Perhatikan menu sahur dan berbuka puasa kita. Lalu coba cari dan perhatikan menu sahur dan berbuka saudara Muslim kita di Palestina dan negeri lainnya yg sedang terluka.
Bersyukurlah. Ber-istighfarlah...
Seberat apapun ujiannya, ternyata bisa dilewati. Maka tidak ada istilah engkau tidak mampu. Merasa ujian ini diluar batas kemampuan, berarti engkau telah berburuk sangka kepada Allah.
— Ustadz Syafiq Riza Basalamah حفظه ا��له
@kemkominfo “I’m a Google software engineer and I refuse to build technology that powers genocide.”
A pro-Palestine Google Cloud engineer disrupted the managing director of Google Israel, Barak Regev, while he was speaking at an Israeli tech industry conference called MindTheTech on March 4
@bankbtn “I’m a Google software engineer and I refuse to build technology that powers genocide.”
A pro-Palestine Google Cloud engineer disrupted the managing director of Google Israel, Barak Regev, while he was speaking at an Israeli tech industry conference called MindTheTech on March 4
Aturannya melanggar etika, prosesnya melanggar etika, calonnya melanggar etika, kampanyenya melanggar etika. Lalu apa diharapkan? Semoga rakyat sadar dan memilih yg proses dan calonnya beretika. Amin!
https://t.co/dR12XrNJHf
Masihkah kita melaksanakan Qunut Nazilah untuk saudara kita di Palestina?
Mereka teguh berjuang dan bertahan. Sementara kita mendoakan pun sering terlalaikan…
Di sini ada istilah: "Her yerli millî değildir." Kurang lebih maknanya adalah tidak semua yg 'lokal' itu nasional.
Saya pernah sekilas menyaksikan salah satu iklan produk air dalam kemasan yg menonjolkan kelokalannya. Di Türkiye ada brand yg namanya Hayat. Hayat memang lokal. Diambil dari sumber mata air lokal, pekerjanya juga lokal dan lain sebagainya. Pokoknya 100% Türkiye. Tapi, yg tidak banyak diketahui publik adalah sebenarnya sahamnya sudah mayoritas dimiliki oleh perusahaan global. Sebut saja Danone.
Danone tidak bodoh tentunya. Untuk menjawab bahwa Danone tidak terafiliasi dengan Zionis Israel, diksi yg seringkali disampaikan kepada publik di sini adalah Danone tidak punya pabrik dan tidak beroperasi di Israel.
Benar memang tidak ada perusahaan di Israel yg bernama Danone. Tapi, ia menggunakan Imagindairy Ltd dan Wilk Technologies. Investasi besar Danone pada bidang teknologi pangan di Israel menggunakan dua perusahaan besar tersebut yg produknya masuk pasar Amerika Serikat dan sekitarnya.
Sementara itu, kepemilikan saham Danone saat ini yg paling mendominasi adalah BlackRock Inc. yg memiliki investasi pada sejumlah perusahaan di Israel dan pada sejumlah perusahaan produsen persenjataan di seperti: Lockheed Martin, RTX, Northrop Grumman, General Dynamics, dll yg dipergunakan oleh Israel. Sederhananya, BlackRock adalah bandar legal dari perusahaan-perusahaan yg mempersenjatai tentara Zionis Israel.
Tak cukup hanya dengan itu, berbeda dengan sikap CEO Danone yg 'cari aman', Larry Fink (CEO BlackRock Inc) tak segan menunjukkan dirinya sebagai pendukung Zionis Israel garis keras. Berbeda dengan orang Yahudi kebanyakan di Amerika Serikat yg 'tercerahkan' dan mengutuk genosida Zionis Israel terhadap warga Gaza dan Tepi Barat di Palestina, Fink malah memperlihatkan sikap riang gembira atas terjadinya genosida tersebut.
Jika melihat Annual Report-nya Danone pada tahun 2022, Danone membukukan penjualan global sebesar Rp. 550 Triyun yg lebih dari Rp. 27 Triyun di antaranya adalah dari kontribusi penjualan produk Danone di tanah air kita. Bahkan produk yg dijual di tanah air semuanya masuk ke dalam "The Top 3 Brands in Worldwide Sales in 2022". Lihat saja di Annual Report mereka yg bisa diakses siapa saja.
Di Türkiye, iklannya produk-produk Danone masif sekali dengan tema 100% lokal dan donasi kepedulian Danone terhadap Palestina. Biasanya, tema yg sama akan diusung di semua Danone di 120 negara dengan menonjolkan 100% lokal dan donasi mereka. Namun, kembali ke istilah di atas: 'Her yerli millî değildir', tidak semua yg lokal itu nasional. Apalagi jelas bagaimana alur afiliasinya terhadap Israel, maka: BOYKOT!