"Jika jiwa dan ragaku harus di robek2 agar kau ttp berkibar di ujung tiang, maka ku relakan....
Jika hatiku harus bercucur darah krn di tusuk hanya untuk mempertahankanmu menjadi satu2nya lambang untuk negeriku trcinta... akan ku relakan...
.
.
.
.
.
.
.
๐ฎ๐ฉ๐ฎ๐ฉ๐ฎ๐ฉ