Bocil santri baru lulus langsung dikasih panggung begini nih, ceramah ngalor ngidul.
Padahal yang pertama sekali menyuruh kembali kepada Al-Qur'an dan Sunnah adalah Allah sendiri dalam Al-Qur'an: (فردوه إلى الله والرسول ).
Logika bengkok macam apa ini? Membandingkan warteg pinggir jalan sama program negara bernilai ratusan triliun rupiah pakai analogi busi motor!
Analogi Warteg vs SPPG Itu Cacat Nalar. Warteg masak partai kecil, habis seketika, dan risiko langsung ditanggung penjual.
SPPG mengelola rantai pasok masif untuk perut jutaan anak sekolah dengan anggaran APBN. Kalau ada standar gizi dan sterilisasi tapi anak-anak tetap keracunan, itu bukan sabotase mistis, itu kegagalan sistemik dan pengawasan abal-abal!
Mengkriminalisasi Dapur Lapangan Saja Itu Pengecut. Enak betul lempar semua dosa ke juru masak dan relawan dapur bawah, sementara pembuat kebijakan, perancang vendor, dan kepala badan yang pegang mandat anggaran ratusan triliun cuci tangan di balik mimbar.
Tanggung jawab hukum tata negara itu melekat ke hierarki atas, bukan cuma tukang masak!
Birokrasi Jangan Baper Anti-Kritik. Kebijakan publik yang baik itu diuji dari eksekusi dan mitigasi risiko, bukan sekadar "tanda tangan mahal" atau niat baik. Kalau anak-anak sekolah tumbang keracunan massal lalu publik dilarang menuntut puncak komando, mau sampai kapan nyawa rakyat dijadikan tumbal glorifikasi figur?
Kebijakan hebat itu dinilai dari hasilnya di piring rakyat, bukan retorika pembelaan di atas panggung!
Panggung dakwah pula !!!!
Gus gus.
Undian Curang
Pelaksanaan pengundian hadiah utama doorprize turnamen sepak bola Capgawen Cup 2026 mendadak menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Sebuah rekaman video yang memperlihatkan momen pengundian doorprize satu unit sepeda motor Honda PCX 160 mendadak viral usai diunggah oleh akun Instagram https://t.co/c5xNeGkdFT.
Dalam video yang beredar, pengundian kupon dilakukan langsung oleh Lurah Kedungwuni Timur. Namun, perhatian netizen tertuju pada gesture seorang pria berbaju merah (kanan) yang berdiri di dekat kotak undian. Pria tersebut tampak menunjuk ke arah salah satu kupon yang menempel di dinding dalam kotak undian. Sesaat kemudian, Lurah Kedungwuni Timur (tengah) terlihat memasukkan tangan dan mengaduk kupon secara acak, lalu mengambil kupon yang berada di posisi tertunjuk tersebut.
Kupon itu sempat diaduk kembali bersama tumpukan kupon lain sebelum akhirnya dibacakan sebagai pemenang utama. Kejelian para pengagum media sosial memicu beragam spekulasi dan respons kritis di kolom komentar.
Dugaan pengondisian pemenang semakin menguat setelah salah seorang pengguna jalan media sosial yang mengklaim sebagai tetangga pemenang turut memberikan kesaksian.
"Benar itu tetangga saya, yang dapat motor adalah keponakan pak lurah," tulis salah satu netizen di kolom komentar.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Lurah Kedungwuni Timur maupun panitia penyelenggara turnamen Capgawen Cup 2026 belum memberikan klarifikasi atau pernyataan resmi terkait rekaman video yang memicu kontroversi tersebut.
Artikel : Wiradesa Info Media
Sumber 🎥 Tt racerkids06
Houthi kembali jadi sorotan setelah memperluas serangan dan menguasai wilayah strategis di pesisir Laut Merah, termasuk Mocha dan Kepulauan Hanish, yang dekat dengan Selat Bab el-Mandeb sejak Kamis (10/9).
Menurut analisis The New York Times, setidaknya Houthi punya tiga kepentingan.
Hal itu meliputi pengakuan sebagai pemerintah sah Yaman, tuntutan ekonomi, dan posisi tawar global lewat kontrol jalur pelayaran.
Serangan Houthi ditengarai sebagai strategi geopolitik untuk mempertahankan kekuasaan dan menekan Saudi serta ekonomi global.
📸: Dok. kumparan/Firda Brillianti, AFP/Mohammed Huwais, Houthi Military Media via Reuters, AFPTV, Al Jumhuriya via AFP.
Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.
📝: newsupdate | update | news | svl | R360 | E099 | E164
#bicarafaktalewatberita #kumparan
Nah ini contoh kasusnya, nih ya Bang. Ini kejadian sudah lama banget. Tapi beberapa kawan netizen cerita ada yg mengalami kejadian serupa, sekarang² ini. Masih sering terjadi saat ini. Jadi tetap waspada. Betul ga Bang?
#Myanmar 🇲🇲: People's Defense Forces (#PDF) ambushed and killed three prison staff in Sinbaungwe Township, Magway.
The fighters, who conducted the ambush, were apparently armed with common BA-63 battle rifles and MA-3 MK II carbines.