Sesat pikir. Justru karena mulia maka hidupnya harus dimuliakan. Ngasih upah yang layak itu bentuk memuliakan profesi guru. Guru itu profesi, ya kudu profesional lah. Kenapa seolah2 uang/gaji mengurangi kemuliaan profesinya. ini siapa sih yang narik kesikpulan kek gini
Menteri Agama (Menag) RI, Nasaruddin Umar mengingatkan bahwa guru merupakan profesi mulia yang juga harus diimbangi dengan sikap yang baik.
Nasaruddin menuturkan, para guru hendaknya mencanangkan pengabdian dalam proses mendidik dengan tujuan untuk berbuat baik.
Jika yang dikejar adalah uang, Menag meminta para guru untuk melepas mandat dan menyarankan agar beralih profesi menjadi pedagang.
Penulis: Firda Janati, Dani Prabowo
Kreatif: Safira Nurulita
Produser: Elizabeth Ayudya Ratna Rininta
` #NasaruddinUmar #Guru #Pedagang #MenteriAgama #GajiGuru ##cut
Israel itu kalau ada rumah sakit yang isinya 100 orang anak kecil dan bayi yang terluka, tapi 1 dokternya ada yang mereka cap "afiliasi" Hamas, mereka akan tetap menjatuhkan bom 1 ton dari jet tempur, karena mereka tidak peduli dengan collateral damage dan kejahatan perang 🤮🤮🤮
🚨BREAKING :A video documents a horrific Israeli crime: targeting ambulance and civil defense crews as they were rescuing victims and the wounded after Israel bombed Nasser Medical Complex in Khan Younis among them was journalist Hossam al-Masri.
🚨BREAKING :A video documents a horrific Israeli crime: targeting ambulance and civil defense crews as they were rescuing victims and the wounded after Israel bombed Nasser Medical Complex in Khan Younis among them was journalist Hossam al-Masri.
Israeli drone operator, probably an Israeli 20-some year old you’ll run into somewhere in Europe or Thailand, dropped a bomb on a starving girl carrying water home to her family.
He’s probably done this dozens of times. This time it’s on camera
Amir walked 12 kilometres, barefoot, to get food.
He kissed the hand of an American soldier, thanking him for a bag of rice and lentils.
Then Israel killed Amir, right in front of the soldier.
A child, grateful for lentils. Executed in broad daylight.
Amir was 5 years old.
Serdadu "Israel" menembakkan roket ke dua warga Palestina yang tidak bersenjata saat mereka berjalan normal di salah satu jalan di Gaza, dan langsung menghancurleburkan keduanya.
@QudsNen@sahabatalaqsha
A shocking Associated Press investigation has uncovered disturbing footage showing security contractors firing live rounds and stun grenades at Palestinians, not in combat zones, but at food distribution centers in Gaza.
"Israel" membantai keluarga dr. Marwan Al-Sultan, direktur Rumah Sakit Indonesia.
Dr. Marwan dan sedikitnya tujuh anggota keluarganya dibunuh secara brutal dalam serangan udara "Israel" di dekat Persimpangan 17 di sebelah barat Kota Gaza.
@qudsnen@sahabatalaqsha
Surat kabar "Israel" Haaretz telah menerbitkan kutipan mengejutkan dari tentara "Israel" yang mengatakan warga Palestina yang tidak bersenjata dan kelaparan ditembaki tanpa alasan di lokasi distribusi bantuan Yayasan Kemanusiaan Gaza (GHF).
@AJEnglish@sahabatalaqsha
⚡️BREAKING: Haaretz Investigation Confirms Israeli Soldiers Ordered to Fire on Unarmed Civilians at Aid Sites in Gaza
A major Haaretz investigation has revealed that Israeli soldiers were ordered to shoot unarmed, starving Palestinians near food aid distribution centers in Gaza even when there was no threat. Soldiers described these areas as a “killing field,” noting, “There’s no enemy, no weapons.”
➤ Systematic Shootings: Soldiers said the orders to fire were clear: shoot to keep people away from aid centers before and after they open. One described the tactic as “Operation Salted Fish”, Israel’s version of Red Light, Green Light: “We shoot, they run, we shoot again. This is our communication.”
➤ Mass Casualties: Since May 27, 549 Palestinians have been killed and over 4,000 injured near aid centers, according to the Gaza Health Ministry. Many were simply waiting for UN food trucks.
➤ Lethal Weapons Used: Testimonies revealed the IDF used machine guns, tanks, grenade launchers, and mortars against crowds. No warning shots, no riot control, just live fire.
➤ “No Threat, No Weapons”: One soldier said, “I can say unequivocally that the people were not close to the forces and did not endanger them. They just… killed them. They normalized killing innocents.”
➤ Deliberate Messaging: Troops were told to fire “to signal to the population that this is a combat zone.” One was ordered to fire a shell into a crowd “to send a message.”
➤ Demolitions Tied to Killings: Soldiers reported private contractors working near aid sites to demolish homes—implying people were killed to make room for destruction. “People are being killed so someone can knock down a house and get paid,” said one fighter.
➤ Aid Controlled by GHF: The aid centers are run by the U.S.-backed Gaza Humanitarian Foundation (GHF), founded by Israel with the help of U.S. evangelical allies close to Trump and Netanyahu. The checkpoints open for just one hour daily.
➤ IDF Suppressing Evidence: Officers said the army is suppressing footage from aid centers and using GHF to maintain the illusion of humanitarian care.
➤ War Crime Investigation Launched: Israel’s military prosecution has ordered a review by the General Staff’s Fact-Finding Assessment Mechanism to determine whether the shootings constitute war crimes.
A Senior Reserve Officer said:
“We were constantly told there are no uninvolved people in Gaza—and apparently that seeped into the forces.”
“They just normalized this thing called killing innocents.”
cuma ada di Twitter
A: “baca itu penting”
B: “percuma baca doang, padahal memahami itu lebih penting”
C: “menghafal itu penting”
D: “percuma menghafal doang, padahal mengamalkan itu lebih penting”
iya deh 😅😅
@pengabdirakyat@zhil_arf sistem gini justru membantu guru dan murid buat nyesuain pace belajar-mengajarnya. Yg bikin ga sehat tuh kalo ada diskriminasi kaya di assasination classroom.
Kami, para pemimpin G7, menegaskan kembali komitmen kami untuk perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah.
Dalam konteks ini, kami menegaskan bahwa Israel memiliki hak untuk membela diri. Kami menegaskan kembali dukungan kami untuk keamanan Israel.
Kami juga menegaskan pentingnya perlindungan terhadap warga sipil.
Iran adalah sumber utama ketidakstabilan regional dan teror.
Kami secara konsisten menyatakan bahwa Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir.
Kami mendesak agar penyelesaian krisis Iran mengarah pada de-eskalasi yang lebih luas dari permusuhan di Timur Tengah, termasuk gencatan senjata di Gaza.
Kami akan tetap waspada terhadap implikasi bagi pasar energi internasional dan siap berkoordinasi, termasuk dengan mitra yang memiliki pandangan serupa, untuk menjaga stabilitas pasar.
Catatan penting wawancara Prabowo:
1) banyak orang baru di Pemerintahan, sehingga komunikasi kurang baik dan banyak salah mengucap (konteks kepala babi Hasan Nasbi HAHA).
2) demo boleh, ASALKAN damai. Hinting bahwa demo ada yg menggerakkan. Argue ada kekuatan asing.