Berita ini senyap sekali ya.
Ribuan pelajar di beberapa daerah Papua demo serentak turun ke jalan tolak MBG, Selasa 15 September 2026.
Tuntutan mereka:
STOP MBG dan ganti dengan Pendidikan Gratis, Perbaikan sarana dan prasarana sekolah serta tambah jumlah guru.
"Tong Tidak Lapar Nasi, Tong Lapar Ilmu"
kesiannya rakyat dorang ni. mana lagi presiden dia pergi sibuk bangga letak muka dia terbang atas langit tu 😐 he has no shame at all. sending all my prayers to those who are affected.
@PikamonID Sebenernya kalimatnya biasa aja, tp siapa yg melontatkan itu jd bikin sakitnya luar biasa. Dulu ada temen baik gue (skrg uda nggak) di hari natal indah dia bilang "gue ngerasa pertemanan ini ga sesuai ama ekspektasi gue" Abis gt doi cabut, dan sejak saat it gue ga anggep dia ada.
Sampai juga di fase sedih
Ga bisa berikan dan beliin apa yg anak pengan dan mau. Krn alasan finansial.
Tabungan dana darurat sudah kepake
Sudah pinjam uang untuk bertahan.
Sampe di fase sedih saat jawab "iya nanti klo bubu baba punya uangnya ya"
Lalu malam ini aku menangis
Aksi unjuk rasa kelompok mahasiswa dan organisasi bakal digelar di Jakarta Pusat pada hari ini, Senin (15/6/2026).
Titik demonstrasi yakni Jalan Medan Merdeka Selatan (kawasan Selatan Monas), Gambir.
Lalu, di depan Gedung DPR/MPR RI Senayan.
di Jalan Kwitang Raya Senen,
5 tuntutan bem ui:
1. Menghentikan pemborosan APBN
2. Menurunkan harga kebutuhan pokok dan BBM.
3. Menghentikan Program MBG dan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.
4. Menghentikan militerisme di ranah sipil.
5. Mendesak pemerintah mengakui kesalahan dan berhenti mengelak.
Lucu rasanya. Pasukan lengkap TNI-Polisi dikerahkan untuk menghadang barisan orang muda tanpa senjata yang hendak menyuarakan haknya. Mengingat berkali-kali menyaksikan negara begitu “softspoken” sama penjahat perang macam Trump dan Netanyahu. Tapi berlaga sangat galak kepada rakyatnya sendiri. Republik anomali
Kepada para pemimpin republik, kami orang muda bukan musuh bangsa ini. Jangan kerahkan tentara dan polisi untuk membatasi suara kami.
Ajak kami berdialog dan penuhi tuntutan kami. Kami bukan penyebab krisis, para pejabat brengsek itu adalah penyebab kekacauan ini.