Gerobaknya dihantam dari belakang oleh pengendara sepeda motor yang kemudian melarikan diri. Di Jl. Raya Narogong, depan SDN Klapanunggal 01. Terjadi Selasa pagi (21/07) sekitar pukul 05.00 WIB. Tukang nasi kuning itu pun menangis karena sejak hari itu keluarganya tidak makan.
Kalau kamu butuh Tuhan untuk mengajarimu jadi orang baik, sebenarnya kamu bukanlah orang baik. Kamu cuma 'penjahat yang sedang dikandangkan'.
Kalau kamu berbuat baik karena butuh poin untuk beli tiket surga, artinya kebaikan itu transaksi!
Tak🍻
Sekitar 11 juta peserta penerima bantuan iuran atau PBI program Jaminan Kesehatan Nasional dinonaktifkan. Hal itu setidaknya berdampak pada lebih dari 100 pasien cuci darah yang selama ini mendapatkan layanan rutin.
Penonaktifan tersebut sangat disesalkan karena tidak ada pemberitahuan sebelumnya. Pasien yang mestinya mendapat pelayanan menjadi terganggu bahkan kehilangan akses pengobatan secara mendadak.
Ketua Umum Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia (KPCDI) Tony Richard Samosir saat dihubungi di Jakarta, Kamis (5/2/2026) menuturkan, setidaknya lebih dari 100 pasien cuci darah telah melaporkan kepesertaannya sebagai peserta PBI dalam program JKN dinonaktifkan. Penonaktifan tersebut tanpa pemberitahuan sebelumnya. Hal itu menunjukkan karut marutnya sistem verifikasi data kepesertaan program JKN.
Baca juga artikelnya di https://t.co/zrnowv1YOM
#BPJS #JKN #AdadiKompas
YBR, siswa SD yang memutuskan bun*h diri menunjukan betapa keroposnya pendanaan pendidikan kita sehingga YBR harus tertimpa empat tangga sekaligus:
💵 DANA BOS harusnya ✅ sekolah negeri gratis:
❌ YBR masih harus bayar 1,2 juta
💵 PIP untuk ✅ beli peralatan sekolah pribadi:
❌ YBR PIP-nya gak cair-cair dan gak bisa beli peralatan sekolah
💵 Sekolah Rakyat ✅ untuk anak miskin:
❌ YBR tidak masuk sekolah rakyat
💵 Bansos ✅:
❌ keluarga YBR tidak mendapatkan bansos.
Empat program di atas, yang menghabiskan anggaran triliunan rupiah, yang selalu muncul dalam presentasi keberhasilan kebijakan Indonesia, tidak mampu menjamin buku dan pulpen seorang anak di NTT.
Maaf, kita bukan bangsa yang besar.
Iranian women played a crucial role in overthrowing the Shah during the 1979 Revolution. Many joined the Communist Party Tudeh, marched in the streets, organized strikes, mobilized their families, and filled public spaces.
After Khomeini’s victory, they received the opposite: mandatory hijab, the loss of family and divorce rights, legally enforced inequality, and violence for noncompliance. Many of the same communists who helped lead the revolution were later persecuted, imprisoned, and executed.
Today’s American feminists aligned with radical woke movements and Islamist causes should pause and learn the history’s lessons.
Apakah Tuhan dewa allah membantu korban bencana Sumatera?
Sementara itu pemerintah yg nota bene 'beragama' malah mentakedow berita berita yg sesungguhnya terjadi...
#lawan
Kasus Terra Drone, 22 karyawan tewas.
Kasus Ponpes Sidoarjo, 67 anak2 tewas.
Dua2nya kasus kelalaian.
Bos Terra Drone ditangkap, jadi tersangka.
Bos Pesantren dapet MILYARAN dana APBN.
~ini pelajaran baru: agama jadi kasta.
Sttt kalau bantu begini jangan sampai viral, nanti anggota DPR marah:
“Sok paling relawan”
Bagi mereka yang berkuasa mungkin bencana adalah ajang cari popularitas, distribusi bantuan hanya daerah yg terpantau media. makanya hutan tetap digunduli agar bencana terus datang.
Muslim twitter Indo lebih suka bawa-bawa agama untuk masalah pilihan personal kayak childfree.
Giliran masalah perampasan tanah, krisis iklim, eksploitasi buruh dalil-dalil agamanya jarang banget keluar.