Belum juga kesampean nonton langsung di Old Trafford, eh sekarang malah otw bikin stadion baru 😭
Sebagai fans MU, jujur ada rasa sedih juga kalo era Old Trafford ini perlahan harus ditinggalkan. Stadion yang punya begitu banyak sejarah, pertandingan comeback, sampe momen yang bikin fans merinding atau dibikin emosi wkwk
Tapi ya gimana lagi, kalo emang waktunya move on, semoga stadion barunya nanti bisa jadi rumah baru yang juga punya cerita besar.
Cuma satu masalah: gue aja belum sempet nonton di Old Trafford bjirrrr. Padahal impian gue 3M (Mekkah, Madinah, Manchester) 😭
Semoga masih keburu ngerasain atmosfer Old Trafford sebelum benar-benar jadi kenangan. Aminnn..... 🤲🏼
🔱 Mimpi basah fans MU sekarang: owner baru dari arab datang bawa investasi tanpa batas 🤣😭💰
✅️ Glazer+INEOS ditendang
✅️ Hutang klub hilang
✅️ Juara berulang-ulang
✅️ Transfer pemain tinggal bilang
✅️ Fans senang
#GlazersAndIneosOUT#BoycottUnited#MUFC 🔰
Barusan lewat kabar dari salah satu media di X, katanya petinggi Manchester United berupaya sewa buzzer/influencer untuk ngebantu hentikan boykot online yang lagi gencar dilakukan fans di media sosial.
Entah kabar ini bener atau nggak, tapi kalo emang bener mereka pake cara kaya gini, mereka malah mengekspos jarak antara klub dengan fans.
Fans boykot bukan tanpa alasan, mereka dah lelah, cape sama situasi yg terjadi.
Fans bukan musuh klub. Suara mereka muncul karena peduli dengan Manchester United.
Harapanku untuk Lenny Yoro
Dapet kesempatan lebih dan nemuin performa terbaiknya di Manchester United.
Karena dia tuh all in banget waktu bertahan.
Ga semua pemain bisa defend kayak gini pake kepala.
Bahkan Gerrard dan Szobo pernah mencoba tapi tak bisa...
Dia mencoba semirip mungkin sama Vidic & Phil Jones.
Lalu, kali ini dipanggil Zidane buat gantiin Konate di timnas Prancis.
Moga aja deh, selepas jeda internasional ini, si Yoro bakal balik jadi mirip Varane di #MUFC.
Karena apalah daya jika semangatnya udah bener mirip Phil Jones tapi skill-nya mirip Maguire.
Buat apa gitu lho...
🚨 yoro di panggil ke timnas prancis
jujur gua pribadi berharap yoro dan santos main di timnas, dan bikin percaya diri mereka naik.
terutama yoro sih, talenta ada banget, apalagi pas lawan sabah dia sama martinez mainnya ok banget.
Hanif Thamrin lagi-lagi bikin gebrakan.
Sekarang ada The Derby, program baru yang bakal tayang setiap Jumat.
Honestly, his channel is the number one football channel in this country, at least in my opinion.
Selalu ada format baru, ide baru, dan cara baru buat ngobrolin sepak bola. 🔥
Di masa mudanya, dia adalah talenta luar biasa yang punya insting untuk mencetak gol.
Di masa primenya, dia adalah monster buas yang menjadi momok buat lini pertahanan lawan dengan gol dan determinasi tinggi.
Di masa akhir di United, dia adalah panutan bagi pemain muda tentang bagaimana kerja keras bisa membuahkan hasil yang hebat.
Wayne Rooney, pemain luar biasa yang belum tentu bisa disamai oleh generasi saat ini. Top Scorer sepanjang masa Man United yang selalu punya gairah pas main buat United.
INEOS ikutan jualan RUMPUT.
Mengikuti jejak Real Madrid dan Barcelona.
Manchester United gabisa jual pemain malah,
JUAL RUMPUT. 😭
Rumput Bernabeu pernah dijual seharga Rp. 739.000,00.
Rumput Camp Nou pernah dijual seharga Rp. 804.000,00.
Rumput Old Trafford beda kelas, harganya Rp. 2.965.280,00.
Mohon untuk tidak dibeli ya kawan, rumput segitu mah aslinya cuma Rp. 15.000,00.
Mana jarang banget lagi diinjek sama pemain-pemain dari klub yang ikut Champions League.
🚨 Carrick membawa United ke posisi ketiga — setelah finis di posisi ke-15 di bawah Ruben Amorim — adalah ALASAN klub bisa melaporkan keuntungan rekor secara keseluruhan, karena pendapatan siaran melonjak £33,9 juta. Pendapatan komersial dan pendapatan hari pertandingan United turun karena United tidak berada di Eropa dan tidak memiliki sponsor kit latihan.
[@lauriewhitwell,@TheAthleticFC]
🔺 SUDUT MERAH
INEOS? SAMA SAJA DENGAN GLAZER👎
Suporter Manchester United sudah lelah dengan kekecewaan satu dekade terakhir. Kehadiran Sir Jim Ratcliffe dan INEOS yang awalnya digadang-gadang membawa perubahan justru melahirkan realitas baru yang mengkhawatirkan: KETIADAAN AMBISI DAN KETIDAKMAMPUAN FINASIAL.
Berikut 3 faktanya:
1. Dosa Awal: memilih berbagi atap dengan glazer.
Alasan bahwa INEOS "harus membereskan beban utang era glazer" adalah bentuk pembodohan publik. Mereka masuk secara sadar sebagai co-owner dengan mata terbuka lebar. Jika tidak punya modal raksasa untuk melunasi utang dan mendanai investasi masif, harusnya jangan beli klub ini sejak awal.
MU bukan klub proyek eksperimen miliarder buntung!!!
2. Kebiasaan "tambal sulam" yang berulang.
Bursa transfer musim panas lalu membuktikan kegagalan manajemen dalam mendukung kebutuhan mendesak pelatih dan tim. Pembelaan "perbaikan bertahap" karena batasan finansial sama sekali tidak masuk akal. Tidak ada satu pun klub papan atas dunia yang hanya MEMPERBAIKI SATU LINI per jendela transfer. Pola lambat ini kontraproduktif dan membuktikan INEOS tidak siap bersaing di level tertinggi.
3. Mengulur waktu tanpa ambisi.
Pernyataan bahwa "proses ini butuh waktu bertahun-tahun" seharusnya tidak berlaku di Old Trafford. MU klub raksasa yang dituntut bersaing meraih trofi dari tahun ke tahun. Menyelesaikan masalah satu per satu hanya menunjukkan manajemen yang setengah hati.
Berhenti bersembunyi di balik narasi miskin tapi perlahan menggerogoti cuan klub.
Kombinasi glazer-INEOS kini hanya memenjarakan potensi besar MU. Fans tidak butuh pemilik yang sekadar "tambal sulam" dan sibuk mencari pemakluman.
Lepaskan klub ini, angkat kaki dan buka pintu untuk akuisisi penuh (full takeover) kepada pemilik baru yang benar-benar layak dan berkapasitas finansial tanpa batas!🔴😤
#GlazersAndIneosOUT #BoycottUnited #MUFC 🔰
🔱 TRISULA WAVE
King Eric Cantona bersuara keras untuk pemilik Manchester United!🔴
Pemicunya? pernyataan kontroversial Sir Jim Ratcliffe soal isu imigrasi di Inggris.
Saat ditanya, apakah dia bakal mau bergabung ke MU 30 tahun lalu kalau pemiliknya adalah sosok seperti SJR, jawaban King Eric tajam: "Tentu saja tidak!"🔥
Padahal, SJR mengidolakan Cantona dan bahkan menamai perusahaan akuisisi MU-nya (Trawlers Ltd) dari kutipan legendaris King Eric. Tapi Cantona nggak peduli dan tetap membantai pandangan sang pemilik klub lewat poin menohoknya:
• Sepak bola dibangun imigran: hampir semua pemain hebat lahir dari gelombang imigrasi, baik di Prancis, Inggris, maupun dunia.
• Bukti nyata sejarah: sejarah mencatat dari Raymond Kopa (keturunan Polandia), Michel Platini (Italia), sampai Cantona sendiri (ibunya pengungsi Spanyol), kejayaan sepak bola dibentuk oleh imigran.
• Tidak bisa diterima: Cantona yang pernah buat dokumenter French Football: An Immigrant History, menegaskan nggak bakal pernah toleran dengan pandangan politik semacam itu.
FYI gais,
SJR sebenarnya sudah sempat minta maaf februari lalu karena sebut Inggris "dijajah imigran". Tapi bukannya kapok, belakangan dia malah mengulangi narasi yang sama. Wajar kalau King Eric dan mayoritas fans MU sudah muak!
Kalau SJR bosnya waktu itu, kita gak bakal pernah lihat gaya kerah berdiri legendaris itu di Old Trafford😌
Manchester United adalah klub raksasa global yang berdiri dan berjaya berkat keragaman budaya serta kerja keras para pemain dari berbagai belahan dunia.
Sangat ironis dan menampar sejarah klub ketika salah satu pemiliknya justru melontarkan narasi diskriminatif seperti itu. King Eric benar 100%: MU itu besar karena keberagaman, bukan pemikiran sempit!
Setuju dengan King Eric, gais?🤔
#GlazersAndIneosOUT #BoycottUnited #MUFC 🔰
Menurut admin, data ini sekilas keliatan bagus, tapi expose beberapa masalah
Carrick coba dapatin kontrol di posisi yg tinggi & suka coba buat attack garis terakhir pertahanan lawan, daripada coba pelan-pelan cari ruang di belakang atau mainin bola direct dari belakang.
[1/5]
Agresif dalam duel, ngejar second ball, nutup ruang di depan dua CB, dan bisa jadi pelindung ketika United kehilangan bola.
kayanya itu yang nggak kita liat di beberapa pertandingan terakhir.
semoga baleba bisa jadi jawaban.
gimana menurut kalian?
Wah, Lammens dan Darlow dapet guru baru nih...
Udah bertahun-tahun ga ada pembaruan di segi pelatih kiper.
Kalo lihat di daftar staff sih, Craig Mawson yang sekarang jadi pelatih kiper tuh udah ada sejak 2019.
Sekarang ada Connor King.
Umurnya masih muda, 27 tahun dan mantan pemain Clitheroe (klub semi profesional asal Inggris).
Karena dia terakhir main tahun 2020 yang lalu, maka berarti dia pensiun di usia 21 tahun.
Btw, ini nggak ada pelatih yang bisa najemin lini serang MU kah?
Dari sebelum lo, popularity & commercial strength Emyu jg udah kuat. Yang lo & manajemen lakuin cuma naikin harga tiket & monetisasi semua yg lo bisa.
Emyu itu klub sepak bola, dan jelas 2 tahun terakhir hasil di lapangan JAUH dari standar klub.
So cut that bullshit lah. GTFO!