โ
tetap menjadi sasaran utama amukan Umebozu.
Perlahan tapi pasti, irama serangan Umebozu perlahan mulai kehilangan keganasannya. Tentakel-tentakel raksasa yang semula menghantam tanpa jeda kini bergerak semakin lambat, seolah energi negatif yang menopang wujudnya mulai
โ
โ
Pecahan dinding angin tebal terpental ke arah kapal dan membuat haluannya bergoyang hebat, tetapi tidak ada satu pun lentera yang rusak maupun terganggu, meskipun itu artinya Aoshi harus menanggung basah kuyup.
Aoshi mengembuskan napas pendek, tetapi tatapannya tidak
โ