Sebenernya tujuan awalnya baik lho, mengajak tetangga untuk ikut mendoakan keluarga. Tp entah kenapa menjadi suatu yang seakan-akan wajib dilakukan dan harus menjamu semua yang hadir. Padahal posisi sedang berduka.
Misal ga ngadain jg bakal digunjing, ngadain tp ga ada makanan jg selanjutnya yg dateng makin dikit dan dapet gunjingan juga. Padahal dalam islam itu ga ada tuntunannya.
Menurut gw, org indo -especially para pelancar medsos sehari 4+jam- harus belajar buat skeptis
Gw ga suka ngatain org lain bego, tp org yg in this AI & freedom of speech era langsung percaya dgn apa yg dia baca ya apalagi kalo bukan bego
Sesimpel jgn percaya sebelum dibuktikan
After 15 years, Indonesia’s rare Rafflesia bloomed, the world’s largest parasitic flower that smells like rotting meat, has no leaves, and lasts just 5 to 7 days.
@p1ckAhcoo@photostrlip@tanyakanrl Makna kata dlm linguistik itu kontekstual. Tergantung situasi, budaya, hubungan antarpenutur, dan pov org lain
Gue selalu menganggap bahwa preferensi seksual adalah hak yang no tawar², tapi menyebut seseorang dgn sebutan yg dibenci masyarakat, ofc u know, is a big big no
@boxxtoc Preman dirangkul, masyarakat dipukul
Dari perkataan Hercules jg kelihatan jelas gmn pola pikir preman jalanan. Gaada yg namanya boleh diskusi, menyanggah, tidak setuju. Kalo ga mau ya namanya mengganggu dan harus ditertibkan
Pola pikir hama, tolol, otak ga berkembang, ttd kecil
@txtdarisinga Lalu gimana jika pernah menuduh org berzina? Penuduh wajib meralat tuduhannya dan mengaku secara gamblang ke publik. Kesaksiannya invalid seumur hidup
Jd buat kawan2 yang ngatain orang dgn sebutan lonte, nyebar gosip seputar perzinaan, tiati aja. Jangan gampang percayaan jg yaa
@txtdarisinga Mau nambahin dikit nih, reminder jg buat kawan2 yg muslim
Menuduh orang sbg pezina tanpa bukti -disebut jg Qadzaf- itu dosanya sama dengan melakukan perzinaan, dgn hukum (syariat) cambuk 80 kali dan kesaksiannya invalid untuk selamanya
narasi buzzer paling bego: “ga mau masukin anak ke [insert nama kampus] ah ga beradab”
lah masuk kampus bagus itu JUSTRU buat buang pemikiran kalo “kritis itu ga beradab” itu sendiri. pemikiran feodalis ga layak dipertahanin.
ga beradab itu kl diem ke kesewenang-wenangan.