<info nostalgia>
Oh tentu, kami pura-pura kangen pada Twitter tahun 2010.
Dulu kami hidup dengan batas 140 karakter, ngetik curhatan patah hati jam 2 pagi pakai huruf kapital acak, avatar kotak berpiksel, dan notifikasi “ding” yang bikin deg-degan karena ada orang membalas “haha sama :(”.
Sekarang kami menyebutnya “masa keemasan”, padahal waktu itu sering kesal karena sinyal lemot dan timeline penuh omong kosong.
Tapi begitulah sebenarnya arti nostalgia: bukan karena masa lalu itu sempurna, melainkan karena kami merindukan diri kami dulu yang lebih sederhana, lebih polos, dan lebih mudah merasa bahagia.
Semua itu kami lakukan hanya supaya hari ini terasa lebih bermakna, meski pada akhirnya kami hanya sedang berpura-pura memiliki cerita indah tentang masa kecil digital, yang sebenarnya tak pernah seistimewa ingatan kami.
btw, tak ada blackberry,
nexian pun jadi
Pembantaian Banda tahun 1621 sering dikenang sebagai salah satu episode paling brutal dalam sejarah kolonial Asia Tenggara.
Namun peristiwa ini juga dapat dibaca sebagai studi kasus tentang bagaimana monopoli kolonial bekerja.
Ketika penduduk Banda menolak tunduk pada kontrol eksklusif VOC dan tetap berdagang dengan berbagai pihak, mereka tidak hanya menantang sebuah perusahaan dagang.
Mereka menantang fondasi ekonomi sebuah imperium.
Responsnya adalah intervensi militer dalam skala besar.
Yang membuat Banda begitu penting secara historis adalah pelajaran yang diberikannya yaitu monopoli kolonial tidak dijaga oleh mekanisme pasar semata.
Ia dijaga oleh tentara, benteng, kapal perang, dan kekuatan koersif negara.
Dalam pengertian ini, kekerasan bukanlah kegagalan sistem kolonial.
Kekerasan adalah salah satu instrumen yang memungkinkan sistem itu berjalan.
#Banda #VOC #Kolonialisme #SejarahIndonesia #CatatanNusantara
Hasil memang PDMK, namun Ai Ogura sudah menampilkan performa yang cukup apik di Brno.
Finish P2 di Brno juga menjadi hasil terbaiknya di kelas MotoGP.
Ogura Tjahaja Asia 🇯🇵🔥
#MotoGP#CzechGP