Bukan dia yg dia yg mecelahmu, mengibahmu, yg menghinahmu yg harus kau jadikan musuh untuk kau taklukkan. Melainkan dia yg kau anggap si paling benar.
Iya... Iya kamu, kamulah si paling itu
"Baik" Bermanfaat karna adanya "buruk",
"Benar" Bernilai karna adanya "salah".
Tidak usah merasa paling baik karna keburukan orang, jangan merasa paling benar karna kesalahan orang.
Karna semua yg di ciptakan ada tujuannya.