Ini salah satu alasan kenapa edukasi soal hubungan dan seksualitas ke anak itu penting banget 😭
Tapi masalahnya anak jaman sekarang kayak gak ada takut2 nya sama hal begini dan gak jarang kita di bilang lebay & kolot pdhl ini loh penting :)
Menurut kalian, edukasi seperti ini seharusnya lebih banyak dibicarakan di rumah atau di sekolah?”
Lagi2 dipermalukan di publik 😀
Terjadi dialog alot ketika Gubernur Kaltim dihadapan menteri perumahan Maruarar Sirait menyatakan pengurusan rumah subsidi cukup menggunakan KTP tanpa pungutan, namun disanggah oleh sejumlah pengembang yang hadir. Pengembang mengaku proses administrasi masih berbelit dan membutuhkan biaya tertentu. Sontak hal ini membuat suasana riuh di lokasi acara 🤭🤭
@alsjournall memberi (kekenyangan) dan ilmu (syukur) akhirnya jadi begitu temen kerjaku sekarang, kasian sij jujur (sama dianya, jadi ngga pernah maju mentalnya)
@alsjournall dewasanya dia sering banget banding"in dia dengan orang lain dari segala aspek ke dirinya sendiri, which is jadi insecure yang berlebihan banget, dan itu jgga sehat banget, akhirnya mental dia sering hancur, motivation ortunya bagus, jujur bagus banget, tapi ortunya lupa member-
KENAPA swedia melakukan hal ini?
• Setelah 10 tahun lebih fokus ke digital, Swedia sekarang mutusin buat balik lagi pakai buku cetak. Tablet dan layar mulai dikurangin porsinya.
• Nggak tanggung-tanggung, mereka keluarin duit lebih dari €100 juta (sekitar Rp1,6 triliun lebih!) buat pengadaan buku teks ini.
• Ternyata hasil riset di sana nunjukin kalau keseringan natap layar di kelas bikin fokus siswa buyar, kemampuan baca menurun, dan jadi susah mikir kritis.
• Membaca di layar itu butuh usaha mental yang lebih berat dan banyak distraksi. Beda sama buku fisik yang bikin pikiran lebih tenang dan fokus.
• Sekarang, buku cetak wajib ada buat semua mata pelajaran inti. Gadget masih boleh dipakai, tapi cuma buat pendamping aja, bukan jadi yang utama lagi.
• Swedia pengen buktiin kalau teknologia emang keren, tapi urusan belajar mendalam dan daya ingat, cara "jadul" pakai kertas ternyata masih jauh lebih efektif.
BSD lagi heboh hari ini, ada pabrik pestisida kebakaran terus masuk ke sungai Cisadane, sungainya jadi putih gini.
Ikan-ikannya pada mati, dan air PDAM se-BSD bagian tangerang pada tercemar gabisa dipake mandi/nyuci
Kalau case gini mitigasi risiko dari pabrik dan AMDALnya dulu gimana deh
Dear Gen Z,
Buat kamu yang sudah mati-matian nyelesain pendidikan, pontang-panting cari kerja, sampai rela ikut bootcamp dan magang gratisan buat nambah pengalaman, bahkan harus keluarin uang lagi cuma buat memoles CV supaya dilirik perusahaan.
Kamu yang berbulan-bulan berjuang, akhirnya diterima kerja.
Tapi ternyata tempat kerjanya toxic dan punya atasan yang bikin mental breakdown.
Setiap hari harus desak-desakan di transportasi umum, berangkat subuh, pulang malam, kamu tetap bertahan. Karena kamu tahu, cari kerja sekarang susahnya bukan main.
Semua dijalani demi gaji yang sebenarnya nggak seberapa, mengingat harga-harga sekarang semua serba mahal.
Kamu lalui hari-harimu sambil pura-pura kuat, meski kadang duduk di pojokan buat nenangin kepala yang rasanya mau pecah.
Saat terima gaji, kamu merasa senang tapi sedikit mengelus dada, karena nominalnya berkurang agak lumayan akibat potongan pajak.
Kamu coba ikhlas sambil berdoa, semoga pajakmu benar-benar terpakai untuk pembangunan. Kamu sedikit bangga karena ikut berkontribusi.
Sampai di bulan Januari 2026, kamu baca berita:
Indonesia memutuskan bergabung dengan Board of Peace, dan Indonesia ikut iuran Rp17,9 triliun, uang dari sebagian besar APBN untuk disetor ke Trump.
Ya, sebagian yang disetor itu adalah uang kamu.
Gimana perasaan kamu?
Innalillahi
Dokumen yang bocor dari Parlemen Eropa dilaporkan mengungkapkan bahwa UEA membayar jutaan dolar kepada sebuah perusahaan Swiss untuk menjalankan operasi fitnah terselubung di seluruh Eropa, yang menargetkan Islam, Muslim, masjid, jurnalis, dan politisi di 18 negara.
Operasi tersebut diduga mendanai jaringan berita palsu yang dirancang untuk menjelekkan umat Muslim, menggambarkan mereka sebagai "musuh dari dalam," menyebarkan disinformasi untuk menutup masjid, dan memicu kebencian publik.
Skandal besar kini sedang terungkap di Eropa.