sekeras kerasnya untuk tumpaskan kemiskinan
- jadi pemimpin itu harus pintar
- jangan mau di bohongin orang apalgi di bodohin
- aku heran ada yang bergelar professor tapi tidak bisa liat ketidakadilan
- professor malah membela kepentingan orang asing
- jangan mau di cuci otak oleh bangsa asing
- jangan mau kalah sebelum berjuang
- saya di undang begini makin tambah percaya diri
- apalgi dalam 2 tahun sya jadi presiden
- saya sudah buktikan banyak keberhasilan
- kita sudh buktikan saya bukan pemimpin yang omon omon saja
- saya kaget tim saya buat buku
- semua yang saya lakukan di buatkan dalam buku itu
- kita sudah swasembada pangan
- menteri menteri syaa hebat
- gontor tidak boleh berpolitik tapi harus paham politik
- rakyat yang lapar tidak bisa menunggu
- nelayan tidak pernah di bantu selama 81 tahun sekarang kita bantu
- kapal kapal asing tiap hari ada di laut indonesia
- kekayaan alam kita di ambil terus
- sekrang kita bekerjaa
- mulai tahun depan kita bangun kapal kapl nelayan
Momen retorika tingkat tinggi.
Kiai Hasan menggunakan kepiawaian berbahasa untuk menyisipkan kritik sosial yang tajam namun dibalut humor segar.
Kalau kritikan seperti ini tetap diabaikan para pejabat..
Fix...
Mereka tak tahu malu dan tak tahu diri.
Presiden pidato ngatain pakar “goblok”, terus malah dikasih tepuk tangan meriah sambil diteriakin Prabowo! Prabowo!
Pantesan udah dua tahun nggak membaik tapi malah makin-makin.
Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor tetap memilih pendidikan didepan Prabowo!
"Maaf ya Pak Presiden, saya ngomong tidak enak. Sorry ye!"
"Jangan sekali-kali melupakan sejarah, bergurulah pada sejarah!"
"Gontor tidak puas! Gontor memilih, Cerdaslah menyikapi sejarah!!!!"
Prabowo: kebutuhan paling dasar peradaban adalah makan. Negara harus pastikan anak tidak lapar.
UAS: tugas negara lebih tepat memberi kerja pada ayah, supaya ayah yang memberi makan anaknya. Jangan anak makan dari APBN sementara bapaknya menganggur.
2 orang penting dengan Pola pikir yg Berbeza
PRABOWO & KDM KALAH SAMA UAS
PIDATO INSPEKTUR UPACARA TERBAIK TAHUN INI JATUH KEPADA USTADZ ABDUL SOMAD.
PESANNYA
- JELAS
- LUGAS
- TEGAS
TIDAK PANDAI BER-TELE-TELE LANGSUNG KEINTINYA
KALO ANAK BUTUH MAKAN MAKA ***
"Monyet yang rakus hanya bisa menghabiskan dua tandan pisang,
Gajah yg mengamuk hanya bida merusak 10 pohon saja,
Tapi manusia rakus dengan akalnya bisa membakar hutan, merusak pulau, dan gunung!"
-media askar
Surabaya lho ini, Kota Pahlawan. Kota metropolitan yang industri F&B-nya udah kelas dunia. Mau nyari chef, ahli gizi, sampai pakar sertifikasi higienis standar internasional? Tinggal tunjuk, bejibun.
Bikin ribuan porsi makanan tiap hari tanpa bikin anak orang keracunan itu perkara gampang banget buat ekosistem sekalas Surabaya. Gak perlu sains roket.
Jadi kalau sampai 200 anak DI-racuni lewat program Makan Bergizi Gratis (MBG), ini udah bukan sekadar "kelalaian" atau "salah resep". Ini udah masuk *malicious intent* niatnya emang udah busuk dr awal.
Jauh banget dari narasi manis yang bolak-balik diklaim Presiden soal "ngasih makan anak2 miskin". Realitasnya? Tata kelolanya amsyiong, cuma jadi ajang nyari untung semata.
Anak-anak dikasih makan gratis, tapi nyawa mereka yang dijadikan taruhan demi margin keuntungan proyek. Jahatnya gak ketolongan.
Sebenarnya secara normatif yang kayak gini itu melanggar aturan.
PKWT (perjanjian kerja kontrak) itu harusnya hanya boleh dilakukan untuk lima jenis pekerjaan, yakni: (terlampir, lihat PP 35/2021 ttg PKWT).
Masalahnya, implementasinya jauuuh, soalnya job market kita jelek 😮💨
PENUTUPAN PIDATO TERANEH SEJAUH INI:
"KARENA AMPLOPNYA KURANG TEBEL, PIDATO DISINGKAT"
"YANG MENGATAKAN BERAS TERLALU MAHAL, SURUH IKUT KAU TANAM BERAS!"
"SURUH MEREKA TANAM PADI SENDIRI!"
"TNI AKAN SIAPKAN LAHAN UNTUK MEREKA, MENTERI PERTANIAN AKAN SIAPKAN LAHAN UNTUK MEREKA!"
Gils, agak ngeri ngeri sedap juga ngeliat postingan Om Niki yang baru baru ini.
Jadi keknya makin diperketat lagi gais.
Gaboleh minta difollow.
Gaboleh minta say hi gitu gitu.
Intinya yang saya tangkep, dia maunya yang serba organik organik aja.
Kita sebagai karyawan cuma bisa manut. 😂
Setelah menangkap ribuan demonstran. Polisi lanjut memburu mahasiswa, pelajar, warga biasa, seniman, pekerja kantoran, bahkan anak di bawah umur.
Skala represi paling luas dan ugal-ugalan sejak reformasi 1998.
https://t.co/HvAHLrh9Fb
Ilmu riset yang tersistematis masih sangat langka di dunia Pesantren. Yang saya ketahui Mas Ky Syamsul Maarif (Prof; Dr) yang mempeloporinya. Bahkan beliau melabeli pesantrennya dg Riset ((PP RISET ALKHOWARIZM). Santri dilatih penelitian sehingga diskusi2 harus bersandar riset.