Rupiah melemah dan cara baca yang moderat
Udah baca tulisan Pak Chatib Basri tadi pagi cuman butuh waktu lama buat dipikirin dan sialnya lagi banyak tanggapan yang miss terhadap tulisan beliau, memang perlu baca buku-buku pengantarnya biar bisa jump in.
Tulisan beliau ini sopan santun sekali, jadi biar saya aja yang bagian "lancangnya", izin 🙏😏
Karena saya anak politik, maka framework saya ekonomi-politik ya.
Thread bedah singkat.
#ZalkadAnalisis
Lingkaran setan? Terungkap! Pemenang tender 20.000 unit motor listrik MBG adalah PT Yasa Arta Trimanunggal. Direktur Utamanya, Yenna Yuniana, ternyata pernah diperiksa KPK terkait kasus Korupsi Bansos Beras.
Bayangkan: Sosok yang pernah berurusan dengan kasus korupsi perut rakyat (Bansos), kini pegang proyek triliunan buat 'Gizi' anak sekolah. Apakah kita sedang mengulang sejarah kelam yang sama?
Kantornya tertutup rapat, rumahnya dipagari tinggi, dan dijaga ketat aparat. Kenapa pemenang proyek publik triliunan rupiah harus se-misterius ini? Apa yang disembunyikan dari pengadaan motor Rp56 Juta ?
Audit kontrak motor MBG ini sekarang! Jangan biarkan Dana Pendidikan 20% mengalir ke kantong-kantong yang sama dengan skandal Bansos masa lalu
.
Red Bull Sudah Mengumumkan Secara Resmi
Veda Ega Pratama, 17 tahun, asal Gunungkidul menjadi pembalap Indonesia pertama dalam sejarah yang menjadi atlet Red Bull!
🎥: Red Bull
ICW bongkar MBG.
Program Makan Bergizi Gratis yang katanya demi anak-anak, ternyata dapurnya dikelola yayasan-yayasan dengan afiliasi politik, bisnis, birokrasi, militer, sampai relawan kampanye Pilpres 2024.
Angkanya bukan recehan:
• 28 yayasan terafiliasi partai politik
• 18 yayasan terafiliasi pebisnis/swasta
• Sisanya nyambung ke birokrasi, aparat, dan tim sukses
Dan juaranya?
Gerindra paling banyak.
Disusul PKS dan PAN.
Bonus round: ada 4 anggota legislatif aktif ikut nimbrung.
Lebih bonus lagi: ada nama yang pernah tersangkut kasus korupsi.
Jadi pertanyaannya sederhana, tapi bikin panas:
Ini program gizi anak…
atau program bagi-bagi akses APBN dengan baju amal?
Kalau dapur umum diisi kepentingan politik, yang kenyang siapa?
Anaknya, atau jejaring kekuasaannya?