@goraici Secara sederhana, negara mencatat pertumbuhan ekonomi (PDB) yang positif, namun rakyatnya merasa tidak sejahtera. Berikut adalah poin-poin utama yang menjelaskan paradoks tersebut:
@goraici "Malaysia's growth paradox" merujuk pada fenomena kesenjangan yang mencolok antara indikator ekonomi makro yang terlihat kuat dengan realitas ekonomi yang dirasakan oleh masyarakat sehari-hari.
@investorgabut Jangan senang dulu.
Masih ingat kasus covid 6 tahun yang lalu?
Negara lain udah huru hara indonesia malah santai tapi tiba2 boom kasus covid merebak,korban meninggal banyak berjatuhan,yg terdeteksi sakit banyak jumlahnnya bhkan katanya data riil yg tertular covid disembinyikn
@faiqurrahman_@indepenSumatera Report aja akunnya mas.
Atau coba tag akun polisi atau intelijen biar pemilik akun ini ditangkap.
Saya yakin pemilik akun ini gak tinggal di sumatera tapi di malaysia.
@Puspen_PKI@BudiBukanIntel Salah satu sebab kenapa indonesia harus bayar harga kemerdekaan ialah banyak aset belanda di indonesia salah satunya perusahaan belanda ya b3go namany ninggalin bekas jajahan tanpa ada ganti untung.
Belum lagi infrastruktur yg dibangun.
@BilalFahrur Ketika obama berkunjung ke arab saudi ketepatan masuk waktu sholat obama ditinggal raja saudi dan menterinya, obama sempat heran namun setelah diberitahu ajudannya baru dia mengerti.
@bopo_jodhipati Kenapa selalu ada cerita dibalik org2 yg mengalami kejadian tidak masuk akal ketika haji dan umrah.
Seperti diatas sebab jamaah ghibahin sesama jamaah,tapi ada gak ya cerita Allah kasi kontan hukuman sebab org yg tdk memperhatikan aroma badannya sehingga orang tdk nyaman
@WidasSatyo Setuju. Mengakui kalau kita butuh orang lain itu bukan tanda kelemahan, tapi bentuk kedewasaan. Kita memang makhluk sosial yang didesain untuk saling melengkapi, bukan untuk jadi pahlawan kesepian
@indepenSumatera sekarang pergerakan org jawa ke luar jawa bukan lagi transmigran tapi merantau, liat banyak yg jual bakso dan ayam penyetan penjualnya org jawa.