【Fuyumi Live Stream】݁ ˖Ი𐑼⋆
Waaaiiiii! Kapten Fuyu disini! ₍₍⚞(˶>ᗜ<˶)⚟⁾⁾
Aku mau menaikkan mood dengan main kapal-kapalann! (˶ᵔ ᵕ ᵔ˶) ‹𝟹
Mabar sama Fuyu yuk! ( ∩´͈ ᐜ `͈∩)
🕒 26 Oktober 2026 | 20:00 WIB
📌 https://t.co/3CoRze9l5V
🎨 Design Thumbnail by @KujiraSeikai
【Fuyumi Schedule】݁ ˖Ი𐑼⋆
Seperti biasa Fuyu telat post schedule hehe~ („• ֊ •„)
Fuyu hari Senin ini mau coba stream yaaa, semoga masih ada tenaga buat stream! (˶˃ ᵕ ˂˶) .ᐟ.ᐟ
Oiya, gimana kabar kalian wahai Buntalkers tercinta??
Fuyu masih dikasih kesehatan ehe ~ („• ֊ •„)੭
🎨Design schedule by @KujiraSeikai
📷Art by @MiyaMain1
Fanfiction Character Introduction
Angin berhembus dengan pelan, meniup lembut uraian rambut putihnya. Tatapan sendu, penuh kesengsaraan tersirat di wajahnya ketika ia menatap jurang dalam yang penuh dengan aroma dari kematian.
"Tak apa berbohong jika demi kebaikan."
"Meski namaku terukir dalam kesalahan."
Ia menoleh ke samping, "bukankah itu lirik lagu yang kau tulis, Nishikujou Shiro? Lagu yang naif dan kaku, menyedihkan."
Topeng retak dikenakannya, menutupi separuh wajah yang penuh kebohongan. "Kau membunuh mereka, dan apa yang kau dapatkan setelah semua itu, Hando?"
"Bahkan anak kecil pun akan tahu kalau kita hanya memiliki dua pilihan, teman lama. Selamatkan manusia dan dunia akan mati, atau selamatkan dunia, dan manusia akan binasa. Takdir memang kejam, namun ia adalah alasan aku ada di sini, memburu kalian, Asteria."
"Katakan padaku—apakah aku salah jika aku memilih menyelamatkan dunia ini?!" Dengan tangan terkepalkan, ia memusatkan gema resonasinya, memadatkannya dan menciptakan sebilah pedang dari kehampaan.
_Resonance: Dreamer, Hando Al_
#fanfiction #digitalart #fuyusagi
Haaiii para Buntalkers~(˃̣̣̥ᯅ˂̣̣̥)
Mohon maaf stream Fuyu yang Mobile Legends di postpone dulu yaa (っ- ‸ - ς)
Pala Fuyu lagi pusing ges, mau istirahat dulu. Kalian jaga kesehatan ya walau panas-panas begini~
Mari kita mengturu jamaah hari ini ദ്ദി◝ ⩊ ◜.ᐟ
Fanfiction Character Introduction
"Bertahanlah! Sedikit lagi." Kulit putih bersihnya bercucuran keringat ketika tongkat sihirnya memancarkan gema resonasi. Napasnya terengah-engah, rasa lelah menyelimuti dirinya. Namun baginya, nyawa setiap manusia adalah hal yang sangat berharga.
Luka disembuhkan dengan nyanyian seindah lagu pengantar tidur. ".. luka ku.. pulih..?" Prajurit yang terbaring lemah itu menatap lengannya yang terputus kini sudah tersambung kembali. "Hah.. jangan lengah lagi loh ya!"
"Vio, kuserahkan pertahanan posko medis kepadamu, jangan lupa, dirimu wakil kapten divisi pertama, jangan mempermalukanku."
"Tenang saja, Kizu. Takkan kubiarkan setetes darah pun terjatuh sia-sia lagi!" Vio berdiri, menggigit biskuit sticknya sambil mengedipkan sebelah matanya. "Sekali lagi, terimakasih atas bantuanmu, nona Vio." Prajurit tadi menundukkan kepala dengan lemah.
Nona? Ah, Aku laki-laki."
"Hah?"
"Satu lagi orang tertipu." Ujar Kizuna menahan tawa.
"Resonance: Hope, Vio"
#fanfiction #fuyusagi #digitalart
【Fuyumi Live Stream】݁ ˖Ი𐑼⋆
Mari kita berlayar lagi tanpa mencium pulau~ ( ◡̀ ̫ ◡́) ✧
Ga mungkin lah ya Fuyu cium pulau lagi (人 •͈ᴗ•͈)
🕒 21 Oktober 2026 | 20:00 WIB
📌 https://t.co/AblyOxW77F
🎨 Design Thumbnail by @KujiraSeikai
【Fuyumi Schedule】݁ ˖Ი𐑼⋆
Maaf Fuyu telat upload schedule nya ueeeee~ TTATT
Gimana hari Senin kalian para Buntalkers? Moga baik-baik aja yaaa ദ്ദി ˉ͈̀꒳ˉ͈́ )✧
Ntah kenapa hari ini Fuyu pengen mamam yang manis-manis biar mood Fuyu naik (っ- ‸ - ς)
🎨 Design schedule by @KujiraSeikai
🖌️ Art by @OkamiShiro30
【Fuyumi Stream】˖Ი𐑼⋆
Hari ini Fuyu mau coba main Dungeons & Dragon sama teman-teman yang ngajakin Fuyu main! :3
"Emangnya Fuyu bisa ngeroleplay?"
Gatau! :3 diliat aja nanti ;w;)/
🕒 18 Oktober, 2026 | 14:00 WIB
📌 https://t.co/I3yl7eNanf
🎨 Design Thumbnail by @KujiraSeikai
"Yang kau panggil iblis, akan datang mencarimu." Sabit besar digenggamnya, ia berjalan dalam keheningan, menatap ke arah orang yang memohon ampun kepadanya.
Jeritan ketakutan korbannya, tak lagi menggoyahkan keteguhan hatinya. Baginya, keadilan adalah segalanya. "Mata dibayar dengan mata, tangan dibayar dengan tangan, dan nyawa.."
Senyuman tersirat di bibirnya sambil menghela napas panjang.
"Dibayar dengan nyawa."
"K-kumohon! I-itu hanya kecelakaan! A-a-aku a-akan membaya-" ucapan penuh keputusasaan, penuh ketakutan, dan penuh penyesalan sudah lagi tak berarti. Bagi sang hakim, hukuman ini adalah hukuman setimpal baginya.
Ketika darah mulai mengalir deras dari leher si pendosa, senyuman tersirat, tawa menggema dengan keras di antara reruntuhan ini. "Yang kau sebut sebagai maut—"
"Kini berdiri dihadapanmu!"
__Resonance: Judge, Zein__
#fanfiction #digitalart