Laki laki boleh bersedih, menangis, atau pun terlihat lemah. asal cukup Tuhan saja yang mengetahuinya.
dunia tidak boleh mengetahui titik terlemah kita, kita lawan dunia yang gila ini.
Ada omongan orang yang ku pegang banget sampe sekarang :
"Jangan takut susah.
Tapi takutlah kalau malas.
Karena kalau kamu malas… hidupmu pasti susah."
Pas beliau ngomong gitu, langsung kena banget di hati....
Pada titik tertentu, hidup mempertemukan kita pada pilihan tanpa ruang penjelasan. Tak semua harus dimengerti orang lain. Ada yang cukup dijalani dalam diam, dipeluk dengan ikhlas, lalu diserahkan pada waktu. Karena yang paham langkahmu, hanya hatimu dan Tuhan.
Tak semua perlu diraih, tak semua layak diminta. Belajarlah cukup tanpa banyak suara. Mengalir, menerima, menikmati yang tersaji. Sebab sering kali, yang kehilangan damai bukan karena kurang, melainkan karena tak pernah tahu batas ingin.