Soalnya tadi gue denger sendiri, ada mas2 di trotoar depan UOB, kemeja kantoran rapih, nonton aksi, tapi ga berani ke jalan, ybs bilang
"Oh sbnrnya demo mahasiswa tuh ga rusuh ya, pada tertib tuh disuruh mundur dikit pada mundur. Jadi sbnrnya yg rusuh tuh siapa yak?"
Nahh
Asli, di Bali sering banget bule dihajar. Ga perlu nunggu sampe ngerusak gitu.
Di Legian, beberapa bulan lalu ada bule dilempar ke sungai sama dua waria, sampe jadi berita.
Di Canggu, pas bulan puasa kemarin lihat bule dihajar security karena narik2 cewe yg lagi nunggu ojol, dipaksa masuk ke taksinya. Itu bule habis digibeng berkali-kali, ditendang sampe masuk ke dalam taksi. Berasa nonton film action gua.
Di Gianyar, bule lagi cosplay jadi begal taksol dihajar massa sampe babak belur. Kalo ga ada aparat dateng dikit lagi mampus itu. Untung aja ga ada provokator yg teriak "bakar!"
Di Seminyak, siang bolong, lihat bule dikepruk asbak sama waitress. Si bule marah2 minta ketemu manajernya, ternyata langsung disamperin sama owner cafenya.
Si owner tanya ke si waitress, diceritain lha kalo si bule bilang orang Indonesia itu murah dan bisa dibeli, sambil remes pantatnya. Si owner langsung melotot, tapi bukannya marah ke pegawainya, malah bulenya ditendang sampe tersungkur.
Si bule lari keluar, dikejar sampai dia nyeberang jalan. Dari seberang dia teriak2 "I was just joking, man. I was just trying to make a joke." sambil bikin gestur minta maaf "🙏". Di seberang ada yg nanyain si bule ada apa, abis cerita bukannya dikasih simpati malah dikeplak lagi.
Guys, lu pada tahu nggak kenapa Habibie mencopot Prabowo dari Pangkostrat?
Dan yang lebih penting lu pada tahu nggak bahwa pencopotan itu terjadi dalam kurang dari satu hari setelah Habibie menerima laporan?
Ini bukan gosip.
Ini diceritakan sendiri oleh Habibie
dalam wawancara yang direkam tahun 2006.
Ini konteksnya dulu:
Mei 1998. Soeharto baru saja mundur.
Habibie dilantik sebagai presiden.
Indonesia dalam kondisi paling kacau sejak 1965 demonstrasi massal, kerusuhan, ekonomi hancur, dan kepercayaan publik terhadap negara di titik nol.
Habibie baru duduk di kursi presiden.
Belum hafal protokolnya.
Dia sendiri cerita waktu mau duduk di kursi kerja presiden, dia bingung mau duduk di mana karena tidak tahu posisi duduk yang benar sebagai presiden.
Sampai protokol yang kasih tahu.
Di tengah situasi sekacau itu Wiranto datang menemui Habibie dengan laporan yang sangat serius.
Ini isi laporan Wiranto:
Ada gerakan pasukan Kostrat yang bergerak menuju dua titik: Istana dan kawasan Kuningan tempat rumah Habibie berada.
Pangkostrat saat itu: Prabowo Subianto.
Wiranto juga menyampaikan satu hal lagi yang sangat penting: dia memegang Kepres yang memberikan kewenangan bertindak mengamankan situasi kalau keadaan membutuhkan "seperti Supersemar."
Bayangkan momen itu.
Presiden baru yang baru beberapa hari menjabat. Pasukannya sendiri bergerak tanpa perintah.
Dan Pangab datang dengan Kepres yang bisa memberinya kewenangan mirip Supersemar.
Habibie mendengar semua itu.
Diam sebentar.
Lalu menyimpulkan satu hal tentang Wiranto:
"Saya terkesan orang ini jujur."
Dan ini keputusan Habibie:
Tidak ada rapat panjang.
Tidak ada sidang kabinet darurat.
Tidak ada negosiasi.
Habibie memberikan petunjuk langsung kepada Wiranto:
"Sebelum matahari terbenam Pangkostrat diganti.
Dan kepada penggantinya ditugaskan untuk segera mengembalikan semua pasukan Kostrat ke tempatnya masing-masing."
Satu kalimat perintah.
Satu hari. Selesai.
Prabowo dicopot dari Pangkostrat sebelum hari itu habis.
Dan ini pertemuan yang paling mengejutkan setelahnya:
Prabowo tidak terima.
Dia datang langsung ke ruang kerja presiden menemui Habibie.
Habibie sebenarnya bisa menolak.
Tidak ada kewajiban protokol untuk menerima perwira yang baru dicopot tanpa permintaan formal.
Tapi Habibie menerima karena dua alasan pribadi:
Satu — ayah kandung Prabowo adalah Prof. Sumitro Djojohadikusumo yang sejak Habibie SMA sudah jadi idolanya. Keluarga yang sangat dihormatinya secara intelektual.
Dua — Habibie menduga mungkin ada titipan pesan dari ayah mertua Prabowo yaitu Soeharto yang saat itu sudah tidak bisa ditemui langsung.
Tapi yang terjadi di ruangan itu sama sekali tidak seperti yang Habibie perkirakan.
Prabowo menurut cerita Habibie sendiri langsung berkata:
"Anda ini presiden apa? Naif."
Dan ini jawaban Habibie yang menurut gue paling berkarakter dalam seluruh cerita ini:
Tidak marah.
Tidak tersinggung.
Tidak balas dengan ancaman atau kemarahan.
Habibie menjawab santai:
"Masa bodoh.
Yang penting saya presidennya.
Saya yang menentukan finish."
Lalu Habibie menambahkan refleksi yang sangat jujur: banyak orang memandangnya sebelah mata "Habibie kan tukang, bisa buat kapal terbang, mejanya penuh teknologi, tidak ngerti yang lain."
Tapi bagi Habibie justru itu keuntungan.
Karena dia tidak merasa terhina oleh kata-kata itu.
Dan ini yang paling penting untuk dipahami:
Habibie adalah presiden yang legitimasinya paling dipertanyakan dalam sejarah Indonesia.
Naik bukan karena dipilih rakyat.
Naik karena Soeharto mundur.
Banyak yang meremehkannya.
Banyak yang menganggapnya tidak punya otoritas nyata.
Banyak yang berpikir dia hanya boneka transisi yang bisa dikendalikan.
Tapi dalam momen paling krusial itu ketika pasukan bergerak tanpa perintah menuju Istana dan rumahnya sendiri Habibie tidak panik.
Tidak ragu.
Tidak menunggu situasi makin memburuk.
Dia memberi satu perintah.
Sebelum matahari terbenam.
Dan ketika perwira yang dicopot itu datang menyebutnya naif di mukanya langsung dia menjawab dengan ketenangan orang yang tahu persis di mana otoritasnya berdiri.
Yang penting saya presidennya.
Saya menentukan finish.
Habibie mencopot Prabowo
bukan karena dendam pribadi.
Bukan karena politik.
Tapi karena ada gerakan pasukan yang tidak sesuai struktur komando bergerak menuju Istana dan rumah presiden tanpa perintah resmi.
Dan dalam sistem militer manapun di dunia itu bukan sesuatu yang bisa dibiarkan.
Tidak peduli siapa yang memimpin gerakan itu.
Tidak peduli seberapa dekat hubungan personalnya dengan presiden.
Habibie mungkin dianggap naif oleh banyak orang.
Tapi orang yang dianggap naif itu dalam satu hari mengambil keputusan militer yang mungkin menyelamatkan Indonesia dari skenario yang jauh lebih buruk dari yang benar-benar terjadi.
Dan 27 tahun kemudian perwira yang dicopot itu menjadi presiden.
Sementara yang mencopot sudah lama berpulang dan dikenang sebagai salah satu tokoh paling bersih dalam sejarah republik ini.
Sejarah punya cara tersendiri untuk menjawab siapa yang naif dan siapa yang tidak.
USD/IDR 17.845. semua orang stress
padahal solusi gampang:
- BI print 1 triliun dollar sendiri
- bayar utang Indonesia
- sisa dollar dibagi ke rakyat
- rupiah menguat
susahnya dimana dah?
Jakarta is so emotionally draining.
Everyone here looks so "hectic" and "busy", but no actual work gets done.
We're all just miserably stuck in traffic, wishing we were in Bandung, Singapore, or Japan.
Indonesia gak jadi punya EV sendiri karena pas proses riset & buat mobil listrik baru mulai, tim riset & inovator dijeblosin ke penjara 10 tahun dijerat kasus korupsi dgn alasan “MOBIL LISTRIK MEREKA GAK LOLOS UJI EMISI”
Sinting, mobil listrik gak ada knalpot, uji emisi apaan?
Kalau orang nahan belanja:
➡️ bisnis melambat
➡️ perputaran uang seret
➡️ ekonomi ikut slow
Di saat yang sama:
harga naik (inflasi)
daya beli turun
double pressure.
bukti nyata 1 langkah kecil bisa berarti besar..
meet Arief Kamaruddin
pemuda 34 tahun dari Ciliwung yang bikin gubernur Jakarta gelar rapat khusus soal ikan sapu-sapu
kenapa dia mulai gerak
> dari kecil hobi jala ikan
> dulu dapetnya udang atau lele liar
> sekarang isinya sapu-sapu semua
> spesies asli ciliwung hancur sisa 20 spesies
> sapu-sapu ini invasif dan nggak ada predator
cara kerjanya hardcore
> turun ke sungai 1-3 jam tiap hari
> kadang nyari sampe jam 2 pagi
> nyemplung ke air keruh beracun
> ngeraba akar pohon pake tangan kosong
> resiko: beling, paku, ulerdapet ikan, patahin lehernya, lalu kubur
impactnya nggak main-main
> viral sampe masuk podcast close the door
> gubernur dki langsung instruksi walikota
> dinas gelar operasi massal tiap jumat
> di jaksel kemaren tembus hampir 7 ton
> rilis warning bahaya makan sapu-sapu ciliwung
strateginya pinter
dia pake sapu-sapu cuma buat pintu masuk
tujuan utamanya nyentil isu sampah dan limbah
karena kalo bahas sampah doang publik gampang abai
dari jaring seadanya, dia sukses maksa birokrasi buat turun tangan.
di tempat kalian ada sosok
seniat ini nggak?
Inna lillahi…
Kejahatan dan pelanggaran kode etik berat.
Hukumannya becanda! 😡
—-
Publik diguncang skandal berat di Polda Jambi setelah tiga oknum polisi, Bripda VI, Bripda MIS, dan Bripda HAMZ, menjalani sidang kode etik pada Selasa (7/4/2026).
Ketiganya terbukti menyaksikan dan membiarkan aksi pemerkosaan terhadap remaja berinisial C (18), yang merupakan calon Polwan.
Meski dinyatakan melakukan pelanggaran berat dan perbuatan tercela, sanksi berupa permohonan maaf dan pembinaan rohani dinilai publik sangat tidak sebanding dengan trauma korban.
Banyak pihak kini mendesak transparansi dan keadilan yang lebih tegas atas tindakan yang dianggap sebagai aib besar bagi institusi kepolisian tersebut.
@txtdaricowok Dulu boys day out renang rame rame, kumpul rame rame tuh aman aman aja dan seru.
Tapi karena gara gara sekolompok babi boti jahanam haram jadah, malah bergeser negatif pandangan masyarakat ngelihat keseruan boys day out begini.
Tai lah
Gue setuju. Tapi cerita temen gue yang kerja di NVIDIA, walaupun diklaim ga ada "politik kantor" (seperti yg Jensen Huang bilang) tapi work environment-nya intense as hell. Kerja pas weekend kalo ada deadline, meeting ampe jam 2 pagi, dan saling teriak di depan publik. Politiknya diganti sama high-pressure performance theater wkwk
Oh ya sebelumnya gue kerja bareng klien tech company di SV, especially di bagian revenue operation (marketing and sales). Hampir semua US company including Google revops-nya politik banget.
Kalo di bagian back-office/engineering, IC lebih dihargai seperti yang lo bilang
Karyawan yang bangga bilang "gue murni cuma mau kerja, males ikut politik kantor" itu biasanya naif dan karirnya bakal mentok di situ-situ aja.
Di dunia nyata, nolak main politik kantor dengan dalih integritas itu bukan bikin lo jadi pahlawan tapi cuma ngebuktiin lo kurang kecerdasan sosial.
Politik kantor itu YA bagian dari kerjaan lo. Bukan penghambat.
Dunia kerja itu bukan sistem meritokrasi yang adil. Kalau lo ga tau cara "menjual" diri lo, merebut kredit atas pekerjaan lo (dan kadang pekerjaan tim lo), serta bermanuver di sekitar ego atasan, maka lo hanya akan menjadi batu loncatan bagi orang2 yang ngerti cara mainnya.
Dulu ada laki2 bercerita soal gaji 3 juta, lalu direndahkan sampai serendah2nya kalau uang sgtu cma untuk perawatan hewan-nya.
Hari ini ada suami bercerita kalau istrinya menggunakan pinjol 300 juta, tapi tetap mendapatkan reaksi jelek krna mau berpisah.
Laki2 katanya jangan suka menyimpan dan menahan emosi dalam dirinya. Harus berani bercerita apa yang dia rasakan.
Tapi ketika laki2 bercerita…dia tetap disalahkan walaupun dia benar.
Sudah benar laki2 jangan bercerita apapun di sosmed.
Terjadi insiden pengeroyokan terhadap seorang mandor TKA di Kawasan Industri Morowali. Peristiwa ini diduga dipicu oleh perilaku yang dinilai arogan oleh para pekerja di lokasi."
After working countless overtime hours to afford her son’s dream camera, a woman was heartbroken when the delivery driver carelessly threw the package onto her porch, damaging the camera inside.
The entire incident was captured by her Ring doorbell camera.