Dari sekian banyak pidato, pidato kali ini bener bener nyesek
Rakyat yang bayar gaji kalian, dikritik malah dibales:
“EMANG GUE PIKIRIN” dan disambut tepuk tangan yang meriah
Halo.
Saya sering memakai kereta api untuk perjalanan rutin Semarang-Jakarta, dan sebaliknya. Di kereta, saya sering mendapati contoh seperti ini.
Dan salat seperti ini: tidak sah (jika yang dikerjakan adalah salat fardu).
Pertama, semangat shalatnya patut diapresiasi. Tapi harus diketahui bahwa salat itu ada fikihnya, dan contoh di bawah ini bisa jadi melewatkannya.
Berdiri (qiyam) adalah rukun salat fardu. Kecuali si Mas salat sunnah, maka tidak perlu berdiri (meski bukan di kereta, salat sunnah dengan duduk diperbolehkan).
Maka berdiri, meskipun sedang di kendaraan apapun (termasuk kereta), masih menjadi wajib bagi orang salat. Fikih menjelaskan: jika kalian mampu berdiri, ya wajib berdiri.
Ada pengecualian, tapi sempit:
1. Kalau kendaraannya terlalu bergoyan sehingga berdiri benar-benar membahayakan kalian,
2. Tidak ada ruang sama sekali untuk berdiri, atau
3. Khawatir waktu salatnya habis sementara turun tidak mungkin.
Sebagai pengguna setia KAI, saya cukup tahu betul umumnya sudah ada musala yang bersih di gerbong dekat restoran.
Kalau ada musala, dan fisiknya si Mas mampu berdiri, maka salat di kursi penumpang seperti ini: belum sah menurut kebanyakan ulama (jumhur).
Sekali lagi, niat si Mas sudah benar, dan harus diapresiasi.
Tinggal mengubah caranya saja.
🙏
Di monas malah ga ada mengheningkan cipta untuk 16 buruh perempuan ini. Malah dangdutan bareng prabowo yg buka-buka baju.
Aku yg bukan keluarga aja sakit hati. Harusnya masih masa berkabung, penuh duka. Mereka yg jadi korban itu juga buruh, mereka juga pekerja. Astagaaa
makanya duit anggaran tuh pake buat memaksimalkan transum, kita pembayar pajak itu sehari hari banyak yg pakai transum baik transjakarta maupun krl.
jangan mbg doang dipikirin
Dipikir pikir enak banget ya kerja di Dishub. Ga pernah kerja, tapi kalau ada kecelakaan begini yg dibawah tanggung jawabnya, gapernah tuh disalahin sama netizen.
1. Jalan raya minim rambu laku lintas, garis marka gaada, lampu lalu lintas gaada. Diem tuh ga pada nyalahin dishub
Transum dalam kota Bekasi tapi dibantu Transjakarta. Pemkot Bekasi dan pemprov Jabar-nya kemana.
Pemkab Bekasi juga ngga ada bantu sediain shuttle dari Cikarang ke Bekasi.
kalian boleh ndak suka sama mutualku ini, tapi
dia menjanjikan daycare saat kampanye pilkada DKI 2016, dan beneran membangun 32 daycare profesional ketika jadi gubernur.
saat menjadi mendikbud 2014, dia juga membuatkan daycare di kantor kementrian [yg kemudian digusur].
sayangnya, masyarakat kita ga terlalu peduli dengan hal-hal seperti ini, janji serupa di pilpres 2024 cuma dianggap remeh.
sekarang ketika ada kasus daycare malpraktek di jogja yg kemudian viral, kita cuma bisa menuntut pertanggungjawanan setelah kejadian, karena akar masalahnya tidak pernah jadi perhatian.
mereka gak care pentingnya daycare.
#lamjutkanmbg
Sebagai orang yang milih ngekos di Rawamangun ini bener banget. Alasan milih karena suasananya masih agak kayak perkampungan gitu, jauh deh dari hingar-bingar rame dan megahnya Jakarta. Dan ga nyangka di sini di-provide transum sebanyak itu! 😭